Hot Mommy

Hot Mommy
Tergoda



Keesokan paginya..


Di luar apartemen hujan begitu deras membuat para penghuni kamar enggan untuk bangun dari atas ranjangnya. Sedangkan Keyla dia memutuskan untuk bangun terlebih dahulu, meskipun di luar hujan deras tapi Keyla tetap bergegas menuju dapur untuk menyiapkan sarapan pagi bersama Marcel.


Tidak berapa lama akhirnya Keyla selesai memasak kesukaan dirinya dan Marcel, kemudian dia meletakkan hidangan tersebut di atas meja makan. Sedangkan Marcel di dalam kamarnya dia enggan untuk bangun dari atas ranjangnya karena masih nyaman di bawah selimut.


"Akhirnya selesai juga, dan ini sudah menunjukkan pukul 6 pagi apa Marcel sudah bangun. Ah lebih baik aku melihat ke kamarnya, setelah itu aku siap-siap buat pergi ke kantor." Gumamnya pelan sambil melangkahkan kakinya menuju kamar Marcel.


Tok.. Tok..


"Marcel sayang." Ucap Keyla mengetuk pintu kamar Marcel, akan tetapi dia tidak mendengar sahutan dari dalam. Keyla langsung membuka handle pintu dan memasuki kamar Marcel berjalan menuju ranjang.


Aish hujan deras di luar apartemen membuat para penghuni kamar bermalas-malasan di atas ranjangnya, termasuk anak laki-lakiku ini yang masih di balut oleh selimut. Batin Keyla menggelengkan kepala.


"Sayang, ayo bangun." Ucap Keyla sambil menarik selimut dari tubuh Marcel.


"5 Menit lagi Mom." Jawab Marcel malas dengan posisi tidur yang terlentang.


Oh my god. Batin Keyla terkejut.


"Sayang apa kau sedang menggoda Mommymu, hmm!!" Selidik Keyla sambil menatap tubuh Marcel yang telanjang dada, dengan susah payah Keyla menelan salivanya.


"Maksudmu Mom." Jawab Marcel yang masih memejamkan kedua matanya.


"Kau sengaja ya tidak memakai baju supaya memperlihatkan tubuhmu yang berotot dan beberapa roti sobek di perutmu, dengan begitu kau bisa menggoda Mommymu hem." Decak Keyla kesal mengerucutkan bibirnya.


Seketika Marcel menyipitkan sebelah matanya menatap ke arah Keyla yang sedang mengerucutkan bibirnya.


Mom kau sangat menggemaskan. Batin Marcel terkekeh.


"Apa Mommy tergoda." Tanya Marcel penasaran dengan suara menggoda.


"Ya ternyata Mommymu tergoda." Jawab Keyla keceplosan sambil menutup mulutnya.


"Benarkah." Mata Marcel berbinar ketika Keyla mengatakan hal itu.


"Ah ti-- dak say---- Keyla begitu gugup menjawab ucapan Marcel, akan tetapi belum selesai menjawab tangan Keyla sudah di tarik terlebih dahulu oleh Marcel dan membuat dia terjatuh ke atas tubuhnya.


"Sayang apa yang kau lakukan." Gerutu Keyla kesal menatap tajam ke arah manik mata Marcel.


"Apa kau menyukai ini Mom." Goda Marcel sambil menarik salah satu tangan Keyla dan mengarahkannya ke dada bidang miliknya.


Deg


Keyla begitu terkejut ketika Marcel mengatakan hal itu, dan nyatanya tanpa sadar secara perlahan tangan Keyla mulai menyentuh bagian dada bidang milik Marcel sampai turun ke perut dan membuat si empunya menikmati sentuhan Keyla.


"Akkhh Mom." Desah Marcel Sambil memejamkan kedua matanya yang menikmati sentuhan tangan mungil Keyla.


"Oh my god apa yang aku lakukan." Gumam Keyla panik sambil beranjak berdiri dari atas tubuh Marcel.


Sementara Marcel membuka kedua matanya ketika Keyla berdiri dari atas tubuhnya. Dan menatap heran ke arah Keyla yang terlihat panik menatapnya.


"Mom kau kenapa?!" Tanya Marcel pelan menatap heran kepada Keyla.


"Heemm sayang ku harap kau melupakan kejadian ini, dan sekarang cepatlah kamu mandi." Ucap Keyla gugup sambil melangkahkan kakinya pergi meninggalkan kamar Marcel.


15 Menit kemudian ..


Suasana di ruang makan kini terlihat canggung karena kejadian tadi pagi membuat Keyla dan Marcel hanya diam dan menikmati sarapan tanpa ada yang mulai berbicara. Sedangkan Marcel dia terus mencuri-curi pandang ke arah Keyla yang sedang menikmati sarapannya.


"Mom kau kenapa mendiamkanku." Tanya Marcel mulai bosan dengan suasana canggung di meja makan.


"Hemm sayang Mom berangkat dulu ya kalau sudah selesai sarapan sisa makanannya biarkan di atas meja saja, nanti kamu terlambat ke sekolah jika membereskannya terlebih dahulu." Ucap Keyla mengalihkan pembicaraan, sambil berjalan menghampiri kursi Marcel.


Cup.


"Belajar yang benar sayang." Keyla mencium rambut Marcel dan melangkahkan kakinya pergi meninggalkan apartemen.


"Yes Mom, kau juga hati-hati di jalan." Jawab Marcel dengan suara parau menatap punggung Keyla yang mulai keluar dari apartemen.


Di perusahaan.


"Key, lo sudah membuka pesan dari Caca." Tanya Diana sambil menyerahkan dokumen kepada Keyla.


"Hemm belum memangnya kenapa dengan dia." Selidik Keyla tanpa menatap ke arah Diana.


"Tadi pagi dia bilang ingin bertemu dengan kita. Sepertinya Dokter Caca ada malasah Key." Ucap Diana.


"Hemm sepertinya, katakan sama dia suruh ke sini saja jika memang ingin bertemu, gua gak bisa keluar kantor hari ini karena lo juga liat sendiri kan dokumen begitu banyak di mejaku hari ini." Dengan malas Keyla mengatakan sambil menghela nafas panjang.


"Ok Key, nanti gua sampaikan."


Tiba-tiba ponsel milik Keyla yang berada di atas mejanya berbunyi ada tanda pesan masuk.


✉️Ziko.


Selamat pagi sayang, semangat untuk kerja hari ini dan aku sangat merindukanmu ❤️


Keyla hanya melihat sekilas pesan dari Ziko dan tidak ada niatan untuk membalas pesannya, tanpa sadar sudut bibirnya tersenyum tipis menatap layar ponsel. Sedangkan Diana yang melihat perubahan di raut wajah sahabatnya itu, dia langsung menatap Keyla dengan tatapan penasaran.


"Key siapa?!"


"Hemm Ziko." Dengan santai Keyla menjawab sambil fokus kepada layar laptopnya


"Oh apa katanya." Tanya Diana penasaran.


"Dia bila---- Belum selesai menjawab, Keyla langsung menatap tajam ke arah Diana.


"Kenapa gua harus menceritakannya sama lo, mau gua pecat hah!!" Decak Keyla kesal.


"Ah tidak Key, gua lupa masih ada kerjaan." Jawab Diana tergesa-gesa keluar ruangan.


Terimakasih yang sudah mampir,


Minta dukungannya ya sama readers hot Mommy.


Buat tinggalkan like, coment dan vote 😍