
2 hari pun berlalu, para Art di rumah Ghurair pun melakukan pekerjaannya seperti biasa, meski tak ada nyonya dan tuan besarnya namun mereka selalu menghormati dan menuruti setiap perintah April, mereka menghargai April seperti biasanya.
Berbeda dengan di Kantor, April kerap mendapatkan tatapan sinis dan benci dari para karyawan nya sendiri, meski dia sekarang telah menjadi Presdir namun dia tak mendapat penghormatan itu dari para bawahannya.
April yang baru saja tiba di kantor pun menduduki kursi kebesarannya saat ini, dia langsung menggarap setiap pekerjaan yang sudah di sediakan Dewi sekertaris nya saat ini.
Disela-sela kesibukannya tiba-tiba April dikejutkan dengan kedatangan para sahabat suaminya.
"Hello cantik...." sapa Kevin pada April yang menonjol kan kepalanya dibalik pintu
"Eh..Bang Kevin...masuk..masuk" titah April
Kevin pun masuk bersama dengan Smith
"Lhoo ada Bang Smith juga yaa...mari bang duduk..." pinta April pada kedua sahabat suaminya itu yang tak lain adalah Kevin dan Smith
Mereka pun duduk di sofa dekat meja kerja April, dan April pun bangkit dari duduknya dan menghampiri kedua orang itu.
"Tumben kalian kesini apa ada hal yang sangat penting..." tanya April to the point
"Enggak kok... kita di utus sama suami loe buat lihat kondisi loe ..." jawab Kevin
"Hahahahaha....bang..bang.. tiap hari juga April sama mas Oemar Vidio call kok , mas Oemar ada-ada aja deh..." ucap April yang diikuti tawa mereka
"Lagi bucin kali laki loe ..." ledek Smith
"Bang Smith bisa aja ..."
"Oh ya Pril gimana megang perusahaan selama 2 hari ini ada masalah nggak..." tanya Kevin serius
"Ehm... baik kok bang, insya Allah semua masih aman terkendali kok..." jawab April bimbang
"Gue tau kok denger-denger karyawan loe pada nggak ngehargain loe ya Pril, kenapa gak loe tegur aja loe kan punya kekuasaan penuh, harusnya loe bisa menegur bahkan pecat aja sekalian karyawan kayak gitu mah...." Ucap Smith merasa kesal
"Nggak kok bang, nggak apa-apa selama mereka bekerja nya masih profesional April mah gak masalahin itu ,yang penting pekerjaannya bukan sikap mereka terhadap aku, lagian aku juga tau diri kok bang posisi dan siapa aku ...." jawab April bijak
"Ya udahlah terserah kamu aja ,tapi kalo ada apa-apa kamu bilang sama kita-kita kalo perlu bantuan jangan sungkan ,laki loe titah gue buat jagain bini kesayangannya jadi call me aja yah, nih kita kasih kartu nama kita di save ya..." Ucap Kevin sambil memberikan dua kartu nama itu
April pun mengambil kartu nama nya dan melihat disana tertera nama Kevin dan Dr.Smith
"Iyaa bang makasih banyak sudah memperhatikan April dikantor ,nanti kalau April butuh bantuan April kabari yah...." ucapnya lembut
Dan mereka pun mengakhiri pertemuannya , Kevin dan Smith pun berpamitan.
April kembali bekerja dan saat sedang mencari Map di atas mejanya tak sengaja sebuah remot terjatuh,dengan diikuti suara tv yang tiba-tiba menyala.
April pun mengambil remot yang jatuh itu saat hendak mematikan TV disana dia pun mendengar banyak sekali pemberitaan tentang Bella dan Oemar, banyak seliweran berita yang mengatakan mereka akan rujuk dan akan kembali bersama, bahkan ada sebuah chanel yang memberitakan bahwa keretakan rumahtangga nya dahulu karena orang ketiga yang sampai sekarang terus mengganggu mereka.
April pun merasa kesal dan langsung saja mematikan TV nya.
"Pantes aja para karyawan kayak gitu sama aku, mereka berpikir aku yang jadi pelakor atau apa yaa kok bisa-bisa banyak pemberitaan gak jelas kayak gitu..." gumam nya
April pun kembali melakuakan pekerjaanya, dia begitu sibuk mengerjakan pekerjaan papa mertuanya, sesekali dia mendapatkan telfon dari mertua nya yang menanyakan perihal keadaan kantor , April pun selalu di bimbing oleh mertua nya dan suaminya, mereka selalu mendukung dan bekerja sama meski jarak memisahkan namun pekerjaan mereka selalu selesai dengan baik.
...****************...
Dan waktu pun terus berlalu tak terasa kini sudah 4 hari April menjabat sebagai Presdir belum ada tanda-tanda kapan sang mertua kembali, sepertinya keadaan disana begitu rumit, kemarin April pun dikabari bahwa sang Eyang putri tengah sakit jadi kedua mertuanya pun tak bisa cepat kembali.
April yang merasa hari ini begitu berat dia pun langsung bekerja dengan didampingi Dewi, hari ini mereka akan meninjau ke bagian produksi , sebenarnya dia begitu sangat lelah bagaimana tidak dia bangun lebih awal dan tidur begitu larut dia hanya memiliki waktu istirahat 4 jam saja.
April dan Dewi pun sudah sampai di bagian produksi,
"Bu Dewi tolong panggilkan Direktur produksi, Personalia, Manajer dan Supervisor nya..." titah April pada sekertarisnya
"Baik Bu..." ucapnya langsung pergi meninggalkan April
Tak lama orang yang diminta pun datang
"Selamat Siang bu..." sapa mereka bersamaan
"Siang... "jawab Arpil singkat dan Anggun
"Perkenalkan saya Amir Direktur produksi,ini Arif bagian wakil Direksi, ini Bima Manajer , Sinta Personalia dan ini Angga supervisor..." ucap Amir sambil memperkenalkan mereka
"Baik..salam kenal semuanya, pasti kalian sudah mendengar berita pergantian Presdir sementara, perkenalkan saya April, kedatangan saya kemari saya mau mengecek Produksi sekarang mari antarkan saya untuk menyusuri seluruh bagian disini..." pintanya dengan sopan
"Tapi bu..mendadak sekali ya bu..." ucap Arif
"Betul bu biasanya jika ada kunjungan akan ada pemberitahuan dahulu dan kami akan menyiapkan segalanya..." jawab Sinta
"Lhooo memang salah nya dimana jika petinggi perusahaan tiba-tiba datang ke bagian mana pun dan kapan pun..." tanya April pada mereka
Mereka pun diam membisu
"Apakah ada peraturannya jika ada kunjungan harus pemberitahuan dulu kayak mau inspeksi aja..." lanjut April
"Ehm..tidak bu maafkan kami, mari kita antarkan berkeliling produksi bu..." ucap Angga
Mereka pun berkeliling mengelilingi seluruh area produksi, setelah mencatat serta mengecek bagian Produksi April pun kembali ke kantor.
Semenjak dia menjadi Presdir dia selalu memakai jalur khusus menuju ruangannya namun kali ini berbeda dia menggunakan jalur karyawan, saat dia melewati para karyawan dia begitu terkejut melihat para karyawan bekerja dengan berleha-leha dan bersantai ria.
Saat April melewati mereka para karyawan terkejut dengan kedatangannya namun tak lama mereka pun bersikap biasa saja, April memang tak di hormati diperusahaanya.
"Bu Dewii... segera kumpulkan seluruh karyawan di aula secepatnya...." teriak April sengaja pada sekertarisnya
"Baik bu..." timpal nya
Para karyawan yang mendengar teriakannya pun terkejut saat melihat April dengan mimik wajah penuh amarah.
Sedangkan April bergegas pergi, tak sengaja dia berpapasan dengan Devan saat di dalam lift memang sengaja April menggunakan lift karyawan.
"Bener kan apa yang gue bilang Pril..." ucap Devan padanya
"Iya Van bener banget, makasih yaa infonya..." sapa April merasa sedih
"Udah..gak usah sedih udah saatnya loe membuktikan kekuasaan dan ke profesionalisme kinerja loe biar jadi contoh dan pembelajaran buat mereka..." tutur Devan
"Iya bener banget...." April pun mengingat kejadian semalam di group chat bersama para sahabtnya
Flashback
π²π©
"Sepi amat dah..sekarang group kite..." ujar Salsa di dalam chat groupnya
π²π©
"Jam berapa nie wooy..." balas Frans
π²π© β‘οΈ Salsa
"Jam sebelas lah...."
π²π© β‘οΈ Frans
"Dah tau nie tengah malem ganggu molor aja luu..."
π²π© β‘οΈ Salsa
π²π© β‘οΈ Frans
"Yeee.. ogah gue liat begituan mending liat Sunny Leone π..."
π²π© β‘οΈ Devan
"Sama aja bambang itu mah pemain dodol lu..."
π²π© β‘οΈ Frans
"Mau gue kirimin gak Sal...seru tau...π"
π²π© β‘οΈ Salsa
"Ih...najisss gue...π€¬"
π²π© β‘οΈ Devan
"Jago dia mah frans...."
π²π© β‘οΈ Salsa
"April...loe kemana... help me , gue di bully nih ma dua cecungukπ..."
π²π© β‘οΈ Frans
"Wih..sembarang an lu ngatain kite cecunguk , emang nya ada ape cecunguk ganteng kayak kite..."
April yang baru saja menyelesaikan pekerjaannya dia melihat handphonenya yang terus berdering, dia pun melihat banyak sekali percakapan dari ke tiga sahabatnya itu, April pun tersenyum melihat hiburan di group nya itu.
π²π© β‘οΈ Arpil
"Kalian tuh.. yah..dah tengah malem gini malah nge bully Salsa kasian tau.. ntar kalo dia nangis gak ada balon lhooo..π.."
π²π© β‘οΈ Devan
"Hahaha...bener banget tuh Pril, gapapa klo dia nangis kita kasih permen aja, banyak kok di meja gue..."
π²π© β‘οΈ Frans
"Tenang...di sogok batagor semangkok aja dia mah luluh kok..."
π²π© β‘οΈ Salsa
"Ih..April loe juga kok ikutan sih ah.. bete gue π’..."
π²π© β‘οΈ April
"Sorry..sorry Sal abisnya di sela-sela kepenatan aku tiba-tiba merasa terhibur tau sama kalian, kangen becanda lagi deh..."
π²π© β‘οΈ Devan
"Bu Presdir sibuk nih..."
π²π© β‘οΈ Frans
"Sibuknya kebangeten deh sampe jarang ketemu lagi nih..."
π²π© β‘οΈ Salsa
"Iya nih bu Pres sibuk terusss sampe kagak bisa hangeout lagi ma kite-kite..."
π²π© β‘οΈ April
" Ih..jangan ngeledek donk guys... masih lembur nih liat chat dari kalian menghibur banget tau, maaf yaa insya Allah kalo dah selesai menjabat kita hangeout bareng , aku yang traktir π...."
π²π© β‘οΈSalsa
"Yeey....πππ.."
π²π© β‘οΈ Devan
"Eh ya Pril Btw karena kamu sering sibuk banget sekali-kali sempetin dong kontrol ke karyawan dari lobby sampe atas, maaf z Pril jangan kesinggung cuma saran aja..."
π²π© β‘οΈ April
"Ehm..iya Van aku emang udah lama nggak lewat situ lagi , gak papa santai aja sama aku mah kayak sama siapa aja sihπ, tapi emang nya kenapa Van apa ada yang nggak beres π€..."
π²π© β‘οΈ Frans
"Iya Pril kita tahu kalo kamu sekarang lagi di pojokan sama seluruh bawahanmu tapi mereka kan nggak tau kejadian kamu sebenarnya, imbasnya mereka jadi gak disiplin dan berleha-leha gitu, gue gak gosip kok tapi loe bisa cek sendiri, sorry ya Pril jangan kesinggung ββ.."
π²π© β‘οΈ Salsa
"Iya Pril kita cuma niat bantu loe kok, gue takut ada masalah sama perusahaan kalau kinerja mereka menurun dan kita semua gak mau loe yang disalahin gegara ini, jadi kita minta loe tunjukin kekuasaan loe dan loe tata seluruh karyawan loe termasuk kita juga klo emang kinerja kita kurang..."
π²π© β‘οΈ Devan
"Iya Pril bener banget kita peduli sama loe kita gak mau terjadi apa-apa sama loe apa lagi di salah kan terus menerus...."
π²π© β‘οΈ April
"Masya Allah beruntungnya aku punya sahabat kayak kalian yang selalu ngedukung aku kapanpun ituπ’, makasih banget yaa, masukan kalian ini bermanfaat banget , nanti aku bakalan sempetin chek perusahaan dari awal sampai akhir, makasih ya kalian emang the best..πππ....."
π²π©β‘οΈDevan
"Sama-sama Pril... semangat terus ya....π.."
π²π©β‘οΈSalsa
"Love you bestie...ππ.."
π²π©β‘οΈFrans
"Ganbate Pril.....πͺπͺπͺ..."
Flashback off
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
...****************...
...----------------...
......................
Hai Readers..... ketemu lagi nih sama author maaf z readers... author jarang up larna sibuk dengan banyak kerjaan... ini baru bisa up lagi semoga kedepannya bisa konsisten up sampai tamat yaa.... .
...****************...
πHappy Reading π