Febry & Feby

Febry & Feby
Gelisah



Jacky memacukan motornya hingga sampai tempat tujuan yang dia rencanakan dengan Lisa.


Ciiiitttttttt


Jacky memarkirkan motornya di sebuah club malam yang terkenal di kota.


" Kenapa kita kesini ?? " tanya Feby yang mulai tidak senang.


" Teman ku mengadakan acara disini "


" Kamu yakin ? "


" Iya sayang "


" Aku belum pernah menginjakan kaki ku disini ! Jika bapak, ibu dan kak Andri tau habis aku "


" Ayo masuk "


Jacky mengulurkan tangannya pada Feby.


" Ayo "


Feby terlihat begitu ragu - ragu dengan uluran tangan Jacky. Dia begitu gelisah dengan keadaan saat ini.


" Ada apa hmm ? "


Feby masih terdiam dan menatap club itu.


" Kenapa kamu menjadi gelisah ? "


" Aku tidak mau kesana "


" Apa yang membuat mu gelisah ? "


Feby hanya diam saja.


" Aku sudah janji dengan teman - teman ku di sana "


Feby jadi tambah gelisah, dia tidak ingin masuk ke sana tapi kekasihnya sudah membuat janji dengan teman - temannya.


" Oke, tapi jangan lama - lama ya "


" Siap sayang, ayo " Jacki menggenggam erat tanagan Feby. Disana sudah ada Lisa yang sudah menunggu kedatangan Jacky dan Feby.


...****************...


" Sudah sampai sini aja " ucap seorang wanita.


" Yakin ? "


" Iya Sahrul "


" Tidak mau ku antar sampai dalam ? "


" Tidak "


" Oke "


Wanita itu mengalihkan pandangannya setelah berbincang dengan Sahrul menuju tempt parkir club.


" Rul Rul !!! " wanita itu mengguncang tangan Sahrul yang hendak pergi dengan motornya.


" Apa ? "


" Lihat itu ! "


Mata Sahrul tuju ketempat parkir club.


" Bukannya itu Feby ya ? "


" Iya benar itu Feby dan Jacky "


" Mau aapa dia kesini ? "


Wanita itu dan Sahrul tengah berpikir.


" Rul sebaiknya kamu menghubungi kembarannya, aku takut terjadi sesuatu "


" Kembarannya tidak mungkin merespon, karena mereka berdua sedang bertengkar ! " ucap Sahrul frustasi.


" Ihhhh udah cepat hubungi aja ! "


" Kamu ini sok tau banget, mungkin aja Feby dan pacarnya cuma sebentar disana "


" Kamu gak ngerti Rul disana tuh tempat apa ! " panik.


" Oke - oke aku hubungin dulu tapi kamu tenang dulu "


" Ya udah cepat "


Wanita yang bersama Sahrul terus memperhatikan Feby dan Jacky sedangkan Sahrul sibuk menelpon Febry yang tidak merespon telponnya.


" Gak di respon lagi " keluh Sahrul "


" Teman mu terliht gelisah "


Sahrul juga ikut hawatir.


" Ckk agrhhh Robu juga gak bisa di hubungin lagi ! "


" Oh tidak mereka masuk ! "


" Sial !! "


" Ayo kamu ikut ! " wanita itu mengajak Sahrul masuk kedalam untuk mengikuti Feby dan Jacky.


Setelah masuk kedalam club dengan cahaya remang - remang Sahrul mengedarkan pandangannya.


📩Sahrul " Den !!! Tolong cari Febry penting ! Kalau sudah ketemu tolong beritahu kalau Feby ada di club. Cepat ini darurat !


Sahrul mengirimkan pesan singkat pada Deni namun belum juga direspon.


" Ck.... mereka lagi pada ngapain si !? " kesal.


" Kayanya teman mu ingin di kerjain deh " kata wanita itu yang memperhatikan.


" Tunggu - tunggu ! Itu kan Lisa ! "


" Kamu kenal ? "


" Yaa, dia pacarnya Febry "


" Benar dugaan ku, Feby ingin di kerjai ! "


...****************...


" Pak, udah jam 10 lewat Feby belum pulang juga "


" Bapak akan cari dia "


Cklek


Suara pintu terbuka.


" Bapak mau kemana ? " tanya Andri.


" Adik mu belum pulang juga "


" Andri yang aka cari Feby "


" Bapak juga tidak ingin mencari Feby "


" Sudah, tapo nomornya tidak dapat di hubungi "


" Sayang, mas pergi dulu ya "


" Iya mas hati - hati "


" Bapak tunggu aja di rumah ya "


Andri segera pergi mencari adiknya. Ppak Ahmad sebagai orang tua juga tidak bisa diam saja akhirnya pak Ahmad pun keluar rumah. Untunglah pak Ahmad bertemu dengan Febry yang baru saja pulang bersama dengan Roby.


" Febry ! "


" Pak "


Febry memberhentikan motornya lalu dia dan Roby menyalami pak Ahmad.


" Ada apa pak ? Kelihatannya bapak panik sekali ? " tanya Roby.


" Iya Roby, Feby belum pulang "


" Apa ?! "


" Bapak bingung mau cari kemana ? "


" Biar Febry yang cari "


" Tolong bapak ya Feb "


" Bappa tenang aja, biar Febry dan Roby yang mencari feby "


" Terimakasih ya Feb, Rob "


" Iya pak, kalau begitu kami pergi dulu ya pak "


" Iya hati - hati ya "


Febry segera pergi mencari Feby hingga di persimpangan Roby dan Deni hampir bertabrakan.


Cittttt.


" Gila !!! "


" Ehhh Deni "


" Huhhhh akhirnya ketemu juga "


" Ada apa Den ? " tanya Febry heran.


" Feby ! "


" Feby, kamu liat Feby "


" Kalian ikut aku aja sekarang " ucap Deni lalu segera memacuka motornya dengan kecepatan tinggi.


Di dalam perjalanan.


" Si Deni udah gila ya naik motor cepet banget ! " kata Roby.


" Sepertinya ada yang tidak beres ! " sahut Febry.


...****************...


Di dalam club Sahrul diam - dia mengambil foto Lisa yang sedang bersama seorang laki - laki.


Sahrul juga melihat Lisa mendekati pelayan club dan menaruh sesuatu pada minuman yang pelayan bawa.


Sahrul mengepalkan tangannya saat tau pelayan itu ingin memberi minuman pada siapa.


"Kurang ajar "


" Akan ku tangani " kata wanita itu, namun saat wanita itu hendak melangkah maju tangannya di tarik oleh seseorang.


" Sahrul tunggu sebentar ! " wanita itu tidak bisa melawan karena yang menarik tangannya adalah bosnya. Mau tidak mau Sahrul mengamtinya sendiri.


" Mana lagi mereka ! " keluh Sahrul.


Sementara itu Jacky tengah asik mengobrol dengan teman - temannya sambil tanganya merangkul Feby. Rasa tidak nyaman merajai dirinya, karena selama ini Jacky belum pernah seperti itu.


" Jacky, pacar mu diam saja ? "


" Ya dia agk sedikit pemalu "


" Ayo kita nari disana ! "


" Tidak terimkasih aku disini saja " tolak Feby.


" Apa - apaan ini !? Aku seperti tidak punya harga diri berada di tempat ini ! Jacky juga terlihat agresif disini " batin Feby.


" Kamu kenapa " bisik Jacky.


" Aku ingin pulang "


" Kamu mulai tidak nyaman ya ? "


" Iya "


" Maaf ya, tunggu sebentar lagi "


" Oke "


Tak lama pelayan pun datang membawa minuman untuk mereka berdua.


" Permisi "


" Iya "


Pelayan itu segera menaruh minuman itu di meja.


" Terimakasih "


Sahrul terus merekam apa yang sedang terjadi.


" Sial dia sudah memberi minuman itu pada Feby "


Wanita itu juga memanadang kearah Feby dan Jacky, dia hawatir akan terjadi sesuatu pada Feby.


" Ayo minum sayang "


" Tidak, aku tidak minum alkohol ! " tilak Feby.


Jacky sedikit kecewa dengan penolaan Feby.


" Ini bukan alkohol sayang percaya pada ku "


" Iya nanti aku minum "


Sahrul terus memperhatika Feby dengan penuh harap Feby tidak akan meminum minuman itu.


" Please Feb jangan diminum ! "


Beralih pada Lisa yang sedang memadukasih dengan pria bule di club itu. Sahrul merasa jijik dengan Lisa yamg terlalu gampangan.


" Kamu sungguh cantik, tapi sayang kamu murah sekali ! " ucap Sahrul.


" Lihat saja akan ku perlihatkan pada Febry kalau kalian bersekongkol ingin berniat buruk pada Feby ! "


" Mereka juga keterlaluan kenapa belum sampai ?! Padahal Deni sudah tau club ini tapi kenapa mereka lama sekali ! Aku takut Feby kenapa - kenapa dan aku juga takut tidam bisa berbuat banyak ! "