My Beloved Husband

My Beloved Husband
Terbuai



Tuturkata dan sekilas dari perilaku...


Reaa belum memahami benar siapa sosok yang sering bertamu kerumah nya.


Yang Reaa tahu dia adalah seseorang yang pandai berbicara,menarik perhatian lawan bicara nya,dengan cara nya yang sulit untuk di tebak.


Bicaranya berwibawa, dan cukup hangat.


Lambat laun seiring berjalan nya waktu Reaa luluh.


Bahkan Hati nya mulai terjatuh, entah dengan nya...dan entah pula sikap nya sedikit demi sedikit menunjukan sesuatu yang membuat Reaa tersenyum sendiri.


" Ahhh apakah aku gila? kenapa orang itu selalu saja membuat ku tersenyum sendiri " batin Reaa


Reaa terlarut dalam lamunan nya,


yahh tentu saja memikir kan dia,,siapa lagi?? iya sosok yang bernama Harry.


Beberapa minggu Harry menghilang,tidak lagii datang kerumah Reaa,,


Lain dengan sebelumnya, Reaa yang dulu acuh dan kurang suka saat Harry datang kerumah,tetapi kenapa sekarang begitu merindukan kehadiran nya?? dan bertanya tanya dalam hati kenapa juga tiba tiba menghilang??


Bukan siapa siapa tapi di luar kendali,Reaa merasa kehilangan.


Rabu,,,


Pagi ini tidak seperti biasanya,,Reaa bersemangat berangkat ke sekolah lebih awal.Bukan tanpa alasan tapi karena kemarin terlambat, sampai di sekolah sudah jam tujuh lebih,,sementara bel masuk pukul 07:00


Peraturan yang berlaku di sekolah setiap siswa yang terlambat mendapat hukuman,olah raga.


Ya, lari keliling komplek,bukan lagi keliling lapangan sekolah.


Rute komplek harus melewati dua sekolahan lain yang masuk pukul 07:30


Sudah menjadi rahasia umum,siswa yang lari tanpa mengenakan seragam olah raga pasti siswa yang kena hukuman karena terlambat,sudah pasti dapat sorakan dari siswa sekolah lain yang masih nongkrong di depan sekolah menunggu bel masuk.


"Wuuuuuuuuuuuuu siswa TELADAN" singkatan dari "Telat mangkat bali Edan" begitulah sorakan dari mereka yang seringkali membuat pipi memerah karena malu.


" Kali ini tidak boleh terlambat lagi " kata Reea dalam hati


Dan benar saja,sampai jalan utama lebih awal,dan dapat angkutan pun lebih awal tidak penuh seperti biasa,,


" ahh angkutan pasti ngetime dulu " batin Reaa setengah bosan duduk di dalam angkutan di perempatan dekat lampu merah.


Di tengah kebosanan nya tiba tiba ada seseorang memanggil dari seberang jalan,,


" Reaa, Reaaa " dan suara itu membuyarkan lamunan Reaa,karena suara itu tidak asing bagi Reaa.


" Reaa,maaf g pernah main lagi kerumah mu "


Begitulah ucapan nya sambil mengisyaratkan dengan tangan,,


" Iya " Reaa sambil mengangguk


Perasaan nya tak bisa di sembunyikan,,


seneng, tapi dengan cepat lampu rambu rambu berubah ke warna hijau,,dan Harry pun berlalu meninggalkan senyuman kecil untuk Reaa.


" ahh kenapa begitu cepat berlalu " Reaa berkata dalam hati.


Di Luar dugaan,sepulang sekolah Harry datang kerumah Reaa, duduk di atas jog motor yang di oarkir di depan rumah sambil menunggu Reaa keluar


" Makin cantik kamu Reaa,,apalagi senyumnya, manis " kata Harry sambil meletakkan


ibu jari dan jari telunjuk di ujung kiri kanan bibirnya.


Gombalan yang umum,tapi entah Reaa merasa lebih dari biasa meski sering mendengar pujian itu,yahh paling mamah Reaa,Rian dan teman teman nya yang lain yang sering terdengar bilang begitu.


Ucapan Harry membuat Reaa salah tingkah,,namun dengan cepat Reaa menutupi sikap nya,,


" Kemana aja,tumben sekarang jarang main " Pertanyaan Reaa mewakili perasaan nya yang secara tidak langsung berkata "kangen tau"!!!