Hot Mommy

Hot Mommy
Hatiku hancur



Semua orangtua dan murid sudah menempati ruangan yang telah di sediakan oleh pihak sekolah, termasuk para guru dan kepala sekolah.


sebentar lagi para donasi dari perusahaan ternama akan datang menghadiri pertemuan orangtua murid, guna membahas pembangunan Universitas khusus beasiswa yang kurang mampu dan yang memiliki IQ di atas rata-rata, setelah lulus SMA mereka bisa melanjutkan kuliah di Universitas tersebut.


Supaya nanti setelah lulus dari Universitas tersebut, mereka bisa di salurkan ke perusahaan ternama di Negara X, yang sebentar lagi pembangunannya telah selesai.


Tidak berapa lama para donasi dari perusahaan ternama sudah datang memasuki ruangan.


Marcel yang sedari tadi memperhatikan kedatangan para donasi dari perusahaan ternama, tidak sengaja melihat kedatangan Diana bersama Ziko ke dalam ruangan.


Oh jadi mereka yang sudah mendonasikan saham perusahaannya di sekolahku, tapi kenapa harus ada Uncle Ziko di sini juga. Batin Marcel kesal.


Keyla yang duduk di sebelah Marcel ia tidak sengaja melihat raut wajahnya terlihat sangat kesal.


"Marcel kamu kenapa sayang?" Tanya Keyla penasaran.


"Gpp Mom aku baik-baik saja." Jawab Marcel santai sambil tersenyum lebar.


Selama masih ada aku jangan harap Uncle Ziko bisa tenang mendekati Mommy. Batin Marcel tersenyum menyeringai.


2 jam kemudian pertemuan orangtua murid dan pembahasan tentang Universitas sudah selesai, satu persatu semua orang meninggalkan ruangan. Namun Keyla, Marcel, Diana dan Ziko masih berada di dalam ruangan.


"Key jadwal lo hari ini ada meeting bersama pak Rangga di restoran X." Ucap Diana sambil berjalan menghampiri Keyla.


"Hemm baiklah, thanks ya Di lo sahabat gue yang bisa di andalkan terutama di perusahaan. Wah ternyata perusahaan gue aman terkendali di tangan lo ya, lain kali gue akan banyak menghabiskan waktu di Apartemen atau liburan ke luar negri saja." Ucap Keyla terkekeh.


"Ah silahkan Key tapi ingat setelah itu lo bukan sahabat gue lagi." Gerutu Diana kesal.


"Gue hanya becanda lagian Di serius amat hidup lo." Ucap Keyla sambil tertawa.


haha .. haha


"Biarin karena gue gak mau ngurusin perusahaan lo sendiri Key, yang punya kan lo masa semuanya gue yang urus. Memang sih sebanding dengan gaji yang lo kasih tapi gue gak punya waktu untuk berkencan." Diana menjelaskan panjang lebar.


"Sorry Di, kirain gue lo nyaman sendiri." Jawab Keyla spontan.


"Itu sih lo bukan gue." Decak Diana kesal.


"Siapa bilang gue sendiri gue kan ada Marcel." Ucap Keyla sambil melirik ke arah Marcel.


Cup


Tiba-tiba Marcel mencium bibir Keyla lama, seketika membuat Diana membuka mulutnya lebar karena terkejut, padahal bagi mereka berdua itu sudah biasa.


Tiba-tiba dari arah belakang Diana, Ziko berjalan menghampiri mereka dengan raut wajah cemburu.


"Heem.. Ziko berdehem memecah keheningan di antara Marcel, Keyla dan Diana."


"Eh ada pak Ziko ternyata di sini." Ucap Diana cengengesan.


Marcel berhenti mencium bibir Keyla, menatap datar ke arah Ziko. Sedangkan Keyla beradu pandang dengan manik mata Ziko.


"Sayang apa kabar." Sapa Ziko menatap Keyla.


"Baik." Jawab Keyla ketus sambil mengalihkan pandangan dari manik mata Ziko.


"Uncle tidak menanyakan kabarku." Ucap Marcel tersenyum menyeringai.


Beraninya kamu Uncle awas saja. Batin Marcel tersenyum penuh arti.


"Mom yuk kita pulang." Ajak Marcel mengalihkan pembicaraan, sambil menggandeng tangan Keyla berjalan meninggalkan ruangan.


Hemm benar-benar mereka mengabaikanku malah pergi berdua dan tidak mengajakku. Batin Diana kesal.


"Pak Ziko saya per--- Diana belum sempat menyelesaikan ucapannya Ziko sudah pergi terlebih dahulu meninggalkan Diana sendiri tanpa mengajaknya.


Wah benar-benar semua orang hari ini menyebalkan. Batin Diana kesal sambil menghentak-hentakkan kakinya di lantai.


Parkiran.


"Jack .. Jack !! Dimana kamu, apa mau saya pecat Hah." Teriak Ziko kesal.


Dari arah samping parkiran Jack yang mendengar Ziko berteriak memanggil namanya, ia segera berlari menghampiri Ziko.


"I--ya pak ada apa?" Ucap Jack sambil mengatur nafasnya.


"Ada apa .. Ada apa gak lihat apa hati saya hancur Jack, sudah kesekian ratus kalinya saya di abaikan kamu mau tau rasanya?" Bentak Ziko.


Mana ku tau hatinya hancur, kecuali pakai kacamata tembus pandang baru aku tahu, dasar Bos aneh. Batin Jack.


"Tidak pak". Jawab Jack memelas.


"Harus Jack." Bentak Ziko.


"Tidak pak."


"Jackkk." Teriak Ziko kesal.


Sudahlah pasrah saja, toh tidak akan mungkin dia memecatku. Batin Jack pasrah.


"Iya pak, jadi rasanya gimana?." Tanya Jack dengan suara lirih.


"Cepat beli odading mang Oleh." Perintah Ziko sambil berjalan menghampiri mobil dan Jack mengikutinya dari arah belakang.


Hah apa hubungannya sama odading mang Oleh. Batin Jack bertanya-tanya.


Ekspresi Keyla beradu pandang dengan Ziko.



Ekspresi Ziko beradu pandang dengan Keyla.



Ekspresi Marcel yang melihat kedatangan Ziko.



**Hallo readers terimakasih sudah mampir dan mau membaca karya pertama ku 😉


Jangan lupa tinggalkan Like, Coment, dan Vote. Supaya author semangat buat updatenya** .