
Sudah beberapa hari Febry dan Feby tidak bertemu. Mereka ingin sekali bertemu walau sebentar saja namun ada saja kendala diantara mereka.
Tanggal pernikahan sudah di tetapkan oleh pak Rizki dan pak Ahmad beserta keluarga besar mereka, hanya tinggal menunggu hari ity tiba. Namun bagi Febry dan Feby itu sangat lama sekali.
Feby yang kesal nekat untuk keluar rumah bertemu teman - temannya untuk sekedar mengobrol dan bermain game online. Namuh hal itu selalu di cegah oleh Andri.
" Sabar Feb, nanti juga ketemu sama Febry ! "
" Ck... bukan begitu kak ! "
" Lalu bagaimana ? "
" Aku cuma mau kupul sama mereka ! "
" Kalau hanya untuk mabar game online bisakan di rumah saja ? "
" Iya deh "
" Kalem sedikitlah Feb "
" Iya kak "
Andri mengelus kepala adiknya agar dia sabar menunggu haru pernikahan. Tapi tetap saja Feby ingin keluar untuk bertemu teman - temanya.
Tak ingin berdebat dengan kakaknya, Feby pun masuk ke dalam kamarnya lagi dengan langkah gontai. Ingin sekali Hilwa tertawa melihat adik iparnya namun juha ada rasa kasihan pada Feby.
" Mas "
" Iya ? "
" Kasihan Feby "
" Biarkan saja "
" Huh kamu tuh "
" Nanti mereka berdua juga nekat untuk bertemu "
Hilwa masih memandangi pintu kamar Feby dengan rasa hawatir melihat adik iparnya bersedih.
...****************...
Keesokan harinya.
📩 Febry : Aku tunggu pulang kerja di tukang es kelapa dekat danau 😁
Feby yang sedang sibuk dengan pekerjaannya, tidak tau kalau ada pesan masuk dari Febry di handphonenya.
" Ck.... hari ini pekerjaan ku banyak sekali ! " keluh Feby.
" Iya nih, mana banyak yang komplen ! " seru temannya.
Feby masih terdiam sambil memijat keningnya.
" Bagaimana kalau pulang kerja kita ngopi ! " usul temannya.
" Boleh juga " balas Feby, kemudian mengambil handphonenya.
" Hah ! Febry mengirim pesan " dalam hati Feby.
Tanpa menunggu Feby membaca pesan dari Febry dan membalasnya.
📩Feby : Oke
Balas Feby sambil tersenyum.
" Guys, kayanya aku gak ikut deh "
" Loh kenapa Feb ? "
" Biasalah "
" Ckkk, iya deh "
" Gak seru gak ada kamu "
" Lain kali aja kawan, oke "
" Oke deh "
Feby sangat senang karena Febry mengajaknya bertemu. Sudah beberapa hari mereka tak bertemu hanya bisa bercakap melalui pesan singkat.
Pulang kerja pun tiba.
Feby segera melesat pergi dari tempat kerjanya sebelum Roby datang menjemput Laras disana. Dia takut Roby akan menggagalkan rencananya untuk bertemu dengan Febry di dekat danau.
" Huhhh untung saja Roby belum datang " ucap Feby lega.
Beberapa menit kemudian.
Feby memarkirkan motornya di sebelah motor Febry. Kemudian Feby berjalan mengahampiri Febry yang sudah menunggunya di tempat duduk.
" Maaf ya menunggu lama "
" Gak apa - apa, nih minum dulu "
" Makasih, kamu baik banget si "
" Dasar " Febry hanya tersenyum melihat tingkah calon istrinya.
" Tadi kamu ketemu Roby ? " tanya Febry.
" Enggak ! Aku cepat - cepat pergi sebelum Roby datang jemput Laras "
" Oke "
" Ada apa ngajak ketemuan ? " tanya Feby santai sambil meminum es kelapa.
" Pengen ketemy aja ! "
" Masa ? "
" Bodo "
" Hahaha " Feby tertawa melihat Febry yang kesal.
" Emang kamu gak mau ketemu sama aku ? "
" Ya maulah "
" Kirain gak mau "
" Mabar ? "
" Nanti aja "
" Tumben "
" Orang aku disini mau ketemu kamu bukan mau mabar hehee "
" Dasar " seperti biasa Feby memukul lengan Febry.
" By ? "
" Hmmm " sibuk mengambil kelapa yang ada di gelas.
" Kamu yakin mau nikah sama aku ? "
" Yakin, memang kenapa ? "
" Terus kenapa kamu melamar aku kalau gak yakin ? " protes Feby dengan wajah kesal.
" Tapi boong hahaha "
" Ihhhh ngeleselin banget si !!!! "
Bugk
Bugk
Lagi - lagi Feby meninju Febry.
" Lagian kamu serius banget ! " jawab Febry.
" Tau ah "
" Jangan ngambek, kan cuma becanda "
" Bodo ! "
Febry tak ada hentinya menggoda Feby sampai Feby kesal padanya.
" Sampai kapan kita tidak bertemu ? " tanya Feby.
" Sampai hari pernikahan kita "
" Lama banget ! " keluh Feby.
" Sabar ! "
" Aku rindu bertemu " ucap Feby.
" Aku juga "
" Aku rindu bertemu kalian berempat ! "
" Huhh kirain rindu sama aku doang ! " keluh Febry dalam hatinya.
" Tapi yang paling aku rindukan ya kamu hehe aku rindu bertemu kamu Febry ! " dalam hati Feby.
" Sabar By, nanti juga kita semua bisa ketemu lagi "
" Iya aku sabar sampai waktunya tiba "
" Nah gitu dong " Febry mengusap kepala Feby dengan lembut.
" HAYO KETAUAN YA ! " teriak Andri dan Roby yang mengejutkan mereka berdua.
" Astagfirullah, kak Andri !? "
" Mmm ketauan ya kalian berdua ! "
Feby panik saat kedatangan Andri dan Roby. Sedangkan Febry hanya bersikap biasa saja.
" Sudah di peringati kalian masih bertemu juga ya ! "
" Maaf kak, aku kangen sama adik mu " jawab Febry santai.
" Dasar kalian berdua "
" Aku udah curiga kak sama mereka berdua, soalnya mereka berdua pulang duluan daru tempat kerja " sambung Roby.
" Rese banget si Roby ! Gak boleh orang seneng ya ! " kata Feby.
" Ayolah ini untuk kebaikan kalian berdua "
" Iya iya "
" Kalau sudah selesai, ayo pulang " ucap Andri.
" Iya kak "
Mau tidak mau mereka berdua harus pulang kerumah masing - masing. Padahal mereka ingin sekali menghabiskan waktu bersama. Namun rencana mereka gagal karena kedatangan Andri dan Roby.
Sesampainya dirumah, bu Siti menatap curiga pada Feby yang baru saja sampai rumah bersama Andri.
" Assalamualaikum " ucap Feby dan Andri yang langsung menyalami ibunya.
" Waalaikumsalam, kok kalian bisa bareng ? "
" Iya bu tadi ketemu di jalan " jawab Andri cepat.
" Bapak mu kemana ? "
" Tadi aku sama bapak ketemu sama om Rizki, terus bapak di ajak pergi "
" Ohhh "
Bu Siti beralih menatap Feby yang senyum - senyum sendiri.
" Aku mau kekamar dulu ya hehee " kata Feby yag berlalu meninggalkan ibu dan kakaknya.
" Dia kenapa senyum - senyum sendiri ? " tanya bu siti pada Andri.
" Lagi kasmaran kali bu hahaa "
" Ohhh jangan - jangan dia abis ketemu Febry ya ? "
" Ibu tanya aja sama Feby hehee "
" Dasar kamu tuh "
Andri segera masuk kekamarnya meninggalkan bu siti yang tengah sibuk dengan jahitannya.
Didalam kamar Feby merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur sambil memeluk guling.
" Saat bertemu Febry rasanya beda sekali, tidak seperti biasa ya. Apa karena kita berdua saling mencintai ya ? Hehe tapi rasanya aku canggung sekali saat bertemu dengannya "
Feby diam sejenak sambil menatap langit - langit kamarnya.
" Aku merasa seperti ABG yang sedang jatuh cinta hahaa "
Tak lama handphone Feby berdering.
" Ihhhh siapa lagi yang telepon ? Mengganggu aja ! " tangan Feby meraba - raba mencari handphonenya setelah dapat Feby segera melihat siapa yang sedang menelponnya.
" Febry ! "
Dengan cepat Feby mengangkat telepon dari Febry.
📞Feby : Hallo
📞Febry : Kamu udah sampe rumah ?
📞Feby : Udah
📞Febry : Di omelin gak sama ibu ?
📞Feby : Enggak, tadi aku langsunh buru - buru masuk ke kamar hehehe
📞Febry : Dasar ! Yaudah kamu istirahat dulu aja. Aku juga mau mandi dulu
📞Feby : Oke deh
" Padahal aku masih rindu bertemu sama Febry tapi apa boleh buat tiba - tiba kak Andri dan Roby datang mengacau " kata Feby yang kesal.
" Sudahlah lebih baik aku mandi dulu biar lebih segar ! "