Hot Mommy

Hot Mommy
Meracau tidak jelas



Keyla menghampiri Marcel yang sedang duduk di atas sofa dengan tatapan yang sulit di artikan sedangkan Marcel asik dengan pikirannya sendiri.


Gimana kalau Uncle Ziko merebut Mommy dariku. Batin Marcel.


"Sayang apa yang kamu pikirkan." Tanya Keyla.


Ah Mommy tidak boleh tau kalau aku lagi mikirin Uncle Ziko. Batin Marcel.


"Tidak ada Mom." Jawab Marcel sambil tersenyum.


Keyla memperhatikan Marcel seperti ada yang aneh tidak biasanya dia diam, seketika Keyla menatap manik mata Marcel dengan dalam seperti ada yang sedang di tutupi.


"Apakah kamu serius sayang?" Tanya Keyla sekali lagi.


"Hemm sebenarnya--- Marcel diam tidak melanjutkan ucapannya melainkan menatap Keyla dengan tatapan sendu.


Seketika Keyla panik dengan tatapan sendu Marcel.


"Sayang kenapa cerita sama Mommy, apa di sekolah ada yang menyakitimu?"


Marcel hanya menggelengkan kepalanya.


"Atau kamu ingin sesuatu sayang? Tanya Keyla sambil mengelus rambut milik Marcel.


"No Mom." jawab Marcel spontan.


"Terus apa sayang?" Tanya Keyla penasaran.


"Ah Marcel lupa Mom." Sambil menepuk jidatnya tertawa.


"Kamu ini bikin Mommy penasaran saja, dasar menyebalkan." Ucap Keyla sambil menggelitik perut Marcel tanpa ampun.


"Mom sudah haha.. Ah geli Mom haha.. Maafkan Marcel haha Mom cukup."


Hahahaha..


"Ok .. Ok sayang sorry."


Tiba-tiba ponsel milik Keyla berbunyi ada notifikasi pesan masuk.


Pesan masuk


✉️ Bi Inah


Sebelumnya bibi minta maaf , jika Bibi sudah lancang tidak memberitahu ibu Key terlebih dahulu tadi siang bibi mendadak pergi pulang kampung, karena bibi mendapat kabar bahwa putra bibi kecelakaan. Kemungkinan bibi mau ambil cuti dulu sampai putra bibi sembuh, sekali lagi bibi minta maaf bu Key.


✉️Keyla


Iya tidak apa-apa bi, jangan sungkan bibi sudah seperti keluarga saya sendiri. Jadi fokuslah merawat putra bibi sampai sembuh jangan banyak pikiran ya bi, dan untuk masalah biaya rumah sakit biar saya saja yang tanggung.


✉️Bi Inah


Terimakasih bu Key, bibi doakan semoga ibu selalu mendapatkan kebahagian bibi tidak bisa membalas kebaikan dan jasa-jasa keluarga ibu sebelumnya terhadap bibi.


✉️Keyla


Sudah bi tidak apa-apa jangan terlalu di pikirkan lagian kita ini keluarga bi seharusnya seperti inikan 😊


✉️Bi Inah


Terimakasih bu Key sudah mau menganggap bibi seperti keluarga.


Bi Inah adalah asisten rumah tangga keluarga Wijaya yang sudah bekerja selama 15 tahun, dan sudah di anggap seperti keluarga oleh mereka. Kebetulan keluarga Wijaya tidak pernah membedakan status sosial di mata mereka semua sama.


"Siapa Mom.?" Tanya Marcel penasaran.


"Bi Inah sayang katanya tadi siang mendadak untuk pulang kampung, karena putranya kecelakaan. Jadi besok bi Inah tidak bekerja lagi sampai putranya sembuh." Jawab Keyla.


"Oh baiklah Mom semoga putra bi Inah cepet sembuh." Ucap Marcel tersenyum.


"Iya sayang ayo kita pulang sudah sore ajak Keyla terhadap Marcel."


Keyla membawa mobil dengan kecepatan sedang, dan tidak berapa lama sudah sampai di depan Apartemennya.


Di Apartemen.


Sudah 2 jam Ziko berdiri di depan pintu Apartemen Keyla dan menunggunya pulang, akan tetapi orang yang sedari tadi di tunggu belum juga menampakan batang hidungnya, Ziko yang mulai merasa kesal tanpa sadar mulutnya mulai meracau tidak jelas.


"Lama sekali sial."


"Pergi kemana dulu dia dasar wanita."


"Tidak tau apa ada pria tampan menunggunya pulang."


"Kaki ku sangat pegal sekali Jack."


"Tolong Jack aku sudah tidak tahan sambil mengibaskan kakinya."


"Sial si Jack tidak ada di sini."


"Kemana dia."


"Ah lupa diakan aku suruh pulang dari tadi."


Tiba-tiba pintu lift terbuka tepat berada di depan pintu Apartemen Keyla.


Ting


Ziko berhenti meracau saat mendengar pintu lift terbuka seketika tersenyum ke arah Keyla.


"Maaf saya tidak terima tamu saat ini." Ucap Keyla datar.


"Saya tidak mau bertamu di sini, tapi saya mau bertemu calon istriku dan anakku untuk makan malam bersama." Jawab Ziko tersenyum lebar.


"Ah sudah lah awas minggir." Ucap Keyla kesal sambil membuka pintu Apartemennya.


Ziko mengikuti Keyla bersama Marcel memasuki Apartemen, sekilas tersenyum memandangi setiap sudut ruangan yang sangat rapi dan terdapat beberapa lukisan bahkan terlihat sangat elegan dengan nuansa Eropa.


"Hey siapa yang menyuruh kamu masuk?" Keyla berbicara sedikit lantang.


"Sudahlah Mom kasian Uncle Ziko dari tadi nungguin Mommy sama Marcel berdiri di depan pintu masuk." Jawab Marcel sambil memasuki kamarnya dan meninggalkan Keyla dan Ziko di ruang tamu, merasa lelah Marcel langsung beranjak ke tempat tidur dan mulai terlelap.


"Istirahatlah dulu sayang nanti Mommy bangunkan kalau sudah siap makan malam." Teriak Keyla.


"Ah sayang aku sangat haus sekali, aku ingin minum." Ucap Ziko dengan suara menggoda.


Sejak kapan dia mulai bicara pake aku kamu. Batin Keyla merasa jijik.


Dengan sedikit kesal Keyla pergi ke dapur membuatkan jus jeruk untuk Ziko.


Kemudian Keyla meletakkan jus jeruk tersebut di atas meja.


"Cepat minum." Perintah Keyla.


Ziko yang sudah sangat kehausan sedari tadi, melihat jus jeruk yang sangat menggoda memegang gelas jus tersebut. meminumnnya, tiba-tiba dia menyemburkan minuman tersebut.


"Kenapa jus ini asin sekali." Bentak Ziko.


Keyla masih berdiri di depan Ziko mereka hanya di batasi sebuah meja.


"Itu hukuman buat kamu karena sudah bertamu seenaknya dan mengganggu waktu istirahat saya." Ucap Keyla tersenyum menyeringai dan meninggalkan Ziko di ruang tamu.


Visual Keyla kesal



Visual Ziko yang menunggu Keyla