Hot Mommy

Hot Mommy
Pertemuan tak terduga



London.


Kini Keyla dan Diana sedang sibuk di depan cermin dengan riasan makeup masing-masing, untuk menghadiri pertemuan dengan para pengusaha-pengusaha ternama di asia.


Keyla hanya mengenakan dress putih sederhana tanpa lengan, yang menjuntai ke lantai dan sangat pas dengan lekuk tubuh rampingnya, namun masih terlihat elegan. Rambut yang di gerai dan sedikit polesan makeup membuat Keyla tampak sangat cantik.


Sedangkan Diana dia menggunakan dress tanpa lengan, yang menjuntai ke lantai. Akan tetapi di bagian atasnya di bentuk seperti huruf v sehingga belahan dadanya terlihat, dengan warna yang senada dengan Keyla. Rambut yang di gerai dan sedikit polesan makeup bold membuat Diana tak kalah cantik dengan Keyla.


Mereka berjalan beriringan ke lantai dasar hotel the lanes borough untuk menghadiri pertemuan, dan di ikuti oleh beberapa pengawal dari arah belakang.


Setiba di lantai dasar terlihat semua orang yang sedang berkumpul, mereka dari golongan konglomerat semua tentunya pengusaha-pengusaha ternama yang berkumpul menjadi satu, sudah berdiri tegak dan saling berbincang satu sama lain dengan rekannya.


Keyla Wijaya wanita cantik dan sexy mulai memasuki ruangan bersama sekertaris Diana di sampingnya, semua mata hanya tertuju pada sosok Keyla. Karena Keyla Wijaya merupakan satu-satunya CEO wanita konglomerat yang sangat di kagumi di kalangan atas, semua CEO cukup mengenalnya karena kecantikan dan lekuk tubuh yang sempurna. Bahkan Keyla seorang wanita yang cerdas.


Sementara laki-laki yang sedari tadi berdiri dengan Jack itu terus menatap ke arah Keyla, dia sangat geram dengan semua pasang mata laki-laki yang menatap Keyla dengan tatapan kagum dan nafsu. Bahkan Ziko yang melihat itu semua ingin rasanya mencongkel bola matanya.


Tidak seperti pertemuan sebelumnya, sekarang Keyla lebih menjadi sosok wanita hangat dengan menunjukkan senyumannya kepada semua orang. Bahkan yang melihatnya seperti bukan Keyla Wijaya yang sudah di kenal dengan sosok wanita dingin.



Keyla melambaikan tangan ketika melihat ada beberapa awak media yang sedang meliputnya, mungkin sebentar lagi Keyla Wijaya akan menjadi trending topik di media sosial dan beberapa stasiun tv. Pasalnya Keyla terkenal dengan sosok wanita dingin sekarang pertama kalinya dia menjadi sosok wanita yang hangat kepada semua orang.


Bahkan ada beberapa orang yang beranggapan kalau orang yang membuat sosok Keyla berubah adalah kekasihnya. Dan mereka masih bertanya-tanya siapakah pria yang beruntung menjadi kekasih Keyla Wijaya seorang CEO wanita terkaya.


Keyla dan Diana berhenti di tempat yang tidak jauh dari tatapan pria yang sedari tadi hanya tersenyum menyeringai ke arahnya.



Keyla Wijaya sekarang kau telah banyak berubah setelah hidup dengannya. Batin Alex tersenyum tipis menatap Keyla.


"Key bukannya itu Alex, tapi kenapa dia ada di sini juga." Diana tidak sengaja melihat Alex yang sedang menatap ke arahnya dan berbisik kepada Keyla.


"Bukannya ini khusus pengusaha ternama dan kalangan atas, kenapa dia bisa di sini. Apa jangan-jangan dia." Keyla tidak meneruskan ucapannya, dia sekilas melirik ke arah Diana dan Alex secara bergantian.



"Lo benar Key dia mempunyai 30% saham di perusahaan lo, gua pernah menyelidiki perusahaan ACL Utama karena penasaran dengan sosok CEO yang selalu bersembunyi di balik tangan kanannya. Akan tetapi gua tidak mendapatkan informasi apapun dari orang suruhan gua, dia benar-benar hebat dalam menyembunyikan identitasnya Key." Diana panjang lebar menjelaskan kepada Keyla, dengan tatapan yang masih menatap ke arah Alex.


Sebelumnya memang Keyla sudah mencurigai tangan kanannya selalu bertemu dengan Alex, saat itu Keyla tidak mengenali sosok wajah Alex yang sekarang jadi dia tidak mencurigai bahwa itu adalah Alex, kesibukannya dengan Marcel membuat Keyla melupakan untuk mencari informasi tersebut.


"Hem sepertinya sekarang musuhku lebih licik tapi gua menyukai kelicikannya Di, mari kita mulai bermain." Seringai tipis dari sudut bibir Keyla yang sudah lama tidak terlihat.


"Baiklah dengan senang hati Key, selama ini gua sudah lama tidak bermain." Ucap Diana dengan tersenyum penuh arti.


"Oh iya lo sudah mendapatkan informasi mengenai anaknya." Tanya Keyla penasaran.


"Belum Key."


Eh iya aku lupa anaknya kan Marcel, lebih tepatnya anak angkatnya. Batin Keyla terkekeh baru teringat dengan cerita Marcel.


Tiba-tiba dari arah depan Rangga berjalan menghampiri Keyla dan Diana. Dengan tatapan yang sulit di artikan.



"Hai apa kabar Nona?!" Sapa Rangga tersenyum menatap ke arah Keyla.


"Baik Pak." Balas Keyla tersenyum.


"Key gua tinggal dulu ya sebentar." Pamit Diana tersenyum ke arah Keyla dan Rangga secara bergantian.


"Oke."


"Jangan panggil Pak, lebih baik nama saja Nona." Ucap Rangga tersenyum ke arah Keyla.


"Tentunya itu tidak sopan Pak." Balas Keyla tersenyum.


"Baiklah saya tidak akan memaksa." Ucap Rangga terkekeh.


Ketika Rangga menatap ke sembarang arah, dia tidak sengaja bertatapan dengan seseorang yang selama ini sudah menjadi musuhnya.


Kau ternyata ada di sini juga. Batin Rangga menyeringai.


Sebentar lagi acara inti di ruangan yang sangat besar ini akan segera di mulai, perusahaan-perusahaan besar seluruh asia. Mereka mulai mendapatkan giliran satu persatu untuk promosi perusahaannya.


Saat itu pembawa acara menyebutkan "Wijaya Group from indonesia, Mrs Keyla Wijaya as CEO."


Dengan langkah anggun Keyla berjalan maju kedepan untuk persentasi.


"good night mr and mrs nice to see you again at this meeting ...


Thanks you."


Semua orang yang berada di ruangan bertepuk tangan dengan riuh, setelah mendengarkan Keyla persentasi di depan.


"Jack dia memang hebat." Dari tadi Ziko tidak pernah berhenti menatap ke arah Keyla.



"Saya akui Pak, kalau beliau memang sosok wanita hebat." Balas Jack tersenyum.


"Berhenti menatapnya." Gerutu Ziko menoleh ke arah Jack.


*Huh yang lain juga mereka sedang menatapnya, kenapa aku tidak boleh. Batin Jack* mendengus kesal.


______________


Langit sudah mulai terlihat gelap bintang-bintang kecil sudah mulai bersinar di atas sana. Kali ini mereka makan malam di tempat terbuka dan hanya ada steak beserta wine yang di sajikan. Setelah makan mereka semua mulai berbincang dengan rekan yang lain.


Keyla berbincang dengan pengusaha lain, sambil sesekali tersenyum. Sementara Ziko yang melihat mereka dari kejauhan wajahnya mulai merah menahan kesal.


"Jack lihat pengusaha itu kau bikin dia tidak bisa melihat." Gerutu Ziko kesal yang masih menatap ke arah Keyla.


Jika sudah cemburu dia mulai gila. Batin Jack menggelengkan kepala.


"Jack lihat itu dia menyentuh tangan Keyla." Gerutu Ziko semakin kesal.


Mereka hanya berjabat tangan layaknya rekan kerja saja, itu wajar Pak. Batin Jack.


Tidak berapa lama ada seorang pelayan wanita memberikan minuman kepada Keyla.


"Silahkan, selamat menikmati makan malamnya Nyonya." Ucap pelayan dengan menundukan kepala.


"Terimakasih." Balas Keyla tersenyum.


Tanpa sadar minuman yang di berikan oleh pelayan sudah habis, Keyla merasakan kepalanya terasa pusing. Dia berjalan melangkahkan kakinya meninggalkan tempat itu menuju kamar yang telah di sediakan.


Akan tetapi dari arah belakang ada seorang pria yang sedang mengikuti langkah Keyla, dengan tersenyum menyeringai.


________________________________


Terimakasih sudah mampir❤️