My Beloved Husband

My Beloved Husband
Teras Biru



Sepulang dari pantai Harry singgah sebentar di rumah Reaa,mereka duduk di bangku panjang yang adaa di sudut teras.


Harry memperhatikan Reaa dan tersenyum.


Mereka membicarakan hubungan kedepanya.


Setelah Reaa mempertimbangkan lagi dan menepati janji yang pernah Reaa ucap karena nilai nya tidak terlalu buruk.


Mereka berpacaran untuk saling mengenal dan saling memahami karakter masing masing,saling memberi semangat untuk belajar.dan dengan syarat berpacaran tanpa ada ciuman lagi.


Harry menyetujui syarat yang di ajukan Reaa.


dan setiap kali Harry datang mereka hanya duduk di bangku teras,Reaa sengaja tidak pernah mempersilahkan Harry duduk di ruang tamu,tetapi hanya duduk di sudut teras.


Bukan tidak ada maksud,,tetapi Reaa ingin membatasi agar tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan.


Hari hari mereka lalui tanpa ada masalah yang serius,hingga Reaa naik ke kelas 2 dan Harry melanjutkan Kuliah.


Awal awal kuliah Harry masih sering menemui Reaa,tetapi mengijak semester 2 Harry mulai jarang menemui Reaa.


bahkan nomor telepon genggamnya pun tidak aktif.


Beberapa bulan tidak saling berkomunikasi,,dan tidak ada kejelasan hubungan.Harry tiba tiba menghilang begitu saja.


Reaa tidak tau kenapa dia tiba tiba menghilang.Terakhir kali pertemuan mereka memang Harry menginginkan ciuman,tetapi Reaa menolak halus, dan Harry pergi dari rumah Reaa tanpa berpamit, bisa di bilang marah,karena dia melajukan motor nya tanpa kendali.


Dan semenjak kejadian itu Harry tidak pernah menghubungi ataupun menemui Reaa lagi.


Rian yang dari dulu memperhatikan Harry dan Reaa mengetahui Harry tidak pernah menemui Reaa,dan Rian menanyakan kepada Reaa.Reaa mengatakan jika antara Harry dan Reaa tanpa ada kejelasan.


Selang beberapa bulan Rian dan Reaa jadian,Tetapi Reaa masih belum ada perasaan sepenuhnya untuk Rian.


Reaa akhirnya mengiyakan perkataan Rian.


Selama menjalin hubungan dengan Reaa


Rian memperlakukan Reaa layak nya sebagai kekasih.Perhatian dan melindungi.


Reaa senang Rian memperlakukan Reaa sebagai orang spesial,dan benar benar menghargai wanita.


Tetapi sayang,Reaa masih belum bisa benar benar jatuh cinta dengan Rian,meski status Reaa sebagai pacar Rian.


Reaa masih saja ingat tentang Harry,entah apa yang membuat seseorang itu tetap tinggal di hati Reaa meski Reaa tau sikapnya saat terakhir kali bertemu tidak mngesankan sama sekali.


Entah karena cinta pertama dan ciuman pertamanya dengan Harry atau entah karena apa.Reaa tidak tau pasti.


Rian selalu memperlakukan Reaa masih sebagai orang spesial.Reaa mulai mengagumi karakter yang ada pada Rian.


Sedikit demi sedikit Reaa nyaman dengan Rian.


Reaa berusaha untuk bisa melupakan hubungannya dengan Harry yang tidak ada kejelasannya itu.


Sudah hampir setengah tahun Harry tidak juga menghubungi Reaa,juga tidak menemui Reaa.


Sebenarnnya Reaa pun bertanya tanya dalam hati entah dia marah,sibuk atau karna sudah menemukan orang baru dalam hidupnya sehingga meninggalkan Reaa begitu saja.


Meninggalkan tanpa kepastian,tanpa kejelasan,dan tanpa pembicaraan,bahkan tanpa mengucapkan selamat tinggal,membuat Reaa merasa bimbang antara menunggunya datang kembali atau memulai hubungan yang baru dengan orang lain.


Meski tidak mudah bagi Reaa untukk meninggalkan kenangan yang pernah terlewati bersamanya.