Duren & Jantik

Duren & Jantik
Penembak jitu



WARNING!!!!!!!... 21+


🍃Happy Reading 🍃*


...----------------...


"Gimana Pril kabarnya, uda baikan..." tanya Devan serius


"Alhamdulillah aku udah sembuh Van..."


"Pril... beruntung banget sih loe... kamarnya gede banget...ini mah 3x lipatnya kamar gue pril.. "ujar Salsa takjub melihat sekeliling rumahnya itu


"Iya..nih lega amat yak nie kamar, berasa di aula gue , pasti kalo lagi maen tambah enak bisa gaya kesana sini yak ..." Sahut Frans dengan candaanya


"Ih...otak ngeres loe.." sahut Salsa


" Biasa... minta disapu tuh Sal..." Devan pun menyahuti


Mereka pun tertawa bersama


tok tok tok


"Masuk..."sahut April dari dalam, ternyata bi Inah yang masuk sambil membawa nampan berisi mangkuk putih.


"Nyonya ini soto babatnya sudah saya pindahkan ke dalam mangkok...."


"Waaah .. makasih ya bi...." jawab April kegirangan dia pun langsung mengambil mangkok nya dan memeras jeruk purut itu kedalam mangkok, tak lupa dia pun menambahkan sambal dan daun bawang.


"Ehm...enak banget Van... rasanya masih sama...." Ujar nya pada suapan pertama


"Eh...kalian Udah makan belum..sini yuk kita makan bareng masak aku makan sendiri sih..." ajak April pada 3 sahabatnya itu


"Udah Pril...loe habisin aja kita mah udah kenyang tadi sebelum kesini kita makan dulu disono..."timpal Frans


"Ih..gak asyik.. harusnya makan bareng disini lah sama aku..."


"Tadi kita maunya gitu sih..tapi malu lah...." ujar Salsa


"Oh ya Pril kok tumben banget kamu pengen soto babat,padahal kamu kan baru aja sembuh masak sudah langsung makan makanan berat sih..." ucap Devan agak khawatir


"Ehm.. he'em Van lagi pengen aja ngidam kali ya..."sahut April sambil terus mengunyah makannya , dan terus melahap makanan di hadapannya itu, dia bahkan tak sadar jika ketiga sahabatnya saling pandang bingung dengan perkataan April barusan.


"Ngidam... loe hamil Pril..."ucap Salsa menebak


April pun hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum...


""Hah...serius...." Frans pun ikut menimpali


"Iya... baru 6 minggu..."jawab April sambil mengelus perut nya yang masih rata itu


"Yeeey....gue seneng banget denger nya.. selamat z Pril...." Salsa pun memeluk April saking senangnya


"Wiiih.....selamat ya Pril ..." sahut Frans tak kalah histerisnya


"Selamat ya Pril jadi bumil sekarang...." ucap Devan ikut senang dengan berita kehamilan ini.


"Makasih ya kalian emang sahabat aku yang palinggg...... baik ,doain aku ya semoga bayi ini sehat selalu ..."


"Aamiin..." jawab ketiganya


"Semoga lancar sampai lahiran ya Pril kita selalu berdoa yang terbaik buat kamu..." ucap Devan


Mereka pun berbincang ria saking senangnya mengobrol tak terasa sudah malam mereka pun berpamitan untuk pulang meski April menolaknya tapi besok mereka harus kembali bekerja jadi mereka pun harus segera pulang untuk beristirahat.


Usai kepergian para sahabtnya itu April pun pergi ke kamar mandi dan membersihkan dirinya,ia pun berganti pakaian dan hendak tidur. sedangkan Oemar tak kunjung datang juga.


Karena Oemar harus menandatangani berkas 2 perusahaan ia pun menjadi lama mengerjakananya.


Hingga tak terasa malam semakin larut ia baru selesai mengerjakannya,Oemar pun segera kembali ke kamarnya, saat membuka pintu ia melihat kamar sudah gelap, hanya tinggal lampu tidur remang-remang yang ada di atas nakas saja yang menyala, ia pun melihat istri tercintanya tengah tidur sambil memakai lingerie satin berwarna hitam dengan tali sebesar telunjuk, meski tidak nerawang namun karena aset-aset April yang berisi jadi semua terlihat menonjol dan menggairahkan.


"Bee kenapa kamu memakai pakaian seperti ini...bikin gerah saja...." gumam nya sambil pergi ke kamar mandi dan membersihkan diri.


Setelah selesai ia pun hendak menuju tempat tidurnya namun saat melihat April kini selimutnya sudah dibawah betisnya,semakin terpampanglah dua gundukan yang menonjol. Oemar pun segera menghampiri April dan memeluknya, dan ternyata pelukan itu pun membangunkan sang empunya.


"Mass udah selesai ... "tanya April yang masih memejamkan matanya


"Heem...."jawabnya


"Capek ya masss...."kini April sudah membuka matanya sambil melihat ke arah wajah suaminya


"Kok bisa...."


"Liat kamu kayak gini jadi seger lagi.... " jawbanya semakin mengeratkan pelukannya


"Aku kan gak ngapa-ngapain kok bisa ngilangin capek nya mas..." ia pun kebingungan


"Habisnya pake baju gini sih... jadi kangen tau..."


April langsung merona malu dan menggerakkan badannya memunggungi Oemar


"Bee diem... kalo kamu gerak terus nanti senjata q bangun lhoo... kalo dah bangun terus mau nembak gimana...." ucapnya sambil menarik pinggang April dan memeluknya semakin erat.


"Iih... mas geli tau...."


"Biarin.. kangen aku Bee kamu gak tau sih betapa tersiksanya aku berhari-hari gak di jatah sama kamu, kalo kamu gak sakit udah aku terkam dari tadi pagi ...."


"Ih... mas kangen berat yaa...." goda April


Oemar pun membalikkan tubuh istrinya dan ia pun menindih tubuh sexy itu diatasnya.


"Kamu ngeledek ya....hem..."jawabnya sambil menciumi wajah istrinya itu..."


"Mass... geli ih... pipi sama dagu kamu banyak bulu nya tau..."


"Tapi enak kan...hem..." ucapnya sambil terus menyeruak ke seluruh wajah dan leher istrinya, ia mencium i setiap area sensitif itu


"Ah..ehm..mas..."


"Boleh kah...." tanya Oemar dengan suara beratnya menahan hasrat.


April pun mengangguk menyetujui permintaan suami nya karena jujur ia pun begitu merindukan setiap sentuhan yang diberikan Oemar.


Tanpa babibu Oemar pun langsung menghujani April dengan ciuman, mereka menikmati ciuman kerinduan yang sudah membuat hasratnya menggebu.


Ia pun terus menyusuri tubuh indah istrinya itu entah sudah kemana tali pakainya sudah turun ke bawah,dan langsung saja mendapat terkaman dari sang empunya.


Nafasnya yang membara membuat Oemar terus menjelajahi setiap inci tubuh indah itu sehingga meninggalkan penuh kissmark pada tubuh putih dan halus itu.


Perlahan mereka pun menikmati setiap gerakannya, dan atmosfer di kamar itu pun seketika menjadi panas dan penuh dengan keringat kenikmatan.


Setelah usai mereka yang kelelahan pun langsung terridur tanpa memakai baju lagi,mereka hanya menyelimuti tubuhnya dan saling berpelukan. Pelukan hangat itu pun membawa mereka ke alam bawah sadar dengan segala mimpi indahnya.


Pagi pun menjelang Oemar yang tengah bersiap hendak berangkat ke kantor pun melirik istrinya yang masih tertidur pulas. Seulas senyum terukir kala melihat kecantikan yang terpancar di hadapannya.


"


April pun menggeliat dan membuka matanya ia begitu terkejut saat melihat suaminya sudah mau berangakat bekerja.


"Ehm... mas.... mau kemana..."tanya nya sambil menatap ke arah suaminya yang sudah tampan dan wangi itu


"Aku mau ke kantor dulu sebentar... habis ini kamu bersiap ya nanti jam 10 aku jemput kamu lagi dan kita akan langsung berangakt ke jogya..."


"Ehm... iya mas..."


Oemar pun mengecup kening istrinya dan April pun segera menyalami suami nya itu.


Setelah kepergian Oemar ia pun bangkit dari kasur dan segera bersiap sesuai titah suaminya.


Didalam kamar mandi saat ia melewati cermin ia melihat seluruh tubuhnya penuh dengan tanda cinta dari suaminya itu,sehingga membuat April tersipu malu kala mengingat adegan panas yang semalam mereka lakukan itu.


"Dasar mas Oemar..penembak jitu....." gumam nya, ia pun lanjut menyelesiakan ritual mandinya itu dan hendak bersiap-siap.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...----------------...


......................


Hay Rsaders.... terima kasih sudah mampir...


jangan luap like dan komen ya...🙏🙏😘😘


🍃Happy Reading 🍃


.