Febry & Feby

Febry & Feby
Liburan



" Ahhhhh akhirnya sampai juga " ucap mereka bersamaan.


Mereke segera memakirkan motor mereka di tempat parkir terdekat.


Rasa lelah mereka terbayar sudah dengan pemandangan yang indah dan udara yang sejuk. Sesekali mereka memejamkan mata dan menghirup udara segar. Senyuman terpancar di bibir mereka.


" Akhirnya bisa liburan juga ya kawan " ucap salah satu teman Jafar.


" Iya bang, udah lama nih kita pada gak liburan " sahut Roby sambing menggandeng Laras.


" Guys kita foto dulu sebelum main air ! " teriak Jafar yang baru saja datang dan di belakannya sudah ada tukang foto yang untuk mengambil foto mereka.


Mereka segera berkumpul dan mengambil pose masing - masing.


1


2


3


Ckrekkk


" Satu lagi bang ! "


" Siap "


1


2


3


Ckrekkkk


Setelah berfoto mereka memilih untuk beristirahat untuk sekedar minum kopi dan memakan cemilan.


" Kamu senang gak ? " tanya Feby pada Jacky.


" Senang dong apa lagi ada kamu "


" Ihhhhhh gombal "


" Ini lagi bucin banget " keluh Deni melirik Jacky dan Feby.


" Makanya punya pacar hahaha "


" Wah - wah dia ngeledek Rul "


" Belum tau ya siapa kita ya Den "


" Udah gak usah menghayal ! " sahut Febry yang tak sengaja mendengar pembicaraan mereka.


" Tau nih duo halu " cela Roby.


" Sahrul, Deni udah jangan halu terus ! Aku aja yang gak punya pacar biasa aja hehehe " balas Jafar sambil terkekeh.


" Apa ??? Yang benar saja "


" Biarin aja nanti juga pacarnya ilang "


Deni dan Sahrul perotes pada Jafar, karena mereka tau siapa pacarnya Jafar.


" Wah Kak Jafar, aku bilangin ya sama pacarnya " kata Roby.


" Ehhh jangan dong "


Selesai beristirahat sambil meminum kopi dan memakan beberapa cemilan mereka berlari ke arah laut. Ombak yang datang cukup tinggi dan menerpa mereka.


Mereka tertawa bersama saat tubuh mereka terkena ombak. Kemudian mereka terus mengulangi seperti itu.


Ketika mereka sedang asik menikmati ombak yang datang. Tiba - tiba ombak tinggi datang, mereka tidak menyadarinya karena asik bercanda.


Bryurr


Ombak menggulung mereka, Feby kehilangan keseimbangan sampai ingin terseret namun dengan sigap Febry menangkap dan memeluk Feby dengan erat.


Menlihat Feby yang dipeluk oleh Febry seketika membuat Lisa menjadi panas. Tangannya mengepal dan wajahnya memerah.


Uhuk


Uhuk


Uhuk


Feby batuk - batuk karena sempat meminu air laut. Febry segera mengusap belakang Feby. Jacky pun menghampiri Feby.


" Aku gak apa - apa ? "


" Gak apa - apa kok tenang aja " kata Feby sambil terkekeh.


" Terbawa ombak masih aja ketawa ! " perotes Febry dia tidak sadar telah mengabaikan seseorang karena sibuk dengan Feby.


" Sahabat mu itu sangat aneh ! "


" Ya begitulah "


Yang lain juga datang menghampiri Feby dan menanyakan kondisinya. Dengan santai Feby menjawabnya tidak apa - apa.


" Feb, sebaiknya kamu kembali pada Lisa " titah Feby yang tidak sengaja melihat Lisa yang memasang wajah penuh amarah.


" Iya "


Feby menatap Febry yang perlahan meninggalkan dirinya.


" Kembalilah padanya, tidak usah menghawatirkan ku ! " dalam hati Feby.


Walaupun sempat tergulung ombak, Feby tetap ingi bermain lagi bersama teman - temannya dan juga kekasihnya.


" Lisa ayo kesana " ajak Febry.


" Tidak, aku di sini saja "


" Semuanya menikmati liburan ini. Kamu jangan bersikap seperti ini "


Lisa diam sejenak. Takut Febry akan marah jadi dia menuruti perkataan Febry.


" Ayo "


Febry langsung menggandeng tangan Lisa dan menuntunnya menuju teman - temannya yang sedang menikmati ombak yang datang.


" Aku takut " kata Lisa yang tiba - tiba berhenti.


" Tidak apa - apa "


" Jika aku yang terbawa ombak, apa kamu mau menolong ku seperti kamu menolong sahabat mu ? "


" Tentu, aku akan menolong mu. Jadi ayolah aku tidak akan melepaskan genggaman ku "


Kata - kata yang di ucapkan oleh Febry membuat Lisa terharu. Dia semakin tidak ingin melepaskan Febry. Walau sifat Febry dingin dan cuek tapi dia penuh perhatian.


Perlahan Liaa dan Febry berjalan mendekati ombak yang datang. Yang lain sekilas menatap kedatangan Febry dan Lisa.


" Kak Feby, akhirnya dia mau juga ! " bisik Laras.


" Sttt, biarkan saja mereka berdua bersenang - senang "


" Iya Kak "


" Sayang, kamu parah banget gak mau tolongin aku tadi " keluh Jacky.


" Bodo. Aku senang melihat kamu menderita hahaha " Feby segera berlari menjauhi Jacky.


" Awas kamu ya ! " Jacky pun berlari mengejar Feby yang baru saja menggoda dia.


Roby secara bergantian melihat ke arah Febry dan Feby.


" Lihatlah mereka ! " kata Roby pada Laras.


" Kenapa ? " Laras segera memperhatikan Febry dan Feby.


" Akhirnya mereka pun menemukan kebahagian mereka masing - masing "


Laras hanya tersenyum menatap mereka yang bercanda dan tertawa dengan kekasih mereka masing - masing.


" Aku hanya tidak ingin mereka berjauhan ! "


" Sama aku juga " sahut Sahrul yang segera duduk di samping Roby.


" Sungguh sangat disayangkan jika mereka saling menjauhi karena mereka telah mendapatkan kekasih " balas Deni yang duduk tepat di hadapan Roby.


Mereka berempat menatap pasangan Febry dan Lisa kemudian beralih pada pasangan Feby dan Jacky dengan tatapan yang tidak bisa di artikan.


Karena terbawa suasana mereka berempat tidak menyadari bahwa ada ombak yang akan datang menghantam mereka.


Byur


Ombak pun menggulung mereka dan membawa mereka kepinggir. Roby segera menangkap Laras agar tidak terseret ombat seperti Feby.


Jafar juga teman - temannya tertawa melihat mereka berempat terkena ombak. Begitu pun dengan Feby, Jacky, Febry dan Lisa yang tidak sengaja melihat mereka terkena ombak.


" Hey kalian ngapin duduk di situ !? Udah tau omabknya tinggi " teriak Feby sambil tertawa.


Mereka berempat juga tertawa karena terlalu sibuk menatap kedua sahabat yang sudah mempunyai kekasih.


" Ini semua gara- gara Febry dan Feby ! " kata Roby berisik pada Laras, Deni dan Sahrul.


Puas bermain air mereka kembali kewarung kopi terdekat disana mereka beristirahat sejenak sambil berfoto - foto.


" Jacky "


" Hmm "


" Aku mau naik kuda ya "


" Kamu berani ? "


" Entahlah, makanya aku ingin mencobanya "


" Dasar aneh, ayo aku temani "


" Kalian mau kemana ? " tanya Sahrul.


" Mau naik kuda ! " jawab Feby cepat.


" Ikut ah " kata Sahrul yang segera berlari.


" Tunggu Rul " Deni pun ikut menyusul.


Feby yang tidak sabar ingin menaiki kuda langsung berlari mendekati kuda tersebut.


Tanpa menunggu lama Feby pun menaikinya. Dan tentu saja di temani oleh pemandunya.


" Bang, kudanya gak galakkan ? "


" Tidak neng "


" Oke "


" Feb hati - hati " ucap Jacky.


" Ayo kalian naik juga, tuh masih ada lagi kudanya "


Mereka bertiga hanya saling pandang.


" Ihhh kenapa diam aja. Ayo "


" Jacky, kamu duluan " kata Sahrul.


" Kamu aja "


" Kamu aja "


Mereka saling dorng mendorong.


" Jacky ayo ! " titah Feby.


" Baiklah "


Dengan sangat terpaksa akhirnya Jacky menaikanya.


Baru saja Jacky ingin menaikinya kuda itu mengeluarkan suaranya yang membuat Jacky ketakutan.


" Feby !! " Jacky merengek memanggil Feby.


Lantas Feby, Deni dan Sahrul tertawa melihat Jacky yang ketakutan.


" Gak apa - apa Mas, naik aja " kata pemandu kuda itu.


Mau tidak mau Jacky harus menaiki kuda itu. Saat berhasil menaikinya Jacky dan Feby berjalan bersama dengan menaiki kuda.


Sahrul dan Deni tidak segan untuk memfoto dan memvideokan mereka.


" Feb, kamu seperti kesatria hahaha " puji Sahrul.


" Ada - ada aja kamu Rul "


" Rul - Rul, mereka serasi ya " bisik Deni.


" Iya "


Setelah Feby dan Jacky menaiki kuda sekarang gantian giliran Deni dan Sahrul yang menaiki kuda sedangkan Feby yanh mengambil foto dan video mereka.


Tak terasa hari semakin sore mereka segera mengganti pakaian dan bersiap untuk pulang.


" Sudah kumpul semuanya " tanya Jafar.


" Sudah ! " teriak mereka.


" Sebelum kita mulai perjalanan pulang mari kita berdoa menurut keparcayaan dan keyakinan masing - masing, agar kita selamat sampai rumah. Berdoa mulai "


Seperti biasa Jafar yang mempimpin doa dan mereka mengikutinya.


" Selesai "


" Yuk kita pulang "


Mereka berjalan menuju motor mereka masing - masing. Perlahan mereka menggerakan motor mereka pergi meninggalkan pantai Pelabuhan Ratu.


Mereka meresa puas dengan liburan kali ini. Begitu juga Lisa, awalnya Lisa sangat tidak senang namun Febry bisa mengambil hati Lisa dengan baik agar dia tidak marah lagi.


Jacky juga sangat senang liburan bersama Feby kekasihnya dan teman - temannya Feby. Kehadiran Jacky di terima baik oleh mereka. Dan dia juga senang Feby sudah mulai terbiasa akan kehadirannya di sisinya. Bahkan saat berboncengan motor sesekali Feby memeluk Jacky dari belakang dan Jacky mengusap lembut tangan Feby.