
"Diam, sekarang pulanglah." Bentak Keyla.
"Baiklah sampai jumpa calon istriku dan calon anakku." Jawab Ziko sambil meninggalkan Apartemen Keyla.
Sekarang Keyla berperan sebagai seorang Mommy yang lebih banyak meluangkan waktunya bersama Marcel, dibandingkan dengan kerjaannya. Ya karena Keyla tau jika sekertaris Diana atau sahabatnya itu bisa di andalkan dalam hal perusahaan.
Kecuali ada pertemuan para di reksi setiap tahunnya atau acara penting di perusahaan, Keyla pasti akan menghadirinya dengan terpaksa. Karena Keyla tidak mau menjadi sorotan banyak pria kalangan atas hidung belang yang selalu menggodanya dengan terang-terangan, dan Keyla begitu risih akan hal itu.
Tidak terasa sudah hampir 8 tahun semenjak Marcel hadir dalam kehidupan Keyla, begitu banyak perubahaan di dalam diri Keyla. Dia lebih banyak tersenyum di bandingkan sebelumnya hanya hawa dingin yang menyelimuti wajah cantiknya.
Kini Marcel tumbuh menjadi pria tampan yang berusia 18 tahun dengan postur tinggi, tubuh tegap, hidung mancung, rahang tegas, dan jangan lupakan otot-otot lengannya yang menambah nilai plus di semua mata perempuan.
Sedangkan Keyla sudah berusia matang saat ini 33 tahun bukanlah usia muda. Namun sampai detik ini dia belum juga menikah, sehingga menjadi bahan ejekan sekertaris Diana dan Dokter Caca dengan julukan Hot Mommy, karena di umur yang sudah matang dan mempunyai seorang anak angkat yang sudah dewasa tapi Keyla masih tetap cantik bahkan sekarang lebih terlihat sangat cantik dan seksi.
Alasan Keyla belum mau menikah karena semua pria di matanya sama hanya ingin kekuasaan dan juga kemolekan tubuhnya.
Padahal jika di lihat oleh Diana maupun Caca bahwa Ziko terlihat sangat serius terhadap Keyla ya walaupun seorang casanova, akan tetapi semenjak pertemuan pertama dengan Keyla, Ziko Pratama sudah berhenti menjadi seorang casanova dan sekarang dia tidak pernah berhenti mengejar Keyla, ya walaupun sebenarnya Keyla tidak pernah merespon sama sekali. Tapi Ziko tidak mempermasalahkannya karena dia yakin kalau Keyla Wijaya akan menjadi miliknya.
Ruang makan
"Sayang cepat sarapan." Teriak Keyla dari ruang makan.
"Iya Mom." Jawab Marcel sambil berjalan menghampiri Keyla di ruang makan.
"Oh iya Mom, hari ini ada pertemuan orangtua murid di sekolahku." Ucap Marcel sambil mengambil sepotong roti sandwich.
"Hemm begitu baiklah Mom ikut denganmu hari ini ke sekolah." Jawab Keyla dengan santai sambil mengunyah roti sandwich.
"Thanks you Mom." Ucap Marcel mengedipkan sebelah matanya.
"Kamu ini ingin menggoda Mommymu ya, huft tidak akan tergoda denganmu sayang.
Walaupun ya Mommy akui kamu sangat tampan." Ucap Keyla terkekeh.
Suatu saat nanti Mommy pasti akan tergoda denganku, sebagai seorang pria bukan seorang anaknya. Batin Marcel tersenyum lebar.
Seketika Keyla menatap Marcel yang sedang tersenyum memperhatikannya.
"Hey jangan lihat Mommy seperti itu sayang, nanti kamu jatuh cinta sama Mommy." Ucap Keyla santai.
Aku sudah mencintaimu Mom. Batin Marcel lirih.
"Ayo sayang."
Pagi ini Keyla berada di dalam mobil sport mewah milik Marcel, menuju sekolah untuk melakukan pertemuan orangtua murid. Tidak butuh waktu lama mobil mewah tersebut memasuki area parkiran sekolah, banyak murid perempuan seperti biasa yang selalu menyambut kedatangan Marcel dengan tatapan pujian.
"Gila manusia apa pangeran ya." Gumam salah satu murid perempuan.
"Ah dia seperti opa-opa korea saja, mirip sekali dengan Ji chang wook." Gumam salah satu murid perempuan lain.
"Menantuku sudah datang dia harus menjadi menantuku." Gumam salah satu orangtua murid bersemangat.
Dan masih banyak lagi pujian dari murid perempuan, dan para orangtua murid yang melihat Marcel. Terkecuali murid laki- laki hanya melihatnya dengan tatapan sinis dan lebih tepatnya sekarang menatap takjub seorang wanita yang berdiri di sebelah Marcel.
"Sangat cantik." Gumam salah satu murid laki-laki.
Keyla dan Marcel berjalan memasuki ruangan pertemuan para orangtua murid, sambil bergandengan tangan dan seulas senyuman terbit dari bibir Marcel sedari tadi yang menggenggam tangan Keyla.
Sedangkan di lorong sekolah banyak murid yang memperhatikan mereka, dengan tatapan pujian yang satu sangat cantik dan yang satu sangat tampan. Dan ada juga yang menatap dengan tatapan sinis.
"Silahkan Mom." Ucap Marcel sambil menarik salah satu kursi untuk Keyla.
"Thanks sayang." Jawab Keyla menduduki kursi yang sudah disediakan oleh Marcel.
"You are welcome Mommy." Ucap Marcel sambil mengedipkan sebelah matanya duduk di sebelah Keyla.
Tiba-tiba ruangan jadi ricuh gara-gara Marcel mengedipkan sebelah matanya kepada Keyla, begitu sangat tampan di mata mereka yang melihatnya kecuali Keyla yang sedikit terkekeh dengan tingkah Marcel malah menjadi sorotan murid perempuan serta orangtua murid.
"Wow fans mu banyak sekali sayang Mommy jadi takut." Ledek Keyla.
Marcel tidak menjawab ucapan Keyla ia asik memperhatikan Keyla dari arah samping.
Visual Marcel
Visual Keyla