
Usai meng makeover menantunya dan memakai kan perhiasan pemberian putranya kini Diva pun memberikan hadiah kecil kepada menantu dan calon cucunya itu.
"Kalo ini hadiah dari mama .. gelang berlian yang mama pesan khusus buat kamu dan calon cucu mama...." ucap Diva sambil memakaikan gelang di tangan April
"Masya Allah mah.. ini indah banget... terima kasih ya mah... April sangat senang berada di keluarga ini semua sangat menyayangi April seperti putri mereka...." ucap April haru
"Mama juga senang kamu ada di keluarga mama dan memberikan segala kebahagiaan untuk kami semua, sekarang yuk kita ke bawah kita sapa seluruh keluarga besar Ghurair. Saatnya kamu keluar dan tunjukkan bahwa kamu adalah istri dari seorang pengusaha sukses...." ajak Diva, meski April masih takut namun ia harus kuat dan tegar menghadapinya.
April pun berjalan di iringi oleh Diva saat ia menuruni tangga orang-orang menatap ke atas dan memperhatikannya betapa takjub mereka kala melihat kecantikan April, meskipun pada saat datang tadi mereka sudah melihat kecantikan April yang natural namun setelah di rias kecantikan itu semakin terpancar begitu
Dengan memakai balutan dres muslim berwarna blewah kombinasi gold coklat dan hijab berwarna peach dan di leher dihiasi kalung berlian berwarna biru , cincin yang berkilau serta gelang berlian indah yang mempercantik tangannya membuat siapa saja yang melihatnya seakan tersihir oleh kecantikan April.
Oemar begitu senang melihat istrinya dengan sigap ia pun melangkah menuju tangga dan menunggu istrinya diujung tangga, setelah April sampai di bawah ia pun meraih tangan April dan menggandengnya.
Berbeda dengan Bella ia begitu kesal seperti cacing kepanasan ketika melihat senyum di wajah April itu.
"Seharusnya aku.. ini acara untuk ku kenapa orang-orang jadi berfokus sama kamu sih ..." gumam Bella kesal
"Kamu tenang aja sayang..mama akan bikin wanita utu malu.. kita permalukan dia... " sahut mamanya
"Tapi gimana caranya mah..."
"Kamu lihat aja nanti...." ujar mama nya Bella menyeringai.
Oemar dan April menghampiri seluruh kerabat dan teman sosialita Ghurair dan Diva pun mulai memperkenalkan menantunya itu dan membangga banggakan nya.
"Waah...hebat banget jeng... "
"Cantik luar dalam..."
"Luar biasa jeng mantunya...."
Begitulah pujian yang banyak di lontarkan untuk April dari orang-orang
"Aduuh...cantik aja kurang jeng... jaman sekarang perempuan itu harus punya banyak talenta... liat dong putri saya sudah cantik,sexy,model international, bisa balet, menyanyi dan berkelas..." sahut ibu Bella yang tiba-tiba ikut nimbrung
"Sudahlah Diva... ibu tahu kalau dia itu cantik tapi cantik juga buat apa kalau gak bisa apa-apa,benar kata orang tuanya Bella, Bella itu wanita yang ideal dan sempurna dia juga sederajat dengan keluarga kita bebet bobot dan bibitnya jelasss...." timpal Eyang Gendhis membela Bella
"Lhooo menantu saya yang sekarang juga multitalenta bu.. bisa Masak, mengurus anak, mengurus rumah dan mertuanya, dia juga wanita karir seorang karyawan yang pintar dan cerdas, dan apa kalian tahu jika saya dan suami saya disini sudah 2 minggu dan yang memegang perusahaan adalah menantu saya ini , dia bisa mengurus perusahaan bahkan bisa menghasilkan berkali-kali lipat dari sebelum suami saya tinggal kesini, sudah jelas kan mana yang suka mengahabiskan uang dan yang menghasilkan uang... ..." puji diva
Orang-orang pun kembali membincangkan April mereka begitu bangga padanya
Sang Eyang pun terkejut mendengarnya "Ternyata dia begitu Smart.."guammnya dalam hati namun ia begitu gengsi mengungkapkannya,
Pasalnya sejak kedatang April ia begitu takjub dengan kesederhanaan nya dan wajah cantiknya keramah tamahannya pun patut diacungi jempol,namun karena ia sudah terlanjur mencela dan menjelekkan April jadi ia enggan untuk memujinya mana mungkin ia akan menjilat ludahnya kembali .
Sedangkan kaka sulungnya Hendro merasa jika Ibunya sedari tadi sudah berangsur melihat kehadiran April ia pun merasa cemas.
"Kalau begitu apakah April bisa bernyanyi..... bagaimana kalau kita battle kan saja mereka dengan suaranya...." sahut saudara sulungnya Hendro
"Of course...saya yakin suara April jauh lebih baik dari nya...." jawab Hendro yang ikut menyahuti ia begitu antusias dan yakin dengan suara dari menantunya itu.
April begitu terkejut mendengar persetujuan dari Hendro ia pun menatap suaminya namun Oemar malah menganggukan kepalanya pertanda ia pun mendukung hal itu.
"Baiklah karena disini ada 2 wanita yang multitalenta bagaimana sebagai jurinya Eyang putri saja dan Eyang juga yang menentukan lagu apa yang harus mereka nyanyikan...." sahut kakaknya Hendro menimpali
"Baiklah karena Ibu suka lagu jawa bagimana jika mereka membawakan lagu jawa ...." timpal mama nya Bella? ia merasa jika April tak akan bisa menyanyikan lagu jawa karena dia bukan orang jawa. Sedangkan Bella sedikit mengerti bahasa jawa karena sering ke yogja.
Bella pun tersenyum puas kala itu ia merasa permainan ini sangat mudah baginya.
Eyang putri Gendhis memang terkenal dengan mulutnya yang pedas namun soal komitmen dan janji ia selalu menepatinya dan bersikap jujur serta adil jika dalam permainan. Namun jjka dalam kasih sayang ia selalu menutup mata,sehingga tak dapat dilihat mana yg patut disayang dan tidak jika tidak melihatnya sendiri.
Kini mereka pun tengah bersiap dan duduk diatas kursi mereka ingin menyaksikan penampilan kedua wanita cantik itu.
Sedangkan Aghnia ia tak mengerti dengan perdebatan orang dewasa tapi ia begitu senang dengan pesta yang diadakan di halaman belakang itu. Ia tengah bermain bersama baby sista nya dan tak peduli dengan perdebatan orang dewasa.
Yang ditunggu pun tiba Bella dengan sombongnya dan Pede menaiki panggung kecil itu ia pun memulai intro dengan mengatakan
"Ini lagu untukmu Oem tulus dari hati ku untuk kita dan anka kita..." ucapnya tanpa malu dan dia pun mulai bernyanyi,ia membawakan lagu jawa berjudul Full Senyum Sayang .
Suaranya yang bagus memang menambahkan poin untuknya menjadi wanita idaman. Eyang pun senang kala mendengar Bella menyanyikan lagu itu ia pun bergoyang dan melenggak lenggokkan pinggulnya berharap Oemar tergoda padanya namun tak sedikitpun mantan suaminya itu menoleh padanya.
Lagu pun berakhir kini giliran April yang harus menaiki panggung,Oemar pun memegang erat tangan istrinya seraya memberikan semangat...
Saat di atas panggung betapa malu,grogi dan takut bercampur jadi satu yang ia rasakan namun harus ia hadapi demi mengambil hati sang nenek.
Jika Bella membawakan lagu untuk Oemar, berbeda halnya dengan April dia malah membawakan lagu untuk Eyang putri Gendhis.
"Ini lagu untuk eyang ,semoga eyang suka dan dapat mempertimbangkannya..." ucapnya dengan tersenyum manis
Lagu yang tengah viral pun ia lantunkan ia membawakan lagu jawa, begitu terkejut mereka semua saat mendengar suara April yang enak didengar dan fasih bahasa jawa.
Wong kok ngene kok dibanding-bandingke
Saing-saingke yo mesti kalah
Tak oyak o aku yo ora mampu
Mung sak kuat ku mencintaimu
Kuberharap kau mengerti
Dihati ini hanya ada Eyang....
Begitulah cuplikan lagu yang dibawakan April yang ia tujukan untuk Eyang putri.
Semua orang bertepuk tangan saat April selesai membawakan lagu itu, mereka memuji April dengan suaranya yang merdu
Dan Hendro pun bangga kala melihat jika semua orang lebih mengakui keindahan suara April dari pada Bella, ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...----------------...
......................
Hay...Readers.... terima kasih ya.. sudah mampir dan jangan lupa like dan komen ya readers... 🙏🙏🙏😘😘😘
🍃Happy Reading 🍃
.
.
.