
Lega,,,,
Ulangan semester sudah berakhir,,
hari berikutnya masuk sekolah bebas tugas dan tanpa beban,masuk, absen dan pulang lebih awal.
Saat seperti ini paling di sukai Reaa dan siswa lainnya,dimana kegiatan di sekolah ngrumpi,becanda,jajan,makan-makan bareng.
Sesekali bergerumun siswa melihat di papan pengumuman mencari nama masing-masing. Di sana tercantum daftar nama siswa yang harus mengikuti perbaikan nilai.
Beberapa kali mata Reaa cemas mencari namanya dan beberapa kali menarik nafas lega, di papan pengumuman tidak menemukan nama nya.
Reaa kembali ke kelas dan duduk di bangku paling pojok,tempat yang asyik buat ngerumpi,cekikikan bareng teman teman nya.
Saling bercerita,saling curhat dan sama sekali tidak membahas pelajaran.
Hari ini pulang awal,pukul 11:00 seluruh siswa sudah di bubarkan.
Reaa santai melangkahkan keluar dari gerbang sekolah.Berjalan ke arah timur sekolahan ke jalan utama untuk menunggu angkutan.
Reaa dan teman teman nya berencana kerumah Yuni, yang lumayan jauh dari sekolahan dan harus naik minibus.
Belum sampai ke jalan utama Reaa di kejutkan oleh seseorang yang memanggil namanya.
" Reaa " teriak seseorang di tepi jalan, duduk di atas jog motornya tanpa membuka Helm
Reaa segera menoleh ke arah suara itu,dan Reaa terkejut
" Ehh kamu Rry,, ngapain disini ?? " seru Reaa
" Pengen ketemu kamu lah " jawab Harry singkat
" Owh,udah ketemu kan sekarang?? " sahut Reaa
" Aku Kangen kamu Ree "
" Hhmm,, jawab Reaa sambil menunjukkan senyum terpaksanya
Reaa membatin dan cemas,takut Harry menawarkan untuk nganter pulang.
Di ujung jalan tiba- tiba salah seorang teman Reaa memanggil
" Reaa,,jadi ikut kerumah Yuni g?? " teriak Tri yang suaranya juga di dengar oleh Harry
" Ya sebentar,tunggu aku " sahut Reaa
Reaa segera berpamit dan meninggalkan Harry di tepi jalan.
" Aku mau kerumah temenku dulu,itu udah di tungguin " ucap Reaa sambil menunjuk ke arah sekumpulan teman Reaa
" Ya udah lah " ucap Harry
" Daaaa " Reaa segera berjalan ke arah teman teman nya.
Reaa pun sama,memiliki rasa kangen,,sama seperti yang di rasakan oleh Harry. Tetapi Reaa masih berupaya untuk menghindar dan setidaknya tidak ada pertemuan antara Reaa dan Harry,apalagi hanya berdua.
Reaa takut Harry akan bersikap lebih dari sebelumnya,,bahkan Reaa takut terbawa suasana dan tidak bisa mengendalikan diri.
Mini bus yang di tunggu Reaa dan teman teman nya sudah datang,mereka segera naik dan mencari tempat duduk.
setelah 20 menit sampailah ke titik tujuan,dan mereka pun turun.
Rumah Yuni agak jauh dari jalan utama,harus berjalan lebih dari 1 KM dan jalanan agak menanjak,melewati hamparan hijau persawahan lalu melewati hutan jati.
Suasana disana Adem,sejuk dan sesekali terdengar suara kicauan burung dari pepohonan yang ada di sisi kiri kanan jalan.
Tidak terasa mereka sampai dirumah Yuni, dan tujuan awal main kerumah yuni adalah manen Rambutan.
Reaa dan teman teman nya saling bekerjasama memetik rambutan dan menikmati rambutan langsung dari pohon nya.
Pohon Rambutan yang ada di halaman rumah Yuni tidak terlalu tinggi,jadi mereka tidak kesulitan memetiknya,,cukup di gapai dengan tangan kosong.
Masa perbaikan nilai setelah Ulangan semester mereka gunakan untuk saling berkunjung kerumah.