Duren & Jantik

Duren & Jantik
Kepergian Tiara



Keesokan hari nya di pedesaan Purwakarta


"Ara... sudah mau berangkat kamu teh...." tanya Khusni sang kakak sulung


"Iya atuh a' masak udah di daftarin tapi Ara nggak serius...." timpal Tiara yang tengah membereskan pakaian ke dalam tasnya


"Disana sama siapa, aa' teh meni khawatir sama Ara ..."


"Tenang aja a' disana Ara di asrama dan juga kan tempatnya deket sama kak April...." jawabnya meyakinkan sang kakak


"Kamu beneran berani berangakat sendiri,gak mau aa' anterin...." tanya sang kakak


"Hehehe... ya enggak atuh a' kan Ara berangkatnya juga sama dosen pembimbing dan temen Ara lainnya, palingan juga ada emak yang nganterin sampe kampus ..."


"Ya sudah hati-hati atuh ya...." ucapnya sambil memeluk sang adik


"Iya a'..."


"Oh ya Ara buat biayanya gimana atuh, uang emak teh masih kurang ini...." ujar sang ibu angkat suara yang sedari tadi hanya mendengarkan percakapan adik dan kakak itu


"Hehehe...emak tenang aja semua biaya Ara untuk masuk S1 selama setahun sudah di tanggung sama kak April,...."


"Alhamdulillah atuh kalau gitu mah emak seneng dengernya...." uajrnya lega


"Emak hati-hati ya dirumah... jangan terlalu mikirin Ara,disana Ara cuma setahun mak kuliahnya, untuk melanjutkan kuliah Ara yang hanya lulusan D3, doain Ara agar bisa mendapat gelar S1 tahun depan ini...." tutur sang putri sambil memeluk ibundanya


"Pasti nak emak selalu doain agar anak-anak emak dilancarkan urusannyan,rejekinya dan enteng jodohnya... " ujar sang emak mendoakan


"Lah... si emak kok bawa-bawa jodoh..." gurau nya


"Kenapa enggak atuh Ra, kalau udah deket sama jodohnya mah tinggal nikah aja,umur kamu teh udah 22 tahun ini sudah sepantesnya menikah...."


"Iya...iya mak aamiin.. terserah emak deh.. yang penting sekarang Ara mau berangakat dulu dan emak jaga kesehatan disini, a Khusni , teh Endah Ara titip emak yah...." ucapnya pada sang kakak dan kakak iparnya


"Siap Ra... sekolah yang pinter yah... biar kamu juga sukses...." jawab Endah


"Iya Ra jangan kayak aa' yang cuma jadi kuli sama petani...." sahut Khusni menimpali


"Iih...jangan salah atuh a' kuli dan petani inilah yang sudah menghidupi seluruh keluarga kita, meski kita serba kekurangan tapi kalau kita bersyukur alhamdulillah cukup terus kan a', apalagi ada aa' yang sellau menyayangi Ara sama kak April sejak kecil..."


"Iya..iya sudah sana berangkat nanti ketinggalan kamu, aa' mau lanjut ke sawah ya... kamu hati-hati disana ...."


"Siap aa' ku tersayang ...."


Ara pun berpamitan memeluk sang kakak dan kakak iparnya itu, ya.. dia hendak ke kota untuk melanjutkan kuliahnya menuju S1 karena setahun yang lalu ia kuliah hanya sampai D3 saja lulusan farmasi,kini sang kakak yang tak lain April menyuruh si bungsu untuk melanjutkan kuliahnya selama 1 tahun lagi agar mendapat gelar S1 dengan seluruh biaya yang sudah ia tanggung bersama sang suami.


Sebelum kepergiannya ke Turki April memang sudah merencanakan perihal kuliah sang adik jauh-jauh hari, jadi kini meski April tak ada di kota tapi Tiara sudah mendapatkan pendaftaran berserta asrama yang akan ia tinggali.


.


.


Sedangkan di Turki pagi ini diawali oleh duo wanita yang lagi...dan lagi berjalan-jalan kesana kemari mereka menikmati segala perjalanan dengan senang tanpa memikirkan beban berat dipundak mereka.


Dan Oemar pun mengikuti kedua wanita itu dari jauh,ia terlihat senyum-senyum sendiri kala melihat April yang menginginkan berbagai makanan sambil mengelus perutnya.


"Makan yang banyak ya nak...biar kamu selalu kuat dan sehat di dalam perut bunda...." ujarnya senang melihat April yang tengah membeli beraneka ragam makanan.


.


.


¤¤¤¤☆☆☆☆


Di Indonesia Vino sesang mengendarai mobilnya menuju desa Cipendeuy Purwakarta, ia telah di tugaskan oleh Hendro untuk menjemput Tiara adik dari April .


Ia pun teringat perintah semalam saat Hendro menelfonnya.


"Vin... besok pagi kamu harus sudah berada di desanya April,kamu jemput adiknya ya si Tiara dan antarkan dia ke universitas X, dia akan melanjutkan kuliahnya selama setahun disini, besok dia akan berangkat berserta teman dan dosen lainnya,tapi om ingin kamu antarkan dia sampai selamat ke universitas, itu perintah dari Oemar agar mengantarkan adik iparnya dengan selamat dan utuh ya sampai asramanya.... "


Begitulah titah Hendro sehingga pagi sekali dia sudah berangkat menuju desa itu.


Sesampainya di desa ia pun langsung menuju universitas satu-satunya yang ada di desa itu.


Dan ia pun menghampiri Tiara dan ibu dari April yang tengah mengantarkannya, mereka sedang berada di depan bus yang terparkir di halaman kampus itu.


"Assalamualaikum bu...." sapa Vino pada wanita paruh baya itu


"Waalaikumsalam eeh.. kamu bukannya yang waktu itu ada di resepsi nya April ya...." tanya Emak Euis


"Heheh iya bu...apa kabar...."


"Alhamdulillah sehat emak mah ,ari kamu teh kenapa atuh ada di desa ini...." tanya sang emak yang selalu bercampuran sunda-indonesia jika berbicara.


"Itu bu saya di utus Pak Hendro dan pak Oemar untuk menjemput Tiara dan mengantarkannya ke universitas di kota,..."


"Waduh ....saya juga gak tau bu , tapi ini perintah dari pak Oemar untuk menjaga keselamatan Tiara sampai kota dengan selamat begitu katanya...."


"Oh..kitu .. meni ngambay nya...." ucap sang emak monolog


"Hah..apa bu..." tanya Vino yang tak faham dengan ucapan si ibu itu


Tiara pun hanya tersenyum menahan tawa saat melihat kebingungan Vino yang hanay menggaruk kepalanya saja.


"Humpt....emak ih ari emak ada-ada aja bukan ngambay emak tapi L-E-B-A-Y...." tuturnya menjelaskan


"Ohw....hehehe kirain apa .." ucap Vino terkekeh


"Ah..itu maksud emak teh sama ajah atuh neng..." jawab sang emak kekeh


"Ih..beda atuh mak.. aa' Vino nya itu tuh sampe bingung...." tunjuk Tiara santai namun tidak dengan Vino yang mendengar sebutan "aa' " dari Tiara, ada rasa berdesir di hati nya kala mendengar sebutan aa' Vino untuknya...


"Ya sudah bu kalau begitu mari kita berangkat Ra ,tadi juga sudah saya konfirmasi dulu kepada pihak kampus disini untuk mengantar kamu secara pribadi...."ajaknya sambil berpamitan


Dan Tiara pun menurut memasuki mobil yang dibawa Vino itu.


Selama dalam perjalanan mereka hanya saling diam ,rasa canggung menjalar di hati mereka masing-masing. Entah apa yang mereka fikirkan namun tak ada yang membuka suara terlebih dahulu.


"Aiiish.....kok gue gugup gini ya sama ni cewek aneh banget...." ucapnya dalam hati sambil sesekali melirik Tiara ke samping


"Ehm..ehm... kalau kamu suntuk nyalain tv atau musik aja di situ gak papa kok..." tunjuk Vino yang sedang melawan kegugupan nya


"Ah.. i-iya a,eh mas,ehm..apa ya...." ucap April bingung mau memanggil apa ,ia pun hanya bisa menggaruk tengkuk kepala nya yak tak gatal


"Ehm.. panggil Vino aja gak papa...."


"Aduh... jangan a' keliatan kurang sopan dong... " ucapnya spontan


"Ya udah panggil aja kayak tadi..." ucapnya sambil tersenyum manis menatap Tiara


"Yang tadi .. aa' maksudnya...." tanya nya malu bahkan pipinya pun sampai merona


"Iya..boleh...." mereka pun saling tatap sekilas


Tiara pun mencoba menyalakan tv mini di depannya itu namun karena ia tak tahu harus menekan apa saja ia jadi bingung


"Ehm..a' ini harus di tekan yang mana ya..kok Ara bingung sih.. maklum a' gak pernah naik mobil...." tanya nya malu


"Yang i..-ni..." jawabnya terhenti,ia terkejut saat jari mereka bersentuhan


degg....


Hati mereka langsung berdebar cepat, namun secepat kilat Tiara menarik jarinya yang tadi tersentuh, sedangkan Vino ia kembali menetralkan kegugupannya.


"Ehm.. kamu mau dengerin apa,berita atau musik atau gosip..."tanya Vino yang masih dengan hati yang deg-deg an saat kembali menatap wanita di sampingnya.


Wajah yang manis rambut yang hitam,kulit yang putih dan bibir pink merona membuat ia begitu tersihir akan kecantikan wanita disampingnya saat ini.


Tiara pun yang gugup hanya menggigit bibir bawahnya dan menjawab asal


"Ehm...teŕserah a a' Vino aja..."


shiittt


"kenapa harus di gigit sih bibirnya aish...." ucapnya kesal di dalam hati ,ia bagaikan tertarik oleh magnet saat melihat Tiara yang menggigit bibir bawahnya.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...----------------...


......................


Hay....Readers.. terima kasih sudah mampir jangan lupa Like dan Komen ya.... mohon tinghalkan jejak ya readers...


🍃Happy Reading 🍃


🌞


☀️


.


.