
Sementara itu di dalam sebuah pesawat bisnis Turkish Airlines yang sudah terbang sejak 5 jam yang lalu tengah duduk seorang wanita sambil memperhatikan sebuah Vidio beserta foto yang ada di galeri ponsel miliknya, siapa lagi jika bukan Apriliyani samrotul jannah. Dengan booking atas nama Yani agar tak mudah di lacak oleh pasukan suami serta papa mertuanya. Sadar dengan segala kekuasaan mereka membuatnya rela merogoh kocek yang fantastis untuk dapat terbang ke Istanbul Turki tanpa diketahui siapapun.
"Hiks...hiks...hiks.... kenpa tega sekali mas kamu melakukan hal menjijikan seperti itu padaku...." ucapnya dalam hati sambil ia meneteskan air mata yang tak henti sedari tadi
"Apa salah ku selama ini, kau bilang mencintaiku kau bilang menyayangiku tapi ini apa... kau malah bercinta kembali dengan mantan istri mu itu...." gumamnya sambil menonaktifkan lagi ponsel miliknya.
Begitu pilu saat April mendapat pesan kemarin berupa foto dan Vidio saat Oemar melakukan hubungan intim dengan Bella, ya...pesan itu adalah sebuah kenyataan pahit yang harus ia telan , terdengar suara ******* Bella dari sana dan Oemar pun begitu menikmatinya hingga memejamkan matanya, sungguh sebuah Vidio yang membuat hatinya remuk dengan melihat pertunjukan itu.
.
.
Sementara di kediaman Oemar mereka masih belum menemukan dimana keberadaan April saat ini,mereka masih menyangka jika April hilang atau ada yang menculiknya .
"Oem coba kamu tanyakan pada orang tua April mungkin dia sedang berkunjung kesana...." titah Diva yang sedang cemas itu
"Tapi gak mungkin mah... Masak dia ke Purwakarta tapi nggak pamit... " jawab Oemar
"Coba saja dulu.. siapa tahu ada kan..."
"Hem...baiklah...."
Oemar pun bergegas menghubungi adik April yaitu Tiara, karena ia tak ingin memberikan beban pada ibu mertuanya jadi ia bertanya pada sang adik ipar dahulu.
"Gak ada mah, kata Tiara April gak ada berkunjung kesana..." jawab Oemar usai menghubungi adik iparnya itu
"Ya Allah..kemana ya dia... coba kamu cepat segera cari dengan orang-orang kamu..."
" Sudah dilakukan mah sejak tadi ...mereka sedang melacaknya...."
Oemar pun kembali ke perusahaan nya ,sesampainya disana dan ia segera meminta Vino untuk memanggil Karin ke kantornya.
"Rin.... kamu tahu April dimana..." tanya nya to the point pada adik sekaligus sahabat istrinya itu
"Hah.. kakak gak salah tanya aku... kan kakak suaminya.. Karin mana tahu lawong Karin aja disibukkin sama kerjaan tuh sama dia..." jawabnya sambil melirik Vino yang ada di sampingnya
"Ish..kau ini...." desis Vino menatap Karin
"Bener kamu gak tahu... April dari pagi hilang dia bahkan gak bisa dihubungi, anak buah kakak sedang mencarinya tapi sampai sekarang masih belum ditemukan..." jelas Oemar
"Kakak jangan bercanda deh...." ucapnya tak percaya
" Kakak serius Karin.. ini lagi genting, ...."
Karin pun sejenak memikirkan sesuatu
"Apa kakak ada masalah sama April...." lontarnya yang membuat sang kakak menaikkan alisnya
"Maksud kamu...."
"Ehm..kemarin sore saat Karin pulang kerja ,April terlihat agak murung tapi dia gak ada cerita sama Karin katanya dia hanya ingin sendiri, Karin pikir kalian lagi bertengkar jadi Karin gak memaksanya untuk cerita ..." tuturnya
"Apa....kenapa kamu gak bilang dari tadi ..."ucap Oemar terkejut mendengar penuturan adiknya
"Kan kakak baru nanya... mana Karin tau kak..." protesnya
"Ya sudah sana balik lagi kerja biar kakak yang cari tahu...."
"Iya...." ucapnya sambil pergi meninggalkan ruangan CEO itu.
"Apa April ada masalah ya.... semalam pun dia terlihat aneh,tapi kamu kemana Bee kenapa gak bilang sama aku...." gumamnya bingung
"Vin....cepat kamu cari tahu , kemarin malam April memang terlihat aneh ...." titahnya pada Vino
"Okey..."
Vino pun segera melaksanakan tugas dari atasannya itu .
.
.
¤¤¤☆☆☆
Sore pun menjelang, 12 jam sudah April menempuh perjalanan dari Jakarta ke Istanbul. Ya..kini dia tengah berada di sebuah hotel dekat dengan pesantren sang putra, jika dulu dia kemari saat mengantarkan Abhi itu pun bersama dengan guru pembimbing Abhi, tapi kini pertama kalinya ia ke Turki lagi hanya seorang diri.
Ada rasa takut dan cemas dihatinya berada seorang diri di kota yang sangat besar ,namun ia ingin menenangkan diri dari masalah yang tengah ia hadapi.
Di Indonesia Malam pun sedang berlangsung karena perbedaan waktu yang 4 jam lebih cepat dari Turki membuat Indonesia saat ini sudah menunjukan pukul 9 malam.
"Oem baru pulang kamu...."
"Iya mah... Oemar mencari April dan bertanya pada seluruh teman-temannya namun tak ada yang mengetahui keberadaanya...." ucapnya lesuh
"Ya sudah kamu bersihkan diri kamu dulu, habis itu kamu ke ruangan kerja papa,dari tadi papamu sudah menunggu...."
"Baik mah..." ucapnya dan berlalu
Dibalik tembok rumah mewah itu ternyata ada Melly yang sedang mendengar pembicaraan mereka dan ia pun berlalu ke kamarnya.
tut tut tut
"Hai..adik kecil ku sayang.. " jawab wanita diseberang sana yang tak lain adalah Bella ,
"Kak Bella.. Melly punya kabar baik buat kak Bella, dirumah sedang genthing...."
"Waw... ada apa Mell....."
"Rencana kakak berhasil... kak April sudah pergi dari rumah dan dirumah seluruh keluarga sedang mengkhawatirkannya...." ucap Melly senang
"Bagus ..... thank's ya Mell infonya... kamu memang adik kesayangan kakak...."
"Siap kak Bell... ya udah ya kak , Mel tutup dulu ya.. takut nanti ketahuan sama mama..." ucapnya sambil mengakhiri panggilan.
" Okey...."
"Hahahaha..... rasakan itu kau wanita sialan... sudah ku duga kau akan pergi perlahan dan menghilang.... sudah ku katakan jika aku tak dapat memiliki nya kembali maka kau pun tak bisa bahagia... hahahahaaha....." tawa Bella menggema diseluruh ruangan kamarnya.
Dilain sisi Usai membersihkan diri sesuai perintah sang mama Oemar pun segera menghampiri ruang kerja papanya.
"Pah...." sapanya namun tak ada sahutan dari sang papa,
Hendro yang melihat kehadiran sang putra pun segera menghampirinya.
Bugh
Sebuah pukulan mendarat di muka sang putra sulung
"Pah... ada apa ini kenapa tiba-tiba memukul Oemar...." tanya nya heran sambil meringis sakit memegang bibir nya yang perih
Plakkk
Kini sebuah tamparan juga mendarat di pipinya
"Pah...." geram Oemar tak mengerti
Hendro yang kesal pun langsung menarik kerah baju sang putra
"Apa papa pernah mengajarkan kamu untuk menyakiti seorang perempuan Oem, apa papa pernah mengajarkan kamu untuk berzina hah...." teriak sang papa penuh amarah
"Apa..maksud papa..."
"Kamu masih bertanya pada papa huh....pantas saja April pergi meninggalkan kamu jika kelakuan kamu seperti ini...."
"Oemar tak mengerti maksud papa ini apa...." protesnya bingung dengan sikap papanya itu
"Jika kamu memang tak menyayanginya jangan kamu sakiti dia seperti itu,papa tahu ini semua salah papa yang sudah memaksakan kamu untuk menikah dengannya tapi papa sangat kecewa dengan mu papa kecewa...."
" Pah... Oemar sudah menyayangi April pah,Oemar pun sudah menerimanya. Sekarang kami sudah saling mencintai pah ...."
"Cinta apa hah.. apa ini yang namanya cinta berhubungan badan dengan mantan istrimu lagi , ini namanya Zina Oemar..." teriak Hendro kesal sambil menyerah kan tablet yang ia tekan pada dada Oemar
Oemar yang masih bingung pun meraih tablet itu . Betapa terkejutnya ia saat melihat vidio berdurasi 5 menit itu, Vidio yang memperlihatkan dirinya tengah berbaring diatas ranjang dengan mata tertutup dan Bella yang tengah berada diatasnya sambil menggoyangkan pinggulnya.
Itu adalah sebuah vidio percintaan diatas ranjang yang dimana terlihat punggung Bella tak memakai pakaian dan hanya bagian bawah mereka yang tertutupi selimut berwana coklat dan dengan Oemar yang tak memakai pakaian juga sehingga terlihat dada bidang miliknya.
"A-a-apa i-ini pah ...." ucapnya terbata tak mengerti
"Kamu tanya papa apa... papa yang harusnya bertanya apa itu hah....apa yang kamu lakukan...." cecar Hendro
"Ini gak bener pah... Oemar gak pernah berhubungan lagi dengan Bella,sumpah demi Tuhan pah... ini gak benar..."
"Apa ada kebohongan di vidio itu Oemar... lihat baik-baik , itu saat kamu berada di hotel di Eropa, papa ingat betul kamar klasik itu saat vidio call tempo hari dan lihat disana kalian malah melakukan hal yang menjijikan...." maki Hendro semakin geram
"Tapi pah.... "
"Sudahlah... vidio itu papa dapat setelah melacak Handphone istri kamu dan ternyata April mendapat vidio itu kemarin siang,jadi sudah dipastikan jika April tidak di culik tapi ia pergi meninggalkan kamu dengan luka yang kau buat...." ucapnya sambil pergi meninggalkan Oemar sendiri di ruangan itu
"Apa.. ja-jadi April sudah melihat ini...." ucapnya terduduk lesuh sambil menatap tablet itu.
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...----------------...
......................
Hay...readers... terima kasih sudah mampir... jangan lupa Like dan Komen ya.... mohon tinggalkan jejak kalian ya... 🙏😘
🍃Happy Reading 🍃
🌞
☀️
.
.