Love You Too Much

Love You Too Much
Cara Kotor



"Kemarilah."


Ethan menarik tangan Jessica yang baru selesai mencuci piring dan membawa gadis itu duduk di atas sofa.


Ethan tiba-tiba berbaring dan meletakkan kepalanya di pangkuan Jessica.


Ethan kemudian mengambil tangan kiri Jessica dan memegangnya dengan erat di dadanya.


Hal itu membuat Jessica sedikit terkejut namun ia tersenyum kala melihat mata Ethan tertidur.


Mungkin Ethan sangat lelah, itu yang dipikirkan Jessica saat ini.


Jessica memandangi wajah Ethan sambil mengelus kepala pria itu.


Jessica masih belum menyangka bahwa saat ini Ethan sudah mencintainya. Ethan bahkan berbagi rasa lelah dengannya.


(Terima Kasih Tuhan)


Jessica tersenyum bahagia.


Jessica sangat bersyukur karena Tuhan memberikan kesempatan pada pernikahan mereka.


Walaupun sempat menyerah, tapi Tuhan memberikan jawaban yang sangat indah.


---


Jason mendatangi apartemen There. Ia ingin bertemu dengan Jessica.


Sebenarnya ia sudah mengetahui bahwa Jessica tidak tinggal di sana lagi. Namun ia hanya ingin memastikannya secara langsung.


Seseorang membuka pintu. Jason menatap ke arah pintu.


Ternyata yang keluar adalah There. Gadis itu tersenyum padanya.


"Kak Jason.."


"Hai.."


Apa aku boleh bertemu dengan Jessica?"


"Hem... "


There bingung harus mengatakan apa pada Jason. Jessica sudah kembali ke rumah Ethan. Jessica juga sudah memberitahunya bahwa Ethan mencintainya.


Awalnya ia tidak percaya dengan penuturan Jessica, namun mengingat Ethan yang meminta alamatnya kemarin, ia bisa melihat kesungguhan pria itu yang menginginkan Jessica kembali ke rumahnya.


"Apa Jessica sudah kembali ke apartemennya?"


Jason bisa melihat bahwa There tampak kebingungan menjawab pertanyaannya.


There memang menyembunyikan kebenaran itu darinya.


There menganggukkan kepalanya dengan cepat.


"Iya Kak, Jessica sudah kembali ke apartemennya."


"Baiklah There. Terima kasih atas informasinya.


Aku pergi."


"Sama-sama Kak."


There bisa melihat bahwa Jason memiliki perasaan pada Jessica. Ia sedikit kasihan pada pria itu karena perasaannya pada Jessica tidak terbalas.


Jason masuk ke dalam mobilnya. Ia kemudian menerima panggilan dari suruhannya.


"Apa kau sudah memastikannya?"


Jason mendengar penuturan suruhannya.


Ia kemudian menutup panggilan itu.


(Tidak, tidak mungkin Ethan mencintai Jessica. Pria itu jelas-jelas mencintai Laurine walaupun ia sudah menikah dengan Jessica)


Jason mengepalkan tangannya dengan erat.


Ia tidak ingin Ethan menyakiti Jessica lagi.


Sementara Laurine sedang menangis terisak di kamarnya. Ia tidak menyangka hal ini terjadi padanya. Hati Ethan tidak lagi miliknya. Gadis itu berhasil merebut Ethan darinya.


"Tidak...." ucap Laurine dengan nada keras.


Ucapan Ethan terngiang-ngiang di pikirannya.


"Kamu milikku Kak..


Sampai kapanpun kamu akan tetap menjadi milikku..." ucap Laurine dengan nada lirih.


Ia tidak sanggup berpisah dengan Ethan. Ethan adalah satu-satunya orang yang peduli dengannya. Kedua orang tuanya tergolong orang yang sibuk.


Oleh karena itu, sejak kecil Laurine lebih dekat dengan keluarga Ethan dibandingkan keluarganya sendiri. Pria itu juga selalu menjaganya dan menemaninya saat ia sendirian.


Laurine memeluk tubuhnya dengan erat.


Ethan terbangun dari tidurnya. Ia melihat sekelilingnya dan menyadari bahwa ia tidur di pangkuan Jessica.


Ia melihat ke atas, Jessica juga tertidur.


Ethan kemudian mengangkat tubuh Jessica dan membawanya ke tempat tidur.


Ia menyelimuti tubuh Jessica dan mencium keningnya.


Tiba-tiba Ethan menerima pesan dari Handphone nya.


Ia mengambil handphone dan melihat pesan itu berasal dari Laurine.


Laurine mengajak untuk bertemu dengannya sebagai tanda perpisahan.


Ethan setuju dengan ajakan gadis itu. Ethan mengirim balasannya pada Laurine.


Laurine menerima pesan Ethan.


Ia tersenyum licik kala mendapat pesan bahwa pria itu menerima ajakannya.


"Kita lihat saja Kak, apa kali ini Kakak sanggup menolakku lagi."


Ya, cara kotor adalah jalan terakhir yang harus dilakukannya agar dapat merebut Ethan kembali. Ia tidak merasa malu walaupun hal itu mempertaruhkan harga dirinya.


Ethan naik ke atas ranjang dan bergabung dengan Jessica. Seperti biasa, ia akan tidur dengan memeluk tubuh Istrinya.