Finding Lost Wife

Finding Lost Wife
FLW BAB 63 - Pikiran Kacau



Arra menghapus air matanya dan tanpa ada kata-kata lagi dia segera pergi.


Membuat Erzan menatapnya dengan entah, dia sudah menolong wanita itu tapi kenapa Selena malah terlihat marah.


Leo yang juga ada disana pun hanya mampu menghembuskan nafasnya pelan. Pikirannya mendadak berkecamuk, pasti masa lalu Selena Maiden telah membelenggu sang Nyonya. Dan ucapan sang tuan tentang Ini adalah wanita ku tentu membuat harga diri Arra semakin terluka.


Siang ini Erzan akan makan siang bersama koleganya dan tanpa sengaja dia malah bertemu dengan Selena.


"Leo."


"Iya Tuan."


"Cari tahu apa yang terjadi, di mana Eudora dan kenapa ada pria itu bersama Selena."


"Baik Tuan."


Erzan melanjutkan langkah, ruangannya tak jauh dari sini. Bukan hanya memerintahkan Leo untuk menyelidiki tentang hal ini, namun Erzan juga meminta Leo untuk menggerakkan satu anak buahnya mengawasi Selena hingga sampai di rumah.


Jam 3 sore Arra sampai, hati, pikiran dan tubuhnya lelah sekali. Dia pulang dengan tangan kosong, bahkan lupa jika tadi dia pergi bersama Eudora.


Arra langsung menuju kamarnya, menjatuhkan tubuhnya di atas ranjang dan menatap langit-langit dengan tatapan kosong.


"Kenapa pria itu seolah mengenal ku?" tanya Arra, Belum sadar jika kini wajahnya adalah milik Selena.


Kadang-kadang Dia memang melupakan akan hal itu.


"Tunggu, mungkinkah Dia kenalan Selena Maiden? dan mereka pernah menghabiskan malam bersama?"


Arra terus bertanya-tanya, sampai akhirnya dering ponsel membuyarkan lamunan dia.


Arra tidak bangkit, dengan posisi tidur itu dia mengambil ponselnya di dalam tas, melihat ada panggilan masuk dari Bella.


"Halo Bel."


"Kenapa suaramu terdengar lemah seperti itu? Apa ada sesuatu yang terjadi? Ada yang menyakitimu?"


Arra tersenyum kecil, Bella selalu bisa membuatnya tersenyum seperti ini dengan perhatian yang tak habis-habis.


"Tidak Bel, aku hanya mengantuk. Ada apa?"


"Apa?"


"Tentang Selena Maiden."


Mendengar nama itu, Arra langsung bangkit dari tidurnya. memilih duduk dengan tegak.


"Katakan Bel, bagaimana masa lalu wanita itu?"


"Dia adalah seorang wanita malam."


"Ha?"


Arra terperangah, dia sangat terkejut dengan fakta ini. Pertemuannya dengan Selena memang diwaktu yang tak wajar, saat itu tengah malam dan Arra hanya melihat Selena di tengah malam yang sepi.


Wanita cantik itu keluar dari sebuah mobil mewah dengan pakaiannya yang begitu terbuka. Arra baru mengingat jika saat itu dia mencium aroma alkohol yang menyengat ketika mendekati wanita itu.


Mulut Arra menganga, dia coba menutupnya dengan satu tangan. Sementara Bella terus menceritakan informasi yang didapat dari anak buahnya.


Tentang Selena Maiden dan masa lalunya yang kelam.


"Berhati-hati lah Ra, orang-orang dari masa lalunya pasti ada yang mengenali kamu, meski wajah kalian tidak begitu mirip tapi namamu jelas Selena Maiden."


Arra terdiam, dia tidak mampu berkata-kata lagi. Karena apa yang dikhawatirkan oleh Bella baru saja dia alami.


Richard Cardi adalah pria dari masa lalu Selena.


Disaat Bella masih terus bercerita, Arra pun tergugu.


Dia jadi mengingat pula tentang Erzan yang selalu menyebutnya wanita penggoda.


Jadi Erzan juga tahu tentang masa lalu Selena Maiden? karena itulah dia selalu merendahkan ku.


Astaga! kenapa nasibku seperti ini.


Arra mengacak rambutnya frustasi, pikirannya semakin kacau ketika mengingat dia telah menggoda Erzan.