Good Romance With My Bad Mafia

Good Romance With My Bad Mafia
CHAPTER 15



jangan lupa follow author ya! 😃


SEPERTI BIASA, LIKE DAN KOMEN DU BAGIAN YANG KALIAN SUKAI 🤓


SELAMAT MEMBACA!


"Yaya gak mau ngomong sama Arlan lagi"


Arlan lantas menggeleng tak terima "ok, aku akan memberimu waktu sendiri"


Yaya mengangguk, ia beringsut turun dari pangkuan Arlan, lalu berbaring dibantu dengan Arlan yang membalutnya dengan selimut.


Yaya menutup mata sembab nya, sungguh melelahkan. "Yaya, kau sungguh ingin kembali ke kost mu?" tanya Arlan


Yaya sontak membuka mata nya, ia mengangguk "mauu..." ucapnya dengan bibir bergetar, sebentar lagi ia akan kembali menangis.


Arlan menghela napas panjang, ia mengangguk "kau boleh kembali ke sana, asalkan kau menurut pada ku. Paham?" ucapnya sambil mengelus sayang rambut gadis nya.


Yaya mengangguk cepat "Hu'um, yaya akan nurut. Yaya janji"


Arlan mengangguk, ia mengusak gemas rambut gadis itu "satu minggu. Kau menginap di rumah ini, lalu setelah nya... Kalu boleh kembali ke kost itu"


Yaya berdecak "lama sekali!"


"Iya atau tidak sama sekali?"


Jika sudah begini yaya tak punya pilihan lain selain mengangguk tapi... "kerja, kerjaan yaya, bagaimana?" Tanya nya


Arlan mengandik bahu "aku bos nya. Terserah kita sayang"


...****************...


Arlan menghempas map berisi laporan yang ia minta pada Lan, itu berkas berisikan profil pribadi yaya. Rahang tegas nya mengetat, sekarang ia mengerti kenapa yaya sangat takut pada borgol, dan menangis histeris saat ia jumpai di kamar gadis itu.


Yaya trauma. Gadis itu mengalami trauma yang mendalam setelah insideng beberapa bulan lalu yang menimpa nya. Ternyata yaya pernah di culik, menurut data dan informasi yang di berikan Lan, asisten pribadi nya enam bulan yang lalu, yaya pernah di seret masuk ke dalam mansion Regar


Itu adalah mansion milik keluarga Regar, salah satu mafia yang sangat terkenal dalam dunia gelap manusia. Bordil, narkoba, senjata terlarang, semuanya ia garap menjadi bisnis besar yang mampu membuat keluarga Regar menjadi kaya raya seperti sekarang ini.


Arlan tahu keluarga Regar, ia pun mengenal para pria bermarga R itu, Mereka adalah pada bajingan berkelas yang sangat gila terhadap perempuan dan juga uang. Mereka seperti iblis yang haus akan darah, rela melakukan apa saja demi uang.



Mengetahui fakta kalau yaya pernah memasuki mansion itu, Arlan sontak memanas. Ia tak suka gadis nya di ganggu. Ia juga merasa bersyukur saat data terakhir yang sempat ia baca. Yaya selamat dan di bebaskan dari jerat bajingan disana, entah siapa yang berbaik hati mau melepaskan yaya, namun yang pasti Arlan akan mencari tahu semuanya diam-diam.



Dan perlahan, semua yang pernah mengusik gadis nya akan ia hancurkan hingga habis ditelan maut. "Regar..."


Lan yang sedari tadi diam, kini menunduk "tuan. apa ada hal lain yang bisa saya urus?"


Arlan menggeleng "tidak. Cukup hari ini, kau boleh istirahat, Lan"


Lan mengangguk senang, "terimakasih tuan, saya permisi"


Lan keluar dari ruangan kerja Arlan, ia berjalan dengan gagah entah kemana "dia baik, tak se kejam yang dikatakan orang.. Kenapa anak buah nya bertindak bodoh dengan mengkhianati bos?"


Lan menggeleng tak habis pikir.