Duren & Jantik

Duren & Jantik
Liburannya Crazy Rich



Pagi pun menjelang April bangun dari tidurnya lalu mendudukkan badannya,dilihatnya suami serta putra nya masih tertidur pulas, ia begitu senang menatap mereka.


Semalam mereka tidur bertiga di ranjang itu dengan Abhi yang menjadi penengah diantara mereka.


Tak lama kedua pria berbeda umur itu pun mengucek matanya dan ikut terbangun dari tidurnya, mereka pun bergantian ke kamar mandi untuk melakasanakan kewajibannya.


Usai melaksanakan shubuh berjamaah mereka pun bersiap sedangkan April sibuk berhias , akhirnya matahari pun mulai muncul lalu mereka keluar untuk sarapan, mereka akan sarapan di roof top kamar hotelnya.


April yang sudah bersiap memakai dress muslim berwana putih tulang dan hijab warna ungu begitu senang saat mereka sarapan rupanya sudah banyak balon udara sudah beterbangan diatas hotel itu... ya.. Cappadocia memang terkenal akan keindahan balon udaranya...



"Pah... balonnya banyak banget...." ucap Abhi yang antusias melihat balon udara itu .


Kini ia begitu akrab kepada papanya,mereka selalu menempel bersama . bahkan April banyak mengalah untuk kebersamaan mereka itu karena kini Abhi begitu dekat dengan sang papa..


"Iya sayang kamu mau naik nggak...." tanya Oemar padanya


"Mau...." kini malah April yang lebih dulu menyahutinya, yang sedari tadi tengah berdiri fokus melihat balon diatas .


"Ish...gak seru ah..yang ditanya siapa... yang mau siapa...." tutur Oemar sambil melirik senyum ke arah sang putra, dan Abhi pun ikut tersenyum kala papanya menggoda bundanya dengan penuturannya.


"Ih..mas aku juga mau tau... yuk naik yuk...kayaknya seru deh, ini kan impiannya si Kinan tau mas ke Cappadocia ternyata malah aku yang duluan kesini. ..." celutuknya yang terus melihat para balon diudara itu.


Oemar pun mengerenyitkan dahinya, lagi-lagi ia dibuat bingung dengan istrinya .. Siapa..si Kinan ini kok dibawa-bawa , perasaan gak ada temannya yang bernama kinan.


"Kinan siapa Bee...." tanya nya heran


"Itu lhoo yang di N*tflix mas..."


"Apaan itu.." tanya nya semakin bingung karena sang CEO itu tak pernah melihat dunia maya atau pun televisi., pria kaya ini hanya melihat dunia bisnis saja.


"Itu lhoo mas pemain serial di n*tflix , malah di bioskop kemaren booming juga lhooo..."


"Haduuh... kamu tuh ada-ada aja Bee...." Oemar pun menepuk jidatnya,bagaimana mungkin ia tahu serial itu sedangakn selama ini ia hanya fokus bekerja seharian menatap tumpukan berkas .


"Hehehe... udah ah yuk kita makan dulu setelah ini kita naik balon udara lalu ke time zone, besok Abhi harus kembali ke pesantren kan,jadi hari ini kita akan main lagi sampe puas...oke...." lanjut Oemar sambil mengajak tos pada anaknya


Mereka pun sarapan bersama dan setelahnya mereka langsung menaiaki balon udara di Cappadocia itu.



Begitu indah melihat pemandangan kota itu dari atas.


"Masss kita selfi yuk..." ajak April yang sudah mengeluarkan ponsel miliknya itu.


Oemar pun hanya mengangguk pasrah pasalanya selama ada disini sang istri selalu berselfi ria kemana pun tempat yang ia kunjungi. Mungkin kini handphone nya sudah dalam mode memori yang hampir penuh, bagaimana tidak setiap berfoto disatu tempat pasti akan menghabiskan jepretan berkali-kali.


"Masss kurang ke bawah ih..perut aku gak keliatan..." protes April


"Kenapa bun sama perutnya kok harus diliatin kan dedenya belum keliatan juga..." tanya Abhi polos


"Buat kenang-kenangan sayang kalo kita itu sudah naik balon udara pas bunda lagi hamil adik ke 2 kamu... " terang nya


"Sudahlah Bhi...biarkan saja bunda mu itu, nanti kalau nangis gak ada permen lho..." ledek Oemar yang masih memegang alat perselfian yang istrinya bawa itu.


"Ish.. kalian ini...udah ah ayoo cepet kita gaya...." ajaknya yang sudah malas berdebat dengan ke dua pria didepannya.


Usai Selfie ria mereka pun turun dari sana dan Oemar langsung saja melakukan chekout di hotel itu dan pergi bersama istri dan anaknya serta sang supir dan ketiga bodyguard gagah nya.


Kini mereka tengah pergi menuju tempat wisata bermain terbesar di Turkey yaa mereka menuju Vialand di Eyüpsultan ,Gaziosmanpaşa, Istanbul . Disana terdapat berbagai permaianan yang dapat dinikmati para kalangan anak maupun dewasa .


Karena tadi perjalanan mereka cukup lama dengan jarak arah yang lumayan jauh alhasil siang menuju sore mereka baru sampai sana.



Karena Abhi yang sudah kegirangan saat melihat wahana besar itu dia pun langsung menarik tangan bunda dan papanya itu.


Didalam sana mereka menikmati setiap permainan meski yang naik kebanyakan Oemar dan Abhi karena April tengah hamil muda jadi tak banyak permainan yang boleh dinaiki bumil ,meski agak kecewa namun April tetap bahagia melihat kebersamaan dua pria beda umur didepannya.


"Pah..kita naik itu yuk..." ajak Abhi lagi sambil menunjuk ke arah permainan yang begitu tinggi.


"Siiaap...." jawabnya semangat


"Sabar ya Bee... demi anak kita kamu gak boleh naik itu bahaya oke... " ucapnya menenangkan sambil mengecup kening sang istri


Cuup


April pun terkejut dengar perlakuan suaminya didepan banyak orang yang berlalu lalang itu. Namun Oemar mah masa bodoh dengan orang lain ia pun langsung meninggalkan sang istri setelah mengecupnya sesangkan April merasa malu dan senang sehingga pipinya bersemu.


Entah kenapa setiap sentuhan sang suami selalu membuat dirinya bersemu dan masih berdebar padahal mereka sudah menikah 7bulan lebih.


💧



Di Indonnesia


Salsa dan Frans yang dari kemarin malam sudah tiba di indonesia kini merek hendak berencana menemui keluarga besar Salsa sore ini.


Frans memakai celana panjang dan hem berwarna coklat membuat penampilannya terlihat cool dan tampan meski ia bukan dari kalangan atas alias orang kaya namun ia memiliki good looking yang setara dengan para artis yang seliweran di dalam kotak tabung.


Frans terlihat gugup dan bergetar kala mobilnya sudah sampai didepan rumah mewah itu.


Yaa...dia tadi dijemput oleh Salsa karena Salsa pun selama ini tinggal di apartemen jadi ia berangkat bersama menuju kediamannya.


"Yuk masuk ..." ajaknya lagi


"Aku grogi Sal...takut salah ngomong..."


" Udah masuk aja yuk kamu juga kan sering ketemu mama sama papa...." jawab Salsa menenangkan ,memang benar selama ini mereka sudah mengenal Frans sedari kecil dulu mereka bertetangga sehingga hampir setiap hari saat berangkat sekolah mereka selalu bersama,hingga suatu hari ayah Salsa yang merupakan Dekan terkenal di sebuah kampus harus dipindah tugaskan ke daerah lain membuat mereka harus berpisah .


Namun mereka dipertemukan kembali di dalam perusahaan S.K.I group secara tak sengaja.


Mereka pun masuk ke dalam , disana rupanya tengah berkumpul keluarga Salsa yang terdapat adik serta kakak dan para istrinya.


"Tuh...Salsa udah pulang..." ucap Kakak Salsa yang sedang menggendong bayi ditangannya itu


Mereka pun bersalaman dan diikuti Frans di dbelakangnya.


"Lhoo ada nak Frans juga..." jawab Devi ramah yang tak lain adalah mama nya Salsa


"Sore tan...." jawab Frans gugup


"Sore.... kamu apa kabar sudah lama nggak pernah main kesini lagi..."kini sang papa yang menyahutinya saat Frans sudah tiba didepan nya untuk bersalaman .


"Maaf Om Frans sibuk lembur belakang an ini...."


Mereka pun berbasa basi dan berbincang dahulu hingga suara berat Salsa membuyarkan segala tawa didalam rumah mewah itu.


"*Apa...hamil...."


💧



...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...----------------...


......................


Hay readers... terima kasih sudah mampir.. janganuoa Loke dan Komen ya.... mohong tinggalakn jejaknya ya....


🍃Happy Reading 🍃


🌞


☀️*


.


.