Duren & Jantik

Duren & Jantik
Melepas Rindu



"Siapa juga yang pacaran... yey...." sahut Karin yang kesal pada Vino


"Hadeh... masak makan bareng, pulang dianter, kemana-mana berdua itu nama nya apaan neng kalo bukan pacaran ...." timpal Vino


"Yey...kepo lu...." sahut Karin


"Kalian serius Van...." kini Oemar yang menyahuti pertanyaan yang ditujukan pada Devan


Devan yang di tanya Oemar pun langsung terkejut ,seketika roti yang ia makan tersedak di tenggorokan nya


"Uhuk...uhuk..uhuk..."


Dengan siaga Karin pun langsung memberikan air putih dan menepuk-nepuk punggung Devan


"Kamu gak papa...." tanya Karin khawatir


"Aku gak papa...." jawab Devan sambil meminum airnya lagi


"Ish... gara-gara kakak nih Devan jadi tersedak kan..." ujar Karin melirik sang kakak


"Ciye..ciye...." sahut Vino dan Frans bersamaan


Karin yang baru sadar akan perbuatan nya menjadi canggung dan malu.


"Aih...." ujarnya menepuk jidat sendiri


"Loe belum menjawab pertanyaan gue tadi lhoo..." sahut Oemar lagi


"Ehm... kita sedang menjalani saja pak...." ucap Devan grogi


"Panggil nya santai aja bukan dikantor ini, kalau loe serius ma tu bocah datengin keluarga nya jangan lama-lama tu bocah tambah tua...." ucap Oemar melihat sang adik yang sudah kesal padanya


"Kakak ih resek banget deh... "


"Resek dari mana kan kakak bantuin ini...."


"Tau ah..." Karin yang malu pun beranjak dari duduk nya dan meninggalkan mereka ,pasalnya mereka saja belum jadian tapi udah di interogasi seperti ini, Karin serasa kehilangan muka di hadapan Devan karena ulah sang kakak.


Sedangkan mereka malah menertawakan Karin yang pasti sudah malu ke ubun-ubun.


"Oh ya kita pamit dulu ya udah malem besok mau ke kantor..." pamit Frans pada semua nya


"Iya Pril kita pamit ya.. semoga kamu dan dede bayi nya sehat selalu ya..." ucap Salsa


"Aamiin...semoga kamu juga segera diberi momongan, bikin yang gencar ya...." jawab April sambil menempelkan pipinya pada Salsa


"Pasti dong..penganten baru...." sahut Frans antusias


"Songong...." timpal Devan


"Iri...bilang bos... makanya kawin sono..." sahut Frans lagi


"Nikah dulu bambang...." ucap Vino menyahuti


"Heheh..iya lupa..." Frans


"Haahahahahah....." merka pun menertawakan Frans .


🌙🌙🌙🌜🌜🌜


Malam pun semakin larut acara berjalan lancar dan para rekan nya pun sudah pulang , keluarga Ghurair pun kembali ke kamar masing-masing, sedangkan Abhi tidur bersama nenek nya Euis di kamar tamu, ia begitu rindu nenek nya itu , Tiara pun ikut tidur disana karena kangen sama emaknya juga . Dan Nia yang biasanya tidur sendiri lebih memilih ikut tidur bersama Abhi karena biar ramai katanya...


Sementara dikamar lainnya Oemar yang sudah tak tahan sejak tadi menahan gejolak hasrat yang membuncak ia pun segera menghampiri sang istri yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan memakai pakain tidur yang begitu minim semakin membuat nya menggila ingin segera menyentuh setiap inci dari sang istri.



"Menggoda ku hem...." tanya nya sambil memeluk istrinya dari belakang ia pun meneglus perut buncit April yang semakin memperlihatkan keseksian nya.


Memang benar apa kata orang jika orang hamil akan terlihat lebih sexy dan montok. Itulah yang kini dirasakan Oemar semakin hari istrinya semakin cantik dan sexy saja membuat pusaka dibalik kolor nya meronta-ronta.


"Sengaja sayang bukan kah kamu merindukan ku...." jawab April manja


"Sangat...Sangat merindukan mu Bee..."


"akh... " pekik April yang tiba-tiba di gendong Oemar menuju tempat tidur


"Emh...." lenguh April yang kini sudah mendapat serangan mendadak dari bibir sexy sang suami, Oemar melahap habis bibir sexy berwarna nude itu, dengan sigap Oemar pun menurunkan tali yang mengait di pundak April, karena April tak memakai bra maka terpampang lah kedua benda kenyal milik sang istri yang bertambah montok akibat kehamilan nya dan siapa lagi jika bukan perbuatan dari sang suami.


Dengan menggebu Oemar pun melancarkan segala aksinya yanh sudah ia tahan akibat berpuasa selama beberapa minggu ini. Kini ia tuntaskan hasrat nya yang sedang menggelora.


Puas bermain-main dengan segala area sensitif sang istri hingga membuat erangan dan ******* darinya membuat ia pun makin menggila, Apalagi April juga amat berhasrat membuat nya mengambil alih , ia begitu lihai dengan permainan tangan dan mulutnya hingga membuat sang suami mendesah kegilaan.


Tak tahan dengan itu Oemar pun kembali mengambil komando dan mulai melancarkan pacuan untuk memulai perang bersama sang istri, peluh keringat sudah bercucuran keluar dari sepasang insan yang tengah menikmati perpacuan kuda diatas kasur.


Oemar pun bermain dengan ritme yang pelan karena sang istri tengah berbadan dua namun malah semakin membuatnya melenguh nikmat hingga saat pelepasan nya yang sudah menyembur kedalam sarang yang kembali menghangatkan rahim milik April membuat mereka lemas dan terbaring lelap sambil berpelukan.


Lain kamar lain pula pasangan nya, jika April dan Oemar sudah lelah dengan 3 ronde berbeda dengan pasangan pengantin baru yang sudah beronde-ronde melakukan penyatuan namun mereka masih saja bertempur diatas kasur.


"Aaahhh...Phi...kamu hebat sayang...."


"Euuuh......kamu juga Mhi... masih rapat dan menggigit sayang membuat ku ingin terus dan terus...."


"Semua milikmu sayang...."


Frans pun terus menindih tubuh Salsa dengan kuat nya, dengan memakai gaya ***** ***** membuat Frans semakin kencang berpacu kuda dan tangan nya terus bergerilya pada benda kenyal Salsa dengan kuat sehinga segala erangan dan ******* pun menggema di kamar itu.


"A-aku ah..ma-mau keluar sayang...."


"Tahan sayang...kita keluar bersama...."


Aahhh...... desah mereka


Frans yang terus menghujam pun akhirnya mereka mendapat pelepasan bersama yang membuat keduanya ambruk karena kelelahan.


Akhirnya mereka pun tidur dengan bahagia sambil berpelukan.


.


🌞🌞🌞🌞


Keesokan paginya April yang sudah segar dan sehat ia kembali memasak untuk para penghuni Ghurair, bi Inah yamg melihat nyonya muda nya itu dapat kembali beraktifitas membuatnya senang.


"Biar bibi bantu ya non..."


"Oh..boleh bi.. hari ini April mau memasak menu kesukaan Abhi dan Nia udah lama April gak masakin buat mereka bi...." jawab April sambil tangan nya sibuk menggoyangkan teflon dan spatula .


"Betul non... semua sangat rindu sama masakan non... termasuk bibi, habis nya masakan non enak banget...."


"Ah.. si bibi mah bisa aja deh hehehehe ...." jawba April merendah.


Akhirnya masakan nya pun sudah jadi dan April kembali ke kamar untuk membangunkan sang suami sehingga segala maskaan akan di sajikan di atas meja oleh para Art.


Setelah memasak April selalu kembali membersihkan tubuhnya agar saat suaminya bangun ia sudah wangi tak bau asap dapur.


Kini keluarga Ghurair sudah berkumpul di meja makan termasuk orang tua April dan kakak serta adiknya ikut serta dalam sarapan pagi ini, begitu senang April melihat ini semua.


"Bunda enak...Abhi kangen masakan bunda deh...." sahut Abhi sambil mengunyah makanan nya


"Sama Nia juga..." sahut Nia sambil memakan makanan nya.


"Iya... kalian makan yang banyak yah.. nanti siang bunda bikinin cake kesukaan kalin mau nggak..."


"Mau....." ucap kedua bocah itu bersama


Hendro dan Diva serta yang lainnya geleng-geleng melihat tingkah kedua bocil yang menggemaskan itu.


Usai sarapan rupanya Euis dan Khusni berpamitan mereka akan kembali ke Purwakarta, sedangakn Tiara akan kembali ke asrama nya....


"Emak...ati-ati dijalan ya...." ucap Apri sedih kembali jauh dari sang ibu.


"Iya nak.. kamu hati-hati di sini jaga kesehatan jangan lupa makan yang banyak biar cucu emak sehat terus...."


"Iya mak...."


Mereka pun berpelukan penuh haru dan Keluarga April pun pergi meninggalakn mansion itu.


💧



...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...----------------...


......................


Hay.... Readers... jangan Lupa Like dan Komen ya 😉


Terimankasih sudah mampir.... 🙏🙏🙏🙏


🍃Happy Reading 🍃


🌞


☀️


.