
Arka pun melihat layar ponsel nya yang masih menyala.
"Nomor siapa ini?"Batin Arka yang melihat pesan dari nomor yang tidak di kenal nya.
Ia pun membuka pesan tersebut dan membaca nya.
Isi pesan:
"Arka, maaf kan aku, maaf jika aku mencoba untuk mengangu mu lagi, aku benar-benar tidak bermaksud demi kian, aku ingin kembali ke kota (A) maaf tidak bisa menghadiri pernikahan mu nanti,dan sebelum itu aku memiliki kado untuk mu, aku harap siang ini kau bisa menemui aku di tempat biasa sebagai salam perpisahan dan kata maaf. Aku mohon." Isi pesan tersebut.
Setelah membaca pesan tersebut, Arka langsung tau jika itu adalah Gege.
karena tidak ingin terus menerus memiliki maslaah Arka pun membalas nya Dangan kata "Iya" karena Gege pun juga sudah minta maaf dan bilang jika pertemuan ini hanya pertemuan terakhir dan dia ingin minta maaf.
Siang hari kemudian.
"Kau mau kemana?"Tanya Melody melihat Arka yang sedang bersiap-siap.
"Aku akan keluar sebentar, ingin bertemu dengan Erik dan Rangga."Ucap Arka kepada Melody.
"Ada urusan apa?"Tanya Melody menatap Arka dengan tatapan bingung.
"Hanya ingin bertemu saja sayang, sebelum kita menikah mungkin ini terakhir mengumpul bersama dengan mereka, setelah itu aku akan lebih sibuk bekerja dan meluangkan semua waktu ku untuk mu."Ucap Arka terpaksa berbohong karena jika ia jujur ia takut jika Melody akan salah paham dan berfikiran yabg tidak-tidak.
"Baik lah kalau begitu, hati-hati, jangan terlalu lama kita masih banyak urusan."Ucap Melody kepada Arka.
"Oke Sayang aku mengerti."Ucap Arka yang kemudian berjalan keluar dari kamar nya dan menuju pintu keluar rumah kemudian masuk ke dalam mobil nya.
Melody pun kemudian keluar dari kamar Arka yang menuju ruang tamu.
Sementara itu di sisi lain.
Terlihat Gege duduk di salah satu kursi pojok cafe tersebut, ia sudah memesan dua gelas jus dan dua porsi makanan.
"Lihat saja kali ini aku pasti akan berhasil kembali mendapatkan Arka."Batin Gege sambil mengeluarkan bungkusan sesuatu dari dalam tas nya dan kemudian menuangkan di jus yang akan dia berikan kepada Arka.
Ternyata itu hanya tipu daya nya Gege untuk menjebak Arka, Gege tidak lah benar-benar baik atau meminta maaf kepada Arka dia hanya berbohong untuk melakukan hal itu kepada Arka.
Tidak lama kemudian Arka pun datang ke cafe tersebut.
saat ini jam sudah menunjukkan pukul setengah empat.
"Arka!"Pangil Gege saat melihat Arka yang baru masuk ke dalam cafe dan mencari nya.
"Ah itu dia."Batin Arka yang kemudian berjalan mendekati Gege.
"Duduk lah."Ucap Gege kepada Arka.
"Langsung katakan saja apa yang ingin kau katakan."Ucap Arka tidak ingin berlama-lama.
"Astaga, secepat itu kah? Kau setidaknya minum atau makan dulu."Ucap Gege kepada Arka.
"Aku sudah kenyang dan aku juga tidak haus."Ucap Arka dengan malas nya.
"Kau ini, setidaknya ini terakhir kali kita makan bersama."Bujuk Gege.
"Baik, baik."Ucap Arka yang kemudian meneguk jus yang ada di depan nya.
"Bagus, sebentar lagi, kau akan menjadi milikku seutuhnya Arka."Batin Gege tersenyum bahagia melihat Arka yang sudah meminum jus yang ia siapkan sedari tadi.
Bersambung ....