
"Hallo Vin ,pesan kan aku tiket ke Turki besok..." titahnya
"What...besok...." jawab Vino terkejut
"Iyah..cepetan..."
"Tap-..."
Oemar pun langsung memutuskan panggilan itu, ia tahu jika Vino akan memprotes karena menumpuknya pekerjaannya saat ini namun difikirannya hanya ada April ,April, dan April.
Ia begitu senang saat ini karena sudah tahu keberadaan istrinya dimana.
Keesokan harinya Vino pun sudah berada di kediaman Ghurair,
"Pagi tante ,om...." sapa Vino pada Hendro dan Diva yang sedang menikmati secangkir teh dan kopi di teras rumahnya
"Pagi Vin... tumben hari libur kesini..." tanya Hendro keheranan
"Iya Om ada pekerjaan penting sama Oemar..."
"Oh... apa masih belum ada titik terang perihal vidio itu..." tanya nya kembali namun dengan wajah yang datar
"Belum Om saat ini sedang diselidiki , Bella pun tak ditemukan keberadaanya ia menghilang sejak pertemuannya dengan Oemar tempo hari..."
"Ck... lama sekali orang-orang mu menemukan kebenarannya...." decak nya
"Iya maaf om kami sedang berusaha secepatnya om ..." jawab Vino tak enak hati
"Ya sudah sana masuk Vin mungkin Oemar sudah menunggu kedatangan mu...." kini suara Diva yang menyuruh
Vino pun berjalan masuk menuju ruang kerja Oemar,namun sang empunya tak ada disana, dan ia pun bergegas ke kamar tidur nya.
ceklek
"Ya ampun.... jam segini masih molor aja...." sahut Vino yang kesal pasca melihat Oemar yang masih tertidur dengan nyenyak nya
"Eh.. Oem.. bangun lu...." ucapnya sambil menggoyang kan bahu Oemar yang kekar
"Em...apaan sih loe gangguin gue aja..." jawabnya malas dengan mata yang masih tertutup
"Ya elah.... semalem lu nyuruh-nyuruh gue buat cepetan pesenin tiket lah jam segini aja lu masih ngorok...."
Oemar pun langsung terkesiap mengingat rencananya dan ia pun spontan menduduk kan badannya.
"Oh iya... mana tiket nya udah lu pesenin belom..."tanya nya tak sabar
"Cih..sekarang nanyain tiket lu...." jawab Vino cuek
"Sorry sorry semalem gue gak bisa tidur belakangan ini insomnia gue ..." ucapnya tertunduk
"Iya insomnia soalnya guling hidup lu kagak ada kan..."
"Hehehe tau aja lu,,, udah cepet mana tiketnya...."
"Nih...." jawabnya sambil menyodorkan kertas putih padanya
"Jam 4 sore keberangkatan lu..." lanjutnya
"Ok thank's ya broo.. loe emang bisa diandelin..."
"Iya... sama-sama..."
"Oh ya..gue juga dapet laporan dari orang kita kalo black card loe udah di gunakan di Pera Parace hotel Istanbul Turki,dengan pembayaran hottel sebesar 75 juta untuk 7 hari, terus loe ngapain mau ke Turki...." tanya Vino penasaran
"Yap... gue tau April sekarang dia lagi ada di Turki kemarin Abhi ngasih tau gue kalo bundanya lagi ada disana, tadinya gue mau nyuruh loe ngelacak keberadaanya disana tapi ternyata dia uda ngegunain black card nya agar gue temukan...."ucapnya tersenyum menyeringai
"Jadi loe mau ke Turki nyusulin April gitu..."
"Enggak juga...."
"Hah...lah terus mau ngapain...."
"Cuma mau ngeliatin doang dari jauh... gue tau keadaanya aja udah seneng, gue gak ada muka buat menemui dia apalagi membawanya pulang sebelum kebenaran ini terungkap...."
"Oke deh..gue faham maksud loe... terus kerjaan loe gimana.. banyak klien yang minta kehadiran loe..."
"Loe minta aja si Karin tuh yang handle uda saatnya mereka tau kalo dia adek gue.. gue gak mau terganggu dengan pekerjaan , gue mau fokus sama bini gue dulu..."
"Ckck...kau ini..selalu aja seenaknya...." ucap Vino berdecak kesal
"Maklumin ya broo kalo loe kesulitan minta aja papa buat kirim salah satu karyawannya yang pinter okey, gue juga tahu loe bisa diandelin..."
"Iya..ya ya.. terserah loe deh sultan mah bebas...."
"Hehehe..thank you broo...." ucapnya senang
"Hm...gue belum nemuin dia tapi sebisa mungkin kita akan segera menemukannya, semua agensi dia juga sedang mencari keberadaan nya tapi tak ditemukan jejaknya...."
Oemar pun tak bergeming ia begitu kesal mendengar kepergian Bella yang sengaja ia lakukan agar kebenaran ini tak terungkap.
.
.
Sedangkan di hotel mewah kini April dan Salsa tengah menikmati sarapan mereka berdua, mereka begitu menikmati pelarian ini meskipun hanya untuk sejenak.
"Oh ya Sal... kamu kenapa nih, ada masalah apa..kamu tahu kan kalau aku punya masalah berat dengan suami ku kau pasti sudah mendengar nya, tapi kelihatan nya kamu juga punya masalah yang gak kalah beratnya..." kini April pun bertanya dengan serius pada sahabatnya
"Ya.. gue dah tau Pril kalo loe pergi karena vidio itu, loe tahu laki lu nyariin elu kemana-mana bahkan gue denger dari Devan kalo laki lu jarang masuk kantor... " ungkapnya
"Oh ya... apa dia masih peduli sama aku ya Sal..."
"Pasti lah Pril.. gue rasa vidio itu gak bener deh..."
"Andai aja loe liat vidionya... loe pasti gak bakalan bilang kayak gitu..." ucapnya tertunduk sedih
"Gue udah liat kok ,gue dikasih tahu sama Karin, dari vidio itu emang bener sih mereka kayak sedang bercinta, tapi kayaknya ada yang aneh deh dengan gestur tubuh lakik loe..."
"Aneh dari mana..dia tuh menikmati permainan mantannya itu..."
"Ehm... entah lah gue juga gak ngerti cuma feeling gue aneh aja dan lagi suami loe kan gak mungkin hianatin loe Pril keliatan banget kok kalo dia sayang banget ma loe.."
"Gue harap juga gitu Sal..." ungkapnya penuh harap
"Oh ya.. apa jangan-jangan lakik loe di kasih obat perangsang kali ya.. biar dia gak tahan.. kayak di novel-novel yang gue baca kalo habis minum obat perangsang pasti kagak tahan buat ***-***...." tebaknya antusias
"Hah... kebanyakan baca novel kamu Sal... tapi entah lah Sal aku juga gak tahu hanya mereka yang tahu kebenarannya..."
"Lalu..kenapa kamu gak tanya suami mu aja ... setahu gue dia juga gak tahu lhoo dengan apa yang terjadi hari itu..."
"Ehm ... sudahlah Sal tadi kan gue nanya tentang kamu kok kamu malah jadi ngebahas masalah aku sih..."
"Hehehehe... iya ya.. tapi aku emang gak ada apa- apa kok Pril..." ucap Salsa sambil memalingkan wajahnya
"Bohong ... kita kenal berapa lama sih Sal aku tuh tahu sifat kamu..."
"Ehm..." jawab Salsa terdiam
"Apa kamu ada masalah dengan Frans..."
Salsa pun mendongak terkejut menatap April
"Fix... masalah kamu sama Frans.. ada apa sih.. apa kalian bertengkar..." tanya nya menyelidik
"Kok kamu tahu...apa Frans cerita sama kamu...."
Kini April yang bingung dengan pertanyaan Salsa
"Cerita..cerita apa... aku gak ketemu Frans, terakhir ketemu ya pada saat dikantor itu, dan pada saat itu aku liat kalian berbeda aja, biasanya kalian tuh paling heboh dan suka jail satu sama lain tapi waktu itu kalian saling diam bahkan kayak menghindar...." tebak April padanya
"Masalah gue juga berat Pril.. loe bener gue lagi gak mau ketemu sama Frans...." lirih Salsa
"Kenapa...ada masalah apa sama kalian...." tanya nya santai sambil menyeruput Tùrk Kahvesi atau kopi Turki yang sangat terkenal akan kenikmatannya itu.
"Gu-gu-gue... habis tidur sama Frans..."
Byuurrr
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...----------------...
......................
Hay Readers.... jangan lupa Like dan Komen ta.... Terima kasih sudah mampir....
🍃Happy Reading 🍃
🌞
☀️
.
.