
Setelah April pergi dengan Diva rupanya Eyang dan yang lainnya tengah ngegibah in April
"Kalian lihat.. pakaian nya norak sekali..." ucap Kakak sulung dari Hendro.
Hendro merupakan anak ke 3 dari 5 bersaudara ,mereka semua merupakan keluarga para sultan .Ke 5 anak Gendhis memang sukses di bidangnya masing-masing,ada yang berprofesi sebagai keluarga dokter , pengusaha, pebisnis, perhotelan, restoran bahkan ada yang memiliki perusahaan kapal pesiar.
Namun dari ke 5 saudara itu memang hanya 1 yang selalu pro dan kontra dengan keadaan Hendro .. dia adalah kakak sulungnya yang sedari dulu iri terhadap kesuksesan Hendro dalam menjalani bisnis nya, apalagi keberhasilan Hendro saat mendidik putra sulungnya menjadi pengusaha yang mandiri tanpa bantuan dari kekayaan Hendro. Dengan ke irianya itulah ia pun ikut nimbrung dan menjadi pendukung Bella di keluarganya.
"Iya pah bener.. apa Hendro itu gak bisa lihat ya... perempuan seperti itu kan malah bakalan menguras kekayaannya saja...."timpal istrinya
"Betul itu...jeng.. wajah nya aja sok alim tapi dalemnya...busuk... suka menggoda pria kaya dengan tampang polosnya itu...." ujar ibu Bella yang ikut mengompori keadaan disana
Oemar yang tengah berbincang dengan papanya serta keluarga yang lain pun tampak sedikit mendengar pembicaraan mereka yang sudah menghina April. Rasanya ingin sekali ia meluapkan segala amarahnya namun papa Hendro dengan sabar memegang tangan putra nya itu.
"Sabar nak.... cukup diam dan tak perlu mendengarkan mereka... jangan menjelaskan tentang istrimu kepada mereka , karena yang menyukai April tak butuh itu, dan yang membenci tidak akan percaya penjelasanmu. Biarka saja mereka bicara sesukanya toh..nanti juga capek sendiri...." terang Hendro menasehati putranya itu
Oemar pun menghembuskan nafasnya kasar,
"Hem.. baiklah pah..."
"Tapi pah...kalo dibiarkan mereka bakalan Tuman tau pah...." sahut Karin yang ikut kesal
"Sudah lah nak.. tak usah memikirkan mereka lagi, kita lihat saja sekarang ibumu yang akan membereskan semua nya...." ucap Hendro tenang
"Memang...ada apa pah.. apa akan ada surprise...."tebak karin
Hendro pun hanya tersenyum dan menaikkan bahunya.
"Ish.. papah gak seru ah... main rahasia-rahasian dari Karin..."
Mereka pun tertawa bersama melihat Karin yang penasaran itu.
Sedangkan di kamar , Diva tengah menenangkan menantunya itu pasca kejadian tadi dengan keluarga besarnya.
"Sayang... jangan kamu masukin hati ya semua omongan eyang barusan, ibu itu memang seperti itu orang nya suka ceplas ceplos,tapi sebenarnya orang nya baik kok...." ucap Diva sambil mengambil pakaian yang ada di lemari itu
"Iya maa... April gak papa kok,menghadapi orang speerti itu sudah biasa mah ..." jawab April tersenyum kecut
"Kamu memang perempuan yang tepat sayang..." puji Diva sambil mengelus pipinya
"Oh ya..maa April sedikit bingung aja kenapa Eyang sikapnya berbeda sekali jika dengan Bella, apa Eyang tidak tahu permasalahan di rumah tangganya mereka dulu..." tanya April pada ibu mertuanya itu
"Eyang memang sangat menyayangi Oemar dari kecil bahkan saat mereka menikah pun eyang juga ikut menyayangi Bella, jadi pada saat perceraian terjadi eyang paling menentangnya dan bersikukuh bahwa perceraian itu tidak ada. Begitulah ibu kalau sudah sayang sama orang bliau akan menutup mata dan telinganya,jadi dia tidak akan mendengar penjelasan apapun bila tidak melihatnya langsung...."
"Ohw... begitu ya mah... beruntung banget ya mah Bella itu bisa disayangi Eyang terus..."lirih April tampak kesedihan di wajahnya itu
"Kamu tenang saja....cepat atau lambat ibu pasti akan lebih menyayangimu ,mama yakin itu, kamu yang sabar ya.. jangan terlalu dipikirkan oleh tingkah mereka, inget...sekarang ada janin diperut mu yang harus kamu jaga ya nak...."
"Iya.. mah April mengerti...."
"Ya sudah kalau gitu sini... kamu ganti baju pakai ini biar nanti dandani secantik... mungkin..."ucapnya sambil memberikan pakaian berwarna blewah kombinasi coklat dan gold.
"Tapi buat apa mah.. April rasa gak perlu dan kehadiran April pun tak begitu diharapakan di sini...."
"Eits... meski mereka menganggap mu tak penting tapi buat mama kamu adalah orang terpenting nak... sudah nurut saja ya..." titah ibu mertuanya itu
April pun menurutinya dan langsung memakai pakaian itu,betapa kagumnya dengan pakain itu kainnya yang halus dan lembut serta nyaman saat di pakai.
Setelah berganti pakaian ia pun keluar dan menghampiri mertuanya, disana rupanya sudah ada MUA yang akan mendandani April.
"Sini sayang...." ajak Diva ,ia pun menarik tangan April dan mendudukannya di depan meja rias
"Okey.. mbk sari... tolong buat dia secantik mungkin tapi yang natural ya... saya gak mau dia terlihat menor...." titah Diva
"Siap bu... duuh... ini mah pasti cantik sekali wajahnya aja sudah cantik tanpa makeup tinggal di gambar sedikit bisa jadi seperti ratu..." puji sang MUA itu
"Menantu saya memang cantik ,maka dari itu saya mau kamu meng makeover nya..."
MUA itu pun mulai mengotak atik wajah April tak banyak yg ia tempelkan karena wajahnya sudah putih, halus dan glowing sehingga membuat sang MUA cepat menyelesaikannya.
Disela-sela perbincangan itu April pun bertanya pada ibu mertuanya.
"Oh ya maa... baju nya nyaman banget..." ucap April senang
"Oh ya maa... siapa ma???..."
"Tex Saverio, dia adlaah desainer indonesia yang terkenal yang menjadi andalan keluarga Ghurair , baju yang kamu pakai ini karyanya yang hanya ia buat satu saja , dia juga selalu membuat karya Limited edition yang pastinya banyak digemari seluruh pelanggannya...."
"Waaah... pasti mahal ya maa,...."
"Nggak kok sayang murah banget... cuma 27 juta aja kok..."
"Haah...27 juta murah mah... ya Ampun mah..sayang banget uang segitu cuma buat beli baju..." ucap April terkejut saat mendengar harga bajunya itu.
"Enggak lah nak... mahal murahnya barang itu tergantung pendapatan kita.. iya kan..."
"Ehm...iya sih ma...."ucapnya agak minder
Sang MUA kini sudah menyelesaikan pekerjaannya, April pun tak menyadari jika riasannya sudah selesai.
"Waah.... kamu cantik sekali lhoo Pril..."puji sang mama mertua
"Iya bu betull menantu ibu cantik sekali...." puji sang MUA senang
April pun hanya tersipu malu
"Terima kasih mah pujiannya,ini semua juga berkat mbk Sari yang makeup in April..."jawab April merendah
"Oh ya seperti ada yang kurang deh...."ucap Diva sambil memperhatikan penampilan April dari atas sampai bawah.
"Apa ma..." tanya April
"Oh iya Pril apa kamu sudah di kasih perhiasan sama Oemar...."
April pun terkejut kala Diva menanyakan nya.
"Iya mah tadi sebelum berangkat kesini mas Oemar ngasih perhiasan itu... tapi Mama kok tau kalo April dikasih perhiasan sama Mas Oemar,kan April belum bilang ma, ..." tanya April sambil mengambil perhiasan yang diberikan Oemar tadi di dalam tas
"Iya dong .. perhiasan itu kan yang pesan papa lewat kolega bisnisnya, kemarin pagi Oemar telfon papa untuk memesannya setelah mengetahui kabar kehamilan kamu...." ucapnya sambil mengambil perhiasan itu dari tangan April dan membuka kotak perhiasannya
"Iya ma, April baru pertama kali lihat perhiasan berlapis berlian seperti itu.. indah banget maa...." ucap April memuji kalung yang sudah di pegang ibu mertuanya itu.
"Kamu pakai sekarang ya, sini.... " ucap Diva sambil membalikkan tubuh April
"Ehm..tapi mah hijab nya sudah terpasang masak mau dibongkar lagi kasihan mbak-mbak periasnya dong maa...." protes April
"Hijabnya gak usah dibuka lah,dipake langsung saja.. biar kelihatan...."
"Tapi maa... "
"Sudah..nurut aja... biar kamu gak tindas lagi sama mereka lagi oke...." ucap Diva sambil memasangkannya
"Tuuh...kan bagus banget... bagus gak mbk sari kalungnya..." tanya Diva pada sang MUA
" Bagus sekali bu... indah banget berkilauan.. bagus serasi banget sama bajunya jadi terlihat cantik,natural,elegant dan berkelas...." puji mbak sari
"Siip...itulah tujuan saya... " ucap Diva bangga
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...----------------...
......................
Hay...Readers... terima kasih sudah mampir... jangan lupa like dan komen ya.. terima kasih 🙏🙏🙏
🍃Happy Reading 🍃
.