
Di dalam perjalanan Ziko lagi-lagi bercerita tentang isi hatinya kepada Jack.
"Jack, jika suatu saat kamu menemukan wanita yang bisa bikin kamu jatuh cinta saya harap kamu ngalamin sakit hati seperti saya saat ini." Ucap Ziko dengan entengnya.
Enak saja dia bilang seperti itu, bukannya mendoakan yang baik. Malah menyuruh orang lain untuk ikut merasakan suasana hatinya yang hancur dasar Bos aneh. Batin Jack kesal.
"Saya tau Jack saat ini kamu lagi ngatain saya dengan sebutan Bos aneh."
Ternyata pak Ziko bisa tau, kalau saya lagi ngatain dia dengan sebutan Bos aneh. Batin Jack terkekeh sambil melihat Ziko di kursi belakang dari kaca spion.
"Tidak usah melihat saya seperti itu, saya tau Jack kalau saya sangat tampan." Ucap Ziko dengan santai.
Huh percaya diri sekali dia. Batin Jack menghela nafas.
"Oh iya Jack cepat cari odading mang oleh yang terkenal di Jakarta dimana?"
Huh ternyata dia masih mengingatnya. Batin Jack menghela nafas.
"Baik pak."
Tidak berapa lama mobil Lamborghini Gallardo milik Ziko sudah berada di area parkiran pasar tebet Jakarta.
Ziko keluar dari dalam mobil mewah, tidak lupa ia memakai kacamata hitam sambil berjalan menghampiri kedai odading mang Oleh. Dan Jack mengikutinya dari arah belakang.
Namun siapa sangka, ketika Ziko bersama Jack berjalan di tengah kerumunan orang-orang yang berada di area parkiran, mereka ramai berbisik-bisik dan ada juga di antara mereka yang terang-terangan meminta photo kepada Ziko bersama Jack.
"Tampan sekali mereka berdua seperti model korea saja." Gumam salah satu pengunjung.
"Sepertinya mereka orang kaya." Gumam salah satu pedagang.
"Hai bolehkah aku minta photo." Tanya salah satu wanita cantik kepada Ziko dan Jack.
"Baiklah."
Dan tidak berapa lama dari arah belakang, sudah ada 30 orang yang meminta photo kepada Ziko bersama Jack dengan antusias, Ziko membayangkan sesuatu dan berbisik di telinga Jack.
"Tapi pak." Pekik Jack merasa aneh.
"Sudah cepat lakukan." Perintah Ziko.
Dengan berat hati Jack mengatakan kepada orang-orang yang sedang antusias meminta photo kepada Ziko, tapi saking ramai dan antusiasnya. Ziko tidak mendengar Jack berbicara kepada mereka dengan kesal Ziko menendang tulang kering kaki milik Jack.
Pak, kaki saya sakit kenapa malah di tendang dasar bener Bos gila. Batin Jack.
Jack hanya menelan salivanya dengan susah, menahan sakit di area tulang kering kakinya. Seketika Jack langsung berteriak kepada semua orang dengan suara lantang.
"Mohon maaf semuanya jika ingin berphoto dengan kami berdua, silahkan kalian bayar terlebih dahulu dengan sekali photo senilai 100rb."
Mereka berbisik-bisik kepada temannya, dan tidak berapa lama mereka langsung mengeluarkan uang senilai 100rb tanpa pikir panjang, karena bagi mereka tidak masalah untuk uang segitu asalkan bisa berphoto dengan pria tampan bak model Korea.
Bos gila padahal uang segitu tidak seberapa di bandingkan kekayaan yang dia miliki bahkan sampai berapa turunanpun tidak akan habis." Batin Jack heran.
20 menit kemudian Ziko sudah berada di perusahaan, tepatnya di dalam ruangan Presiden direktur.
Ziko menghela nafasnya dengan berat.
Huuhh ..
Jack yang melihat Bos nya merasa kelelahan setelah membeli odading mang Oleh di pasar tebet Jakarta, ia menawarkan minuman kepada Ziko.
"Apa bapak mau saya buatkan minum, saya liat sepertinya bapak sangat lelah."
Ziko hanya menganggukkan kepala, sambil bersandar di kursi kebesarannya memejamkan kedua matanya.
Mungkin seperti ini ya menjadi seorang model. Batin Ziko membayangkan.
Tidak berapa lama Jack berjalan keruangan Ziko, sambil membawa 1 gelas minuman.
Ceklek
"Silahkan pak." Ucap Jack sambil meletakkan 1 gelas air putih di atas meja.
"Jack coba kamu hitung berapa uang yang di dapat hasil berphoto tadi." Perintah Ziko.
"Totalnya ada 3jt pak karena saya liat ada 30 orang yang minta photo. Setelah itu tidak ada lagi pak." Jawab Jack sambil menyerahkan uang tersebut kepada Ziko.
"Baiklah Jack, nanti kamu kasih saja uangnya kepada yang lebih membutuhkan atau kamu nanti sore pergi ke lampu merah yang berada di jalan X di situ saya liat banyak pengemis." Ziko mejelaskan panjang lebar.
Ah tidak ku sangka Bos dermawan padahal saya sudah berburuk sangka kepadanya tadi. Batin Jack tersentuh.
"Eh satu lagi Jack ingat jangan semua nya cuma ambil 100rb buat di kasih ke pengemis ya, satu orang hanya 5rb Jack jangan lebih." Ucap Ziko dengan santai sambil mengunyah odading.
Tidak jadi saya bilang dia dermawan, tetap saja dia pelit tidak berubah sama sekali. Batin Jack kesal.
"Baik pak."
Seketika Jack meninggalkan Like, Coment dan Vote Buat Author supaya
semangat buat updatenya, dan terimakasih yang sudah mampir😊
Contoh visual Ziko
Contoh visual Jack