Duren & Jantik

Duren & Jantik
Lagi.....



Frans yang kini sudah mendarat di Istanbul Turki langsung saja bergegas menuju hotel dimana tempat April menginap yang tentu saja terdapat Salsa disana.


Sedangkan Salsa yang baru saja selesai mandi dia segera memakai piyama tidur nya dan merebahkan dirinya yang lelah sambil memikirkan Frans yang kini selalu menggangu di dalam otaknya, ingin rasanya ia melupakan namun apalah daya ingatan itu malah semakin masuk ke dalam hatinya .


Tak butuh waktu lama Frans pun sudah berada di depan kamar hotel itu dan ia pun segera menekan bel di depan nya.


Salsa yang dari dalam sedang melamun pun terlonjak kaget saat mendengar suara bel di depan kamar hotelnya.


"Duh...si April cepet amat melepas rindunya...semoga semua sudah kembali berdamai lagi...." kekeh senang yang langsung bangkit dari kasur hendak membukakan pintu yang ia pikir jika itu adalah April yang datang.


Ceklek


Saat Salsa membuka pintu itu ia seketika terkejut melihat Frans yang sudah berdiri di hadapannya.


"F-Frans... "ucanya terbata ,yang ia kira kehadiran April dan suaminya ternyata malah orang yang tak ingin ia harapkan kehadirannya disini.


"Mau apa kamu disini...." tanya nya ketus


"Bolehkah aku masuk... aku capek banget Sal melakuakn perjalanan sepanjang ini ..." ucapnya memohon sambil membawa tas ransel dipunggungnya.


Salsa yang memang melihat wajah letih pada Frans pun merasa tak tega dan membiarkan dirinya masuk ke dalam.


"Bersihkan saja dirimu disana...." tunjuknya ke arah kamar mandi


"Maksih Sal...." jawabnya sambil tersenyum manis,senyuman yang seketika membuat Salsa terpaku sejenak saat melihatnya .


Entah kenapa semenjak malam itu ia mulai merasakan jantungnya yang kini tak baik-baik saja. Setiap menatap Frans maka ia akan teringat kejadian dimana mereka menghabiskan malam yang penuh gairah itu.


Tak lama Frans pun keluar dan mencari Salsa yang rupanya sedang duduk di atas sofa dekat jendela, ia pun mendudukkan bokong nya tepat disamping Salsa meski masih berjarak beberapa meter saja.


"Bagaimana kau tahu jika aku disini...." tanya Salsa memulai percakapan


"Aku mencari mu kemana-mana Sal tapi tak dapat menemukanmu , dan saat aku diberi tahu seseorang jika kau disini maka kususul lah dirimu...."


"Haissh... ucapan mu bagaikan sepasang budak yang bucin saja Frans...." ucapnya berdebar,sungguh ia berusaha menyembunyikan debaran jantungnya. Ia merasa senang saat tahu Frans rela jauh-jauh datang kesini hanya untuk mencarinya meski ia pun tahu jika keuangan Frans tidak sebanyak para sultan diluaran sana.


Frans pun mendongakkan kepalanya menatap Salsa


"Apa aku boleh seperti dulu lagi...rasanya sudah lama sekali gak beradu mulut denganmu jadi merindukan pertengkaran kita dulu... "


"Sesuka hatimu lah...." ucap Salsa kembali cuek seperti dulu .


" Sal... mari kita pulang dan menikah...aku akan melamarmu....." ucap Frans kini yang sudah serius yang langsung membuat mata Salsa membulat setelah mendengarnya


"Apa kau serius dengan pertanyaan mu itu Frans,sepertinya terakhir bertemu dengan mu kau juga mengajak hal itu,dan kau pun sudah tau jawabannya..."ucapnya ketus


"Aku bersungguh-sungguh Sal ingin bertanggung jawab...."


"Untuk apa... untuk keperawanan ku...." sarkasnya


"Ya... meski aku pria yang suka menggoda wanita tapi aku tak bisa mengabaikan kehormatan yang sudah aku renggut...."


"Tak bisakah kau melupakan saja malam itu Frans..anggap saja seperti tak pernah terjadi apa-apa...."


"Tak bisa....." jawabnya tegas


"Kita tak bisa menikah Frans kita tak akan cocok...." ujarnya


"Apa karena aku belum mapan Sal , apa karena aku hanya karyawan biasa yang masih berjalan mencari kesuksesan ....." jawab Frans yang membuat ciut di hatinya


Salsa pun menghembuskan nafasnya berat


"Bukan karena materi Frans... tapi karena kau sahabat ku, aku tak bisa, jika saja kau orang lain mungkin aku tak akan memikirkan ini sampai membuat ku pusing sendiri...."


"Maka dari itu kita coba saja , tak ada yang salah jika teman menjadi suami istri jika memang sudah jodohnya...."


"Aku tak cinta padamu Frans.... rasa kasih ku hanya sebatas sahabat...."ucapnya jujur


"Cinta akan datang dengan sendirinya Sal, cinta akan tumbuh seiiringnya waktu...." ucap Frans penuh keyakinan.


"Tap-...." ucap Salsa terpotong yang melihat Frans berlutut di depannya


"Please Sal... beri aku kesempatan untuk menikahimu, jangan sampai kau membuatku seperti pria bajingan yang sudah memakai mu lalu pergi begitu saja..." pinta Frans serius


Salsa yang kini berhadapan dengan Frans yang sedang berlutut itu membuatnya merasa semakin dilema.


"Frans.... apa kau serius...aku tak suka di hianati atau diselingkuhi, apakah kau siap jika menikah denganku kau harus membuang kebiasaan mu untuk menggoda para wanita seksi di luaran sana..." tanya Salsa serius sambil menatao kedua bola mata Frans untuk mencari kejujurannya.


"Aku berjanji padamu Sal...." jawabnya mantap


Dan Salsa pun mengangguk seraya tersenyum menatap Frans didepannya.


💧


.


Dilain kamar tepaatnya kamar pasangan suami istri yang sedari tadi berpagutan panas kini mereka sudah menghempaskan diri diatas kasur sambil terus berpagutan keras.



Oemar yang menindih istrinya di atas terus saja menciumi bibir candu itu dan kini ia pun membuka hijab sang istri dan melemparkan ke sembarang arah.


Usai terbuka ia pun langsung menerjang ceruk leher putih itu,aroma harus dalam rambutnya membuat kesegaran tersendiri untuk Oemar.


"Ah...." lenguh April yang terasa nikmat saat lehernya disesap dan ditinggalkan jejak kissmark disana. Oemar yang sudah rindu karena tak tersalurkan sejak beberapa hari itu pun langsung membuka hem yang dipakai istrinya secepat kilat pakaian itu pun sudah tertanggal dan kini tergeletak di lantai.


"Squisy ku....eemmu.." ucapnya langsung menyerbu senang saat dapat kembali melihat benda kenyal favoritnya.


Puas bermain-main disana ia pun melancarkan aksinya dengan menanggalkan seluruh pakaian yang menempel pada sang istri


Dan malam itu pun mereka menghabiskan malam dengan saling memuaskan . Kelihaian April dalam melayani suaminya membuat Oemar merasa puas jika sudah diservis sang istri karena April selalu aktif di atas ranjang yang membuat nya serasa panas dingin dibuatnya.


Keesokan paginya April pun terbangun lebih dulu . Ia pun bangkit dari tidurnya dan menatap sang suami dengan tersenyum bahagia, betapa sempurna nya ia memiliki wajah tampan, putih dan bersih seperti ini disertai rambut halus disekitar rahangnya membuat ia merasa gemas apalagi ketika sudah bergerak bergerilya diseluruh tubuhnya membuat ia terus meremang .


April pun mengecup kening sang suami dan berjalan menuju kamar mandi,rupanya disana ada bathtub yang sangat indah menghadap luar jendela.



Tak membuang waktu ia pun segera mengisi buthtub itu dan memasukkan dirinya yang sangat pegal akibat pergulatan semalam yang entah selesai sampai jam berapa.


Ia menatap indah luar jendela itu dan bersyukur dapat menikmati kemewahan yang diberi suaminya. Karena hari masih begitu pagi membuat ia kembali tertidur didalam air hangat yang menyegarkan itu apalagi terdapat aromatherapy yang membuat seluruh tubuhnya menjadi rileks dan nyaman.


Oemar yang sedang tidur nyenyak pun memicingkan sebelah matanya kala melihat guling hidupnya tak ada ditempat seharusnya.


"Kemana dia ...." gumamnya sambil bangkit dari tidurnya. karena tak memakai sehelai benang pun ia segera mengambil handuk di samping pintu kamar mandi lalu memakainya,dan membuka kamar mandi itu.


Ia pun kembali tersenyum saat melihat sang istri tengah bersantai didalam buthtub mengahdap jendela.


Ia pun kembali melepaskan handuknya dan langsung menghampiri sang istri lalu memasukkan kakinya kedalam buthtub itu. April yang merasa ada seseorang yang masuk ke dalam air, ia pun langsung membuka matanya.


Matanya membulat kala melihat Oemar sudah berdiri disampingnya dengan senjata yang sudah bangun dan siap untuk bertempur.


Oemar pun tersenyum jahil melihat reaksi istrinya yang menggemaskan itu.


"Mass ih.. kok udah bangun sih...." ucapnya sebal karena ia sudah tau jika yang atas bangun sudah pasti yang bawah akan ikut terbang juga.


"Pagi-pagi gini enak lhoo Bee... bisa lama banget... " jawabnya sambil duduk disamping sang istri dan merangkul ,bukan hanya merangkul sudah pasti langsung bergerilya kemana saja. Alhasil pagi itu pun menjadi sarapan terpanjang didalam buthtub itu.


💧



...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...----------------...


......................


Hay Readers.... jangan lupa Like dan Komen ya... mohon tinggalkan jejak ya Readers....dan Terima kasih juga sudah mampir di novel perdana ku....


🍃Happy Reading 🍃


🌞


☀️


.