
"Rangga jelas kan apa yang terjadi."Ucap papa Alex kepada Rangga.
Rangga pun menjelaskan semuanya kepada papa dan mama nya Arka.
"Dasar kau perempuan kurang hajar!"Ucap mama Kinan yang kemudian menjambak rambut Gege dan menampar nya.
Melody yang melihat itu pun tak mau membuang waktu untuk melampiaskan amarahnya kepada Gege dan setelah puas memberikan pelajaran kepada Gege mereka pun akhirnya memutuskan untuk menghubungi polisi agar bisa menangkap Gege dengan kasus pencemaran nama baik atau penipuan.
Setelah kejadian itu keluarga mereka pun kini sudah menjadi aman tidak ada lagi yang menganggu mereka kedua orang tua dari Gege pun juga sudah meminta maaf kepada keluarga Arka atas apa yang telah di lakukan oleh anak mereka.
Sebulan kemudian.
"Sayang sudah jangan menangis,ini kan hari bahagia kita, sudah jangan buat dirimu menjadi jelek."Ucap Arka menghapus air mata Melody.
Ya tepat hari ini adalah hari pernikahan Melody dan Arka yang di selenggarakan dengan mewah dan sangat meriah, semua tamu datang dengan pakaian terbaik mereka.
"Apa sudah selesai?"Tanya seseorang yang tiba-tiba masuk ke dalam ruangan di mana Arka sedang membujuk Melody agar tidak menangis karena paman dan Kaka sepupu nya ya itu Levin tidak hadir di pesta pernikahan mereka tersebut.
Mendengar suara yang ia kenali Melody pun menoleh ke arah suara tersebut.
"Surprise!" Teriak Arka dengan bahagia saat Melody menatap kedua orang yang benar-benar di tunggu oleh nya untuk hadir di pernikahan mereka.
Ya paman Hans dan Levin datang ke pernikahan Melody memberikan kejutan kepada Melody agar dia tidak terus menerus menangis.
Melody tidak menyangka jika Arka telah bersekongkol dengan paman dan kakak sepupu nya untuk membuat kejutan tersebut.
Melody berdiri dari duduknya dan kemudian berjalan menghampiri paman Hans dan Levin dan kemudian berpelukan.
Satu jam berlalu Melody di giring paman Hans menuju altar pernikahan.
"Akhirnya dia menjadi istri ku."Batin Arka yang sangat bahagia menunggu Melody di atas altar.
Singkat cerita pernikahan mereka pun berjalan lancar.
Dua hari kemudian.
"Paman, kak Levin apa kalian tidak bisa tingal beberapa hari lagi di sini?"Tanya Melody kepada papa Hans dan Levin.
"Melody, aku harus mengurus perusahaan karena papa sudah tidak bisa melakukan nya lagi."Ucap Levin membujuk Melody.
"Iya sayang, paman berjanji akan sering menjenguk mu, dan kau juga seharusnya sering datang ke sana ya."Bujuk paman Hans.
"Iya Melody, di sini kan sudah ada mama dan papa, dan terlebih lagi kau sudah memiliki suami seharusnya jalani kehidupan dengan baik dan segera lah berikan kami seorang cucu."Ucap papa Alex kepada Melody.
"Oh pa ayolah jangan membuat istri ku merasa terbebani."Ucap Arka yang sedari tadi asik menikmati teh nya dan duduk di belakang Melody.
"Papa mu benar Arka."Ucap Levin kepada Arka.
"Kalian ini sama saja."Ucap mama Kinan menggeleng kepala melihat tingkah laku papa Alex dan juga Levin.
Semua yang berada di sana pun tertawa renyah mendengar ucapan mama Kinan.
Setelah melalui begitu banyak penderitaan Melody kini benar-benar bahagia, karena bisa memiliki suami yang baik, mama dan papa mertua yang baik dan ia juga kini bisa mengatur keluarga baru yang damai.
Tamat.