
Disebuah kamar yang luas Oemar kembali menatap kasur serta menyisiri sekitaran kamar, begitu banyak kenangan nya bersama sang istri, ia pun kembali menatap foto pernikahan nya yang dahulu.
Dan kini 4 hari sudah April meninggalakan kamar itu dengan kesedihan.
"Bee... sungguh aku tak pernah melakukan hal itu... jika hal itu yang membuatmu pergi dariku, aku bersumpah Bee akan menemukan kebenarannya akan ku bawa kau kembali bersama ku.. ." lirih nya sedih tak terasa buliran air mata itu menetes diatas foto pernikahan mereka .
Jika Oemar tengah meratapi kesedihan yang putus asa akibat gangguan dari masalalu nya ,Berbeda dengan Diva yang senang saat mengangkat telfon dari sesorang di seberang sana.
"Hallo nak.. ini benar kamu kan ?? kamu kemana saja..." tanya Diva dengan senang
"Hallo mah iya ini April , Maafkan April mah jika April pergi tanpa seizin kalian semua, tapi April begitu terpukul April belum siap menerima kenyataan tentang Vidio itu. .."
"Mama tahu sayang jika kamu merasakan sesak, ambilah waktu selama yang kamu inginkan nak, tapi mama mohon jangan pernah meninggalkan keluarga ini untuk selamanya..."
"April tahu mah... nanti jika hati April sudah sembuh dari luka ini April pasti akan pulang,maafkan April mah..." lirih nya sedih menahan air mata yang sudah berkaca
"Mama tak menyalahkan mu nak... jika mama berada di posisimu mungkin mama juga akan melakukan hal sama seperti mu... jadi tenangkan lah pikiran serta hati mu tapi ingat untuk kembali ya nak...." pinta Diva pada sang menantunya
"Baik mah... oh ya mah Aghniya mana mah April kangen sama Nia...."
"Ia sebentar ya mama ke kamar nya dulu...." ucap Diva sambil bergegas ke kamar cucu nya itu
"Nia... ini ada bunda telfon...." panggil Diva yang langsung disambut mimik wajah bahagia dari cucunya itu
"Hallo bunda...." jawabnya senang
"Hay... sayang... apa kabar...."
"Nia baik bunda... bunda kemana saja,kata papah bunda sesang bekerja lagi ya..."
April yang mendengar nya pun mendadak terkejut, "Ternyata mas Oemar menutupi kepergianku..." ucapnya dalam hati tersentuh , entah mengapa hatinya merasa berdesir.
"Ehm...iya sayang bunda sedang bekerja ,maafkan bunda ya.. nanti kalau sudah selesai bunda akan segera pulang..." jawabnya menjelaskan pada putrinya itu
Mereka pun berbincang lama, tanpa mereka sadari ada Oemar yang sedari tadi mendengar percakapan mereka . Niat hati ingin menghibur sang putri yang belakangan ini murung, namun melihat putrinya yang sudah ceria karena mendapat telfon dari sang bunda ia pun mengurungkan niatnya untuk menghampiri.
Mereka pun akhirnya mengakhiri panggilan itu. Saat Diva hendak keluar ia pun dikejutkan dengan keberadaan Oemar yang tengah berdiri di balik pintu itu .
"Lhoo Mar kamu ngapain disini. .." tanya nya terkejut
"Ehm... tadinya mau menghibur Nia mah tapi ternyata dia udah terhibur sama bunda nya.... "jawabnya pelan
"Kenapa kamu tak bergabung dengan Nia tadi,mama yakin jika April pun merindukanmu...."
"Oemar tak bisa menunjukkan wajah ini didepan istri Oemar lagi, Oemar belum tahu kebenaran ini tapi semua itu begitu jelas dan apa yang harus Oemar jelaskan jika Oemar sendiri pun tak tahu, Oemar tak ingin menyakiti hatinya lagi mah..." ucapnya datar sambil meninggalkan sang mama
Diva pun hanya menghembuskan nafasnya berat ,melihat menantu dan putra nya yang sangat sedih dan kacau .
"Hem...semoga kalian bisa cepat dipersatukan kembali dan kebenaran ini segera terungkap..."
gumamnya menatap punggung sang putra yang perlahan menghilang .
.
.
Sedangkan April yang barusaja selesai menghubungi Putrinya ia merasa bingung dan sedih , ia kasihan kepada sang suami dan putri nya disana tapi rasa sesak didadanya begitu menyakitkan.
Bagaimana April tak sedih jika ia harus menerima kenyataan jika sang suami sudah bercinta dengan mantan istrinya, meski ia enggan untuk percaya namun mau dilihat bagaimana pun vidio itu tetaplah asli ,belum lagi cacian serta makian dari Bella yang sebelumnya selalu mengolok nya.
"Loe itu cuma mau harta nya aja kan,loe cuma mau menguasai seluruh warisan dari papa Hendro,pinter banget ya loe menjerat mereka dengan wajah polos loe itu tapi loe itu perempuan munafik yang punya niat terselubung."
Terngiang selalu perkataan itu di telinga April dengan tuduhan yang sama sekali tak pernah ia lakukan ,bahkan uang dari suaminya pun tak pernah ia pakai sama sekali. Sungguh perkataan yang selalu menyakitkan hatinya.
Saat ia tengah melamun dan memikirkan itu semua tiba-tiba ia dikejutkan dengan ketukan kamar dan ia pun segera membuka pintu itu . Ternyata itu Salsa yang baru saja tiba didepan kamar hotelnya.
"Salsa....aku kangen banget tau...." ucap April yang masih terkejut dengan kehadiran nya, ia pun langsung memeluk nya
"Sama Pril... begitu dapet e-mail dari kamu aku langsung cusss kesini...."
"Masuk yuk...."
Mereka pun berjalan memasuki kamar hotel yang sudah April tinggali selama 4 hari ini.
"Wah...gede banget Pril kamar nya.. bagus banget keren.. pasti mahal ya...." tanya nya
"Mahal banget Sal... tapi kamu gk usah khawatir aku gak bayar kok...."
"Hah...kok bisa...." ucap Salsa heran
"Aku pake duit nya mas Oemar hehehe...."
"Bukannya kalian lagi marahan, kok bisa kamu pake duitnya Pril..."
Salsa pun ikut tertawa mendengar penuturan sahabtanya itu. Memang benar selama ini April selalu sederhana namun sekarang sudah saat nya ia menampakkan istri kesultanan nya.
¤¤¤☆☆☆
Sudah 2 hari ini Oemar begitu malas pergi ke kantor, ia pun menghabiskan harinya hanya murung di dalam kamar,setelah ia tahu jika kepergian sang istri karena ulahnya ia pun tak mencari nya lagi ,ia hanya berharap sang istri akan memaafkannya.
Ia pun mengambil laptopnya dan menghubungi putra jeniusnya berharap mendapat ketenangan setelah berbicara dengan sang putra.
"Assalamualaikum Abhi...."
"Waalaikumsalam pah... maaf ya lama pah tadi ustad nyari nya pas Abhi lagi setoran...." jawabnya
"It's oke nak... gimana hafalan nya lancar..."
"Alhamdulillah lancar pah...."
"Papah sehat...." tanya nya polos ,entah mengapa Oemar menatap wajah polos itu hatinya menjadi adem dan tenang
"Alhamdulillah papa sehat...."
"Oh ya papa kenapa nggak ikut sama bunda kesini... Abhi kira papa akan ke sini berkunjung bersama bunda...."
Oemar pun menautkan kedua alisnya ia merasa bingung dan tak mengerti maksud dari putranya itu. Namun ia pun secepat kilat kembali berfikir agak jangan sampai salah bicara karena Abhi itu anaknya sangat cerdas .
"Ehm... maaf ya nak papa masih sibuk, tapi papa akan secepatnya berkunjung kesana..."
"Terima kasih ya pah... bunda juga selalu menyampaikan salam dari papah untuk Abhi..."
"Oh ya... bunda bilang apa aja tentang papa ..." tanya nya antusias ,ia begitu semangat sampai-sampai merubah posisi duduknya menjadi tengkurap menghadap laptop
"hahahaha...papa lucu... "jawab Abhi menertawakan sang papa
"Kata bunda papa itu baik dan pekerja keras, buktinya papa kerja terus cari uang buat Abhi dan adik-adik terutama adik yang masih di dalam perut kata bunda kebutuhannya sangat banyak jadi papa kerja keras siang dan malam...."
"Wah... bunda bilang seperti itu... " jawabnya senang
"Iya pah.. makanya papa jangan bekerja lembur terus ya nanti papa capek.. papa juga jaga kesehatan ya...." pintanya
"Siap boskuh..... kamu juga sehat-sehat ya disana...."
"Ya sudah ya pah waktu Abhi sudah habis, jangan kerja lembur terus ya pah,semoga jeda liburan nanti papah bisa menyusul kesini bersama bunda yang masih disini...."
"Kapan jeda liburannya Bhi..."
"3 hari lagi Abhi liburan pah tapi hanya 2 hari,,, maaf ya pah gara -gara Abhi bunda lama disini untuk menunghu liburan Abhi datang jadinya lama bunda berpisah sama papah dan Nia...."
"Gak masalah nak nikamtilah waktu kalian okey.... " ucap Oemar sambil mengedipkan satu matanya
" Iya pak terima kasih ... Assalamualaikum pah..."
"Waalaikumsalam...." jawabnya sambil menutup laptop miliknya
"Ternyata kamu disana Bee... kenapa tidak terpikirkan oleh ku....semoga kamu selalu sehat bersama anak-anak kita...." gumamnya tersenyum bahagia, Ia pun bergegas menelfon sesorang
"Hallo Vin...pesan kan aku tiket ke Turki besok ..." titahnya
"What... besok..." jawab Vino diseberang sana yang terkejut
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...----------------...
......................
Hay Readers.... terima kasih sudah mampir... jangan lupa Like dan komen ya... mohon tinggalkan jejak ya readers.... 😘😘🙏🙏🙏
🍃Happy Reading 🍃
🌞
☀️
.
.