
Apa Ethan mencintainya?
Itu yang ada di pikiran Jessica saat ini.
Jessica diam dengan posisi Ethan yang masih memeluknya dari belakang.
Ethan melepaskan pelukannya dan membalikkan tubuh Jessica.
Ia memegang tangan Jessica.
"Aku akan memberitahu Jason kebenarannya. Aku tidak ingin dia mendekatimu lagi.
Dan aku juga akan memutuskan hubunganku dengan Laurine."
Tidak ada keraguan saat Ethan mengatakan bahwa ia akan memutuskan hubungannya dengan Laurine.
Jessica hanya melihat keseriusan di sana.
Ethan mencintainya.
"Aku akan berusaha menjadi suami yang baik untukmu Jess."
Jessica meneteskan air matanya. Ia tidak pernah menyangka bahwa Ethan akan mencintainya juga.
Ethan mencium kening Jessica dan memeluk erat tubuhnya.
Jessica membalas pelukan Ethan. Ia menangis di dalam sana.
Jason sedang memandangi fotonya bersama Jessica saat kuliah.
Ia tersenyum kala mengingat semua orang dulu takut dengannya. Jason terkenal dengan pria yang menakutkan. Bahkan tidak ada satupun yang berani berbicara dengannya.
Jason terlahir dari keluarga kaya raya. Namun kesibukan orang tuanya membuatnya tumbuh menjadi anak yang kesepian. Ia merasa tidak ada yang peduli dengannya sehingga Jason berubah menjadi pria yang pemarah.
Ia tidak segan-segan berbuat kasar pada orang yang berani dengannya.
Namun kemunculan seorang gadis di kampus membuatnya berubah drastis. Gadis itu mampu mengubah sifat buruknya.
Dia adalah Jessica.
Jessica merupakan junior Jason di kampus.
Saat tidak ada orang yang berani menatap Jason, Jessica malah menawarkannya menjadi temannya.
Awalnya Jason sangat membenci Jessica yang selalu ikut campur dengan urusannya. Bahkan ia selalu berbuat kasar pada Jessica. Namun gadis itu tidak pernah berhenti mendekatinya.
Semakin lama Jason mulai terbiasa dengan Jessica. Ia sadar bahwa Jessica adalah gadis yang sangat tulus.
Akhirnya ia menemukan orang yang benar-benar peduli dengannya.
Dia, Jessica.
Gadis yang dicintainya.
Jason tidak main-main dengan perasaannya.
Pernah ia mengajak Jessica ke suatu tempat dan berniat melamarnya namun gadis itu tidak datang.
Jason kemudian setuju untuk mengambil alih perusahaan Ayahnya.
Ia ingin menjadi Pria yang baik untuk Jessica. Ia bertekad akan memperjuangkan cintanya saat ia benar-benar menjadi Pria yang sukses.
Walaupun menghilang dari kehidupan Jessica, ia selalu menerima informasi tentang Jessica.
Namun kabar pernikahan Jessica sangat mengejutkan Jason.
Ia baru mendapat informasi bahwa Jessica kembali ke Indonesia. Dan sebulan kemudian Jessica menikah di sana.
Jason mencurigai hal itu. Ia kemudian menyuruh suruhannya untuk mencari informasi tentang kebenarannya.
Akhirnya ia mengetahui bahwa pernikahan itu bukanlah atas dasar cinta. Jason juga tahu bahwa Ethan sudah memiliki kekasih dan masih berhubungan dengan gadis itu walaupun ia sudah menikah dengan Jessica
Hal itulah yang membuat Jason memutuskan datang ke Indonesia untuk membawa Jessica kembali ke Amerika. Ia tidak ingin Jessica semakin terluka.
"Aku harus membawamu kembali Jess." ucap Jason.
Ya, ia sudah bertekad untuk membawa Jessica kembali. Kebahagiaan gadis itu adalah yang terpenting baginya.
--
"Apa kamu mengerti?" tanya Ethan dengan nada lembut.
Jessica menganggukkan kepalanya sambil tersenyum pada Ethan.
"Kemarilah." ucap Ethan lalu menarik tangan Jessica menuju tempat tidur.
Ethan dan Jessica naik ke tempat tidur.
Ethan menarik selimut ke tubuh mereka berdua.
Ethan kemudian memberikan tangan kanannya sebagai bantal Jessica dan menarik Jessica ke dalam pelukannya.
"Tidurlah.." ucap Ethan dengan nada lembut.
Beberapa saat kemudian, Jessica sudah tidur dalam pelukannya.
Ethan memandangi wajah damai Jessica.
Ia kemudian menyisipkan anak-anak rambut Jessica ke telinganya.
Ia tidak menyangka bisa jatuh hati dengan gadis yang selama ini ia benci. Bahkan ia dulu sempat berpikiran untuk menceraikan Jessica dalam waktu 1 minggu pernikahan.
Namun saat ini hal itu berbanding terbalik. Ia sangat benci kata "perceraian". Ia tidak mau berpisah dengan Jessica. Itulah yang membuatnya sadar bahwa ia sudah mencintai gadis itu.
Ethan mencium kening Jessica kemudian membawa Jessica lebih dekat ke pelukannya.
Mereka tidur bersama dalam posisi berpelukan.
--
Jessica terbangun dari tidurnya. Jessica melihat tangan Ethan yang memeluknya sangat erat.
Jessica tersenyum bahagia.
Ia kemudian memindahkan tangan Ethan dengan saat hati-hati dan keluar dari tempat tidur.
Jessica turun ke bawah dan mempersiapkan bahan makanan di dapur. Hari ini Ethan akan pergi ke kantor, ia harus masak sarapan pagi untuk pria itu.
Jessica tersenyum kala mengingat kata-kata Ethan yang menginginkan awal yang baru dari pernikahan mereka.
Tiba-tiba sebuah pelukan dari belakang cukup mengagetkan Jessica. Yang lebih mengejutkan lagi Ethan mengecup tengkuk Jessica. Hal itu membuatnya bergidik geli.
Ethan tersenyum melihat reaksi Jessica.
Sebuah ide terlintas di pikirannya untuk menggoda Istrinya. Ia ingin melihat semburat merah itu lagi.
Ethan kembali melancarkan aksinya. Ia semakin menciumi tengkuk Jessica.
Di samping merasa kegelian, Jessica juga sangat gugup saat ini. Ia tidak terbiasa dengan perlakuan Ethan yang seperti itu.
"Kak.. " ucap Jessica.
Ethan tersenyum kemudian menghentikan kegiatannya.
Ethan membalikkan tubuh Jessica. Gadis itu tampak menundukkan wajah nya. Ethan tahu Jessica pasti sangat gugup saat ini.
Ia menaikkan wajah Jessica. Seketika ia merasa sangat senang kala melihat semburat merah di sana.
Ethan menyentuh wajah Jessica dengan lembut.
"Aku begitu menyukai semburat ini. Kamu tampak sangat imut sekarang."
Jessica tersipu dengan ucapan Ethan.
Ethan tersenyum pada Jessica.
"Aku ingin selalu menggodamu."
Ethan mengacak rambut Jessica.
Jessica merasa sangat bahagia saat ini. Akhirnya ia bisa merasakan momen manis bersama Ethan. Yang paling membuatnya bahagia adalah bahwa Ethan juga mencintainya.