
Pov Rian
Aku seakan di sadarkan tentang posisiku di hidupmu lewat sikapmu itu.
Kamu tak pernah menganggapku ada meski aku telah menjadikanmu alasanku berbahagia.
Kamu tak menginginkan aku ada meski aku telah berusaha membuatmu bahagia.
Ternyata aku jatuh cinta sendirian.
Sore Rian dan teman teman yang lain ke perpustakaan Desa,yang tak jauh dari rumah Reaa.
Di taman perpustakaan desa di atas ayunan Reaa duduk santai sambil membaca buku terbaru yang baru saja datang,sesekali mengayunkan ayunan yang di dudukinya
Rian mendekati Reaa dan duduk tepat di hadapan Reaa.
Reaa menyadari kehadiran Rian,tetapi hanya sekedar menatap dan mata nya kembali fokus ke baris demi baris huruf yang tersusun rapi pada buku yang dia pegang
" Reaa , serius banget sih bacanya " tegur Rian
"Iya,tangungg nih belum menemukan titik yang pas buat di berhenti" sahut Reaa santai
" Reaa, bagaimana hubungan mu dengan Harry?? " tanya Rian yang tidak bisa berhenti kepo
" Ohw, biasa aja " sahut Reaa dan spontan raut wajah Reaa berubah
" Kamu tidak seperti biasa nya Reaa " desak Rian semakin ingin tau
" Biasa aja dihh,, g ada yang luar biasa " Reaa mencoba meyakinkan
" Aku paham banget bagaimana kamu Reaa " tegas Rian
" Aku break sama dia,aku pengen fokus belajar dulu,Ulangan semesteran sudah tinggal beberapa hari " tegas Reaa
" Cuma gara gara Ulangan Semester?? tanya Rian penasaran
" Iya " Reaa menjawab singkat
" Enggak mungkin,, bukan nya jadi tambah semangat ada yang nyemangatin buat belajar?? ledek Rian sambil tertawa
" Tauu ahh " Reaa menjawab bete yang sebenarnya
g mau mbahas tentang Harry di saat saat dia ingin tenang
Pov Reaa
Aku mengira bahwa aku telah berhasil melupakan
Tapi ternyata perkiraanku salah,
Segala tentang nya
Masih terekam jelas di ingatan
Bahkan aku bisa menceritakan nya ulang
" Kamu ada masalah dengan dia?? Rian kembali bertanya
" Enggak kok,kita baik baik aja " sahut Reaa sedikit menggantungkan penyataanya
" Kok g yakin gitu jawabnya " bantah Rian
" Bener g ada masalah kok " Reaa mencoba meyakinkan
"Haduhh gila ajaa kalo aku cerita ke Rian atas perlakuan Harry kemarin, yang ada Rian tambah benci,yang ada pasti Rian mentertawakan dan tahu kelemahan ku " batin Reaa
"Dddddrrrrrttt ting ting ting "
From: Harry
" Hai Reaa,lagi ngapain?? "
" Jangan lupa belajar "
"Jangan Lupa, ingat aku "
Pesan Harry berturut,,,
" Tuh kan,kita baik baik saja " tegas Reaa sambil menunjukkan kepada Rian pesan yang baru saja masuk di telepon genggamnya
" Syukurlah " Sahut Rian Datar
POV RIAN
Reaa,Aku ada bukan hanya untuk menemanimu berbahagia,Tapi juga untuk menemanimu dalam segala masalah yang tak bisa kau katakan pada dunia
Bisa di bersamakan dengan mu adalah hal yang membahagiakan,
jangan pergi
jangan hilang
Tetap lah bersama lebih lama
jangan pernah berfikir akan pergi
bahkan meskipun hanya dalam mimpi
Aku mencintaimu Reaa
" Rian hujan " teriak Reaa yang dengan spontan berdiri dan berlari meninggalkan Rian
" Ini kan cuma gerimis " Rian masih dengan santai berjalan sambil merentangkan kedua tangan nya
" Tuh kan,g jadi hujan nya gerutu Rian
Reaa kembali masuk ke perpustakaan desa,mengembalikan buku yang tadi di baca meski belum terbaca semua dan memutuskan untuk pulang.
Rian dan teman teman yang lain nya pun juga pulang.