
Aku merindukanmu,,
Aku masih menyayangimu,,
Aku Rindu masa masa itu,,
Mana jari yang pernah kau tautkan??
Mana janji yang pernah kau ucapkan??
Mengapa kau tega membuat hatiku patah??
Mengapa kau selalu mengabaikan ku Reaa??
Mengapa kau tega meninggalkan ku dan menikah dengan nya??
Harry duduk di samping Reaa, tidak peduli dengan tamu undangan yang lain,tidak peduli dengan sosok pria yang telah resmi menjadi suami Reaa.
Reaa dengan perasaan tidak enak hati antara tidak enak dengan suami nya dan tidak enak dengan tamu undangan,,
Ini hari spesial bagi Reaa,
" jangan merusak moment bahagiaku " teriak Reaa.
______________________________________________
" Astagfirullah,mimpi apa aku?? "
Reaa segera membuka mata dan duduk di tepi tempat tidurnya, pikirannya masih bergelayut mengingat mimpi buruknya
" Argghh "
meski hanya dalam mimpi tetapi ketakutannya terasa begitu nyata.
Reaa menceritakan mimpi buruk nya dengan Rian
" Kamu hanya terlalu takut dengan masalalu mu Reaa, ingat dia hanya masalalu mu,dan lihat ada aku disini untuk masadepan mu " ucap Rian meyakinkan
Reaa bergetar mnyampaikan apa yang ada di benaknya selama ini
Rian menatap Reaa dengan intens,mereka saling berpandangan,,
"Pemikiran mu salah Reaa,, kalau kamu masih berfikir merantau untuk menghindarinya kamu secara tidak sadar melupakan kebahagiaanmu sendiri,kamu harus mengubah cara fikirmu,,,kamu merantau untuk masadepan mu dan untuk mencari kebahagiaan,maka kamu akan mendapatkan semuanya,kamu bahagia dengan kehidupan mu,dan kamu bisa melupakan dia yang pernah menyakitimu" tegas Rian
Reaa menatap Rian dan berkata dalam hati
" kamu tidak tau bagaimana dia dengan sengaja menghancurkan ku"
Reaa tidak mungkin menceritakan segala sesuatu tentang Harry secara detail kepada Rian,,Reaa hanya menceritakan secara garis besar.
Butuh waktu,keberanian dan kesiapan untuk mengatakan Rahasia yang selama ini Reaa simpan rapat rapat,atau bahkan Reaa berfikir tidak akan menceritakan kepada siapun termasuk dengan Rian.
#flasback
Suatu hari kedekatan Reaa dan Rian sudah di ketahui orang tua masing masing,orang tua Rian menekan hubungan mereka,Rian beberapa kali meyakinkan Reaa bahwa ia serius untuk hubungan lebih lanjut dan orang tua Rian menyarankan untuk Tunangan terlebih dahulu,tetapi Reaa menolak,
" kalau serius langsung menikah saja tanpa ada tunangan "
Bukan tanpa alasan,pemikiran Reaa langsung tertuju pada pengalaman bebrapa teman nya,tunangan tapi gagal menikah,Reaa hanya tidak menginginkan itu terjadi pada dirinya,tunangan dan gagal sampai kepernikahan.
Pihak keluarga menyetujui keputusan yang di pilih Reaa,dan Rian pun menghargai pendapat Reaa.
Yang terpenting bagi Rian adalah sudah mendapatkan lampu hijau untuk hubungan lebih lanjut.
Reaa menimbang hati agar mempunyai keberanian untuk berkata jujur kepada Rian tentang masalalu nya bersama Harry
Lebih baik Rian tahu dari sekarang daripada suatu saat akan kecewa.
Reaa mempersiapkan diri seandainya Rian tidak bisa menerima dan meninggalkan nya.
Tetapi di luar dugaan,Rian menerima kekurangan yang ada pada diri Reaa, Rian pun sudah tau banyak kelemahan,kekurangan dan sikap- sikap yang ada pada Reaa.
Rian bahkan mengatakan tentang diri nya,dan mereka sepakat untuk menerima kelebihan dan kekurangan masing masing.