
Keyla dari tadi ia asik menatap Marcel yang sedang makan begitu lahap, seketika raut wajahnya berubah menjadi sendu.
Mommy hanya bisa mendoakanmu semoga kedepannya kau tetap bahagia seperti ini, walaupun nantinya bukan bersama Mommy lagi. Batin Keyla lirih.
"Mom kau kenapa?!" Tanya Marcel penasaran, melihat raut wajah Keyla yang berubah menjadi sendu.
"Oh tidak apa-apa sayang hanya saja akhir-akhir ini Mom begitu banyak pekerjaan dikantor." Jawab Keyla menetralkan perasaannya.
"Oh memang Aunty Diana tidak membantu Mommy, aku udah lama sekali tidak bertemu dengannya." Ucap Marcel sambil mengunyah makanan.
"Lebih baik kau jangan bertemu dengannya, dia sekarang menjadi lebih galak sayang." Ucap Keyla terkekeh.
Haha.. haha..
"Aish kau ini sudah dewasa tapi kenapa kau makan seperti anak kecil saja. Pelan-pelan sayang, lagian Mommy tidak akan mengambil makananmu." Gerutu Keyla sambil mengusap sudut bibir Marcel yang terkena noda makanan.
Seketika Marcel langsung menatap lekat wajah Keyla dengan tatapan intens yang sedang membersihkan sudut bibirnya sambil tersenyum tipis.
Sementara dimeja lain Ziko yang sedang memperhatikan mereka berdua terkejut karena Keyla mengusap sudut bibir Marcel, dan seketika raut wajahnya berubah menjadi merah karena menahan emosi.
Anak itu mencari kesempatan dalam kesempitan. Batin Ziko kesal.
"Huh sialan." Gerutu Ziko kesal dan terdengar oleh Marisa.
"Siapa yang sialan Ziko, kau ngatain Mommymu gara-gara tidak terima jika di ajak berbelanja hah!!" Bentak Marisa kesal.
"Tidak Mom buk--- Ucap Ziko gugup akan tetapi belum juga menyelesaikan ucapannya sudah dipotong lagi oleh Marisa.
"Beraninya kau sama Mommy." Bentak Marisa kesal sambil menatap tajam kearah Ziko.
Haduh bisa-bisa ketahuan aku berada disini oleh Keyla kalau aku meladeni Mommy. Batin Ziko mendengus kesal.
Ziko tidak menjawab ucapan Marisa ia menatap kearah Keyla dan Marcel yang sedang asik tertawa terbahak-bahak, entah apa yang sedang mereka bicarakan tapi membuat Ziko kembali terbakar api cemburu.
"**** malah tertawa!!" Umpat Ziko kesal mengepalkan satu tangannya diatas meja.
"Ziko!! Mommy tidak sedang tertawa, Mommy lagi kesal sama kamu." Decak Marisa kesal.
"Ziko, kau sebenarnya sedang melihat siapa?!" Selidik Marisa sambil melihat arah pandang Ziko, akan tetapi belum sempat Marisa menoleh Ziko langsung mengalihkan pembicaraan.
"Ah iya Mom kau tadi mengatakan jika anak sahabatmu sedang berada di Jakarta, jadi kapan kita ketemu." Ucap Ziko dengan entengnya.
"Ah kau serius Ziko." Ucap Marisa antusias dan tidak mempedulikan lagi arah pandang Ziko.
"Yes Mom, ayo kita pergi dari sini kebetulan ini juga sudah mulai larut malam. Tidak baik buat kesehatanmu apalagi Mommy sudah tua." Ucap Ziko terkekeh sambil beranjak menggandeng tangan Marisa, dan melangkahkan kakinya pergi meninggalkan Foodcourt.
"Tua begini juga Mommy masih cantik sayang." Ucap Marisa tidak terima.
"Ya ya ya Mommyku paling cantik diantara semua Mommy didunia ini." Puji Ziko dengan nada suara malas.
Lebih baik aku mengajak Mommy pergi dari Foodcourt dari pada harus melihat Keyla disana dengan situasi yang tidak tepat. Batin Ziko khawatir.
Sementara Marcel sudah hampir selesai menyantap makanannya, ia tiba-tiba teringat sesuatu dan mengedarkan pandangannya menatap seluruh meja yang berada di Foodcourt.
"Kemana dia." Gumamnya pelan tapi masih terdengar oleh Keyla.
"Siapa sayang." Ucap Keyla sambil mengikuti arah pandang Marcel.
"Ah tidak Mom, hemm ayo kit-- Marcel belum sempat menyelesaikan ucapannya sudah di potong oleh Andrew dan Renata yang baru datang ke Foodcourt.
"Bro kau disini." Ucap Andrew begitu antusias ketika melihat ada Marcel di Foodcourt, sedangkan Renata hanya diam memperhatikan Marcel dan sekilas menatap tidak suka kearah Keyla.
Hemm.. Marcel hanya berdehem tidak menjawab ucapan Andrew dan sekilas melihat kearah Keyla yang kebingungan oleh kedatangan Andrew dan Renata di Foodcourt, terbesit sebuah ide dipikiran Marcel.
"Oh iya sayang kenalin ini temen aku disekolah." Ucap Marcel tersenyum tipis, sambil memperkenalkan Andrew dan Renata kepada Keyla.
"Oh iy--a aku Keyla." Ucap Keyla gugup memperkenalkan dirinya kepada Andrew dan Renata sambil tersenyum, dan ia beralih menatap tajam kearah Marcel sedangkan Marcel yang ditatap dengan tajam olehnya hanya minta maaf dengan raut wajah memohon kepada Keyla.
"Aku Andrew dan ini Renata." Balas Andrew sambil tersenyum kearah Keyla, sedangkan Renata hanya diam dan menatap tidak suka kepada Keyla.
**Terimakasih sudah mampir, jangan lupa untuk tinggalkan Like, coment dan vote ya😍
Salam dari para tokoh Hot Mommy buat Readers❤️**