Duren & Jantik

Duren & Jantik
Kembali Pulang



Sesampainya di ruangan Smith dia pun langsung nyelonong masuk ,Smith pun yang terkejut dengan kehadiran Oemar pun menjadi sewot...


"Ck!!! ketok pintu dulh napa broo.. maen nyelonong aja kalo gue lagi kagak pake celana gimana...." celutuknya


"Lah emangnya loe mau ngapain di rumah sakit.. mau mesum ya...." selidik Oemar


"Sembarangan lu.... ada apaan kemari...." ucapnya semakin sewot


"Dokter galak amat yak.... gue cuma mau tanya bini gue udah bisa pulang belom ya...dia minta pulang tapi gue khawatir kenapa-napa secara kan dia baru siuman broo...." jelas Oemar mengutarakan niatnya


"Ya gak papa lah... bini lu itu cuma butuh istirahat dan asupan gizi yang banyak, lagian dia baru siuman itu karena tubuhnya membutuhkan istirahat yang banyak dia bukan pasien sadar dari koma yang harus di rawat lama...."


"Ohw... berati udah bisa gue bawa pulang ya..."


"Ya boleh lah... seharusnya sih besok baru boleh pulang , tapi kalo dia udah merasa gak pusing lagi dan sudah mau makan banyak ya boleh lah pulang sekarang...."


"Nah..itu dia broo masalahnya dia tadi makan makanan rumah sakit malah muntah-muntah, terus mana ngidamnya pengen makan soto babat lagi...." keluh Oemar


"Hahaahaha...ada-ada aja bini lu... ya udahlan turutin aja biar mood nya tetap bagus,kalo soal muntah itu wajar broo dia lagi di fase hamil muda pokonya harus tetap makan meski sedikit-sedikit tapi sering ya....."


"Oke deh .. tolong lu urusin z berkas-berkas kepulangan April gue mau nyiapain dia dulu..."


"Oke bosQu........"


"Thank you pak dokter jomblo ...." ledeknya sambil menutup pintu dan segera lari


"Sialan lu... udah di bantuin juga malah ngatain..." kesal Smith pada sahabat somplak nya itu


Sambil berjalan ia pun menelfon Bram yang sedang berada di kantor papapnya, berhubung ia tak memiliki no nya Devan ia pun meminta tolong untuk menyampaikan pesan kepada Devan melalui Bram.


Dikantor pusat


Bram yang baru saja keluar meeting tak sengaja ia pun lewat depan ruangannya Devan ia pun kembali teringat pesan Oemar saat menelfonnya barusan.


"Ehm... Devan..." panggilnya saat memasuki ruangan itu


"Ehm.. iya pak..." jawabnya terkejut


"Sebentar lagi jam pulang kantor selesai ,tolong kamu belikan Soto babat dan bawa ke rumahnya pak Hendro ya... Ini uangnya dan kamu sudah tau kan alamatnya pak Hendro..." tanya Bram sambil memberikan uang ratusan ribu


Devan pun tercengang mendengar perintah dari Bram,ia sempat mengira jika Bram akan membicarakan perihal pekerjaan namun ternyata meminta Soto babat...


"Ehm.. soto babat pak... seriusss...." ucapnya tak percaya


"Ia... ini perintah dari pak Oemar yang meminta kamu untuk membelika Soto babat, Karena istrinya ingin makan itu, kata bu April dekat rumah mu ada yang jualan soto babat...."


"Ohw..ia pak benar.... tapi pak ini belinya berapa porsi ya pak kok uangnya banyak sekali..." tanya Devan heran karena Bram memberikan uang sebanyak 500 ribu.


"Ehm..saya gak tau itu makanan apa tapi kamu belikan kan 2 porsi saja, ..."


"Hah.. 2 porsi pak.. kalo begitu saya kembalikan uangnya pak ini saya ambil 100rb saja soalnya harga nya cuma 25rb pak seporsi...."


"Hah...semurah itu ya..." Bram pun keheranan makanan apa...yang harganya murah sekali


"Ya sudah ambil saja semuanya itung-itung buat pengganti bensin kamu dan jangan lupa antarkan ke rumahnya pak Hendro ya soalnya bu April sudah pulang dari rumah sakit sore ini dan ingin segera makan soto babat..." ucapnya sambil berlalu meninggalakn ruangan itu


"Baik pak Bram terima kasih ..." teriaknya meski Bram sudah tak terlihat lagi.


"Wiih... enak bener cuy.. dapet ceperan ...." ucap Frans iri


"Lumayan Broo buat jajan heheheh..."


"Eh April kok udah pulang dari rumah sakit ya buaknnya tadi pagi dia baru sadar ya......." tanya Salsa pada kedua sahabatnya itu


"Entah lah.. handphone April juga masih mati jadi gak bisa kita hubungi..." ujar Devan bingung


"Ya udah nanti pulang kerja kan kita mau jengukin April jadi sebelum kesana kita beliin dulu sotonya sekalian gue juga pengen deh.. cocok banget sama suasananya yang mendung..." ucap Salsa


"Yah..elu Sal ikut-ikut aja..." sahut Frans


"Yee..sirik aja..."


"Udah..udah.. kerja lagi..biar cepet pulang kurang satu jam lagi nih..." titah Devan


Mereka pun kembali pada pekerjaannya


Sementara itu dirumah sakit April tengah bersiap-siap akan pulang setelah di cabut infus nya dia pun berganti pakaian yang sudah disiapkan Oemar dan mereka pun kembali ke rumah.


Sesampainya disana rumah begitu sangat sepi hanya ada Bi Inah dan para Art lainnya yang menyambut kedatangan April,April pun celingukan mencari keberadaan putri tercintanya...


"Lhooo mas rumah kok sepi banget,Nia mana.. apa lagi tidur ya..tapi ini kan sudah sore.... oh..mungkin lagi pergi ngaji ke TPQ ya mas...." tanya April sambil menerka nerka


"Kita ke kamar dulu yuk... kamu harus istirahat dulu kita kan baru sampai ... " ajak Oemar


Sesampainya di kamar Oemar menyuruh April untuk rebahan di atas kasur


"Bee...apa kamu udah benar-benar sehat... "


"Udah dong mas... Aku lebih sehat berada dirumah dari pada di rumah sakit.. bau obat .." timpalnya


"Ehm..kalo kamu udah bener-bener fit mau nggak Besok aku ajak ke jogja... ke rumah Eyang putri.. sekalian aku mau mengenalkan kamu sama keluarga besar ku disana...." ajak Oemar


"Boleh mas... "jawabnya senang


"Tapi...disana akan ada Bella,dan Eyang sedang mengadakan acara untuk penyambutan Bella, makanya seluruh keluarga sedang berada disana termasuk Nia. Aku harap kamu tidak tersinggung dengan tingkah Eyang..."


April pun diam sejenak memikirkan perkataan Oemar barusan


"Apa Eyang gak menyukai ku mas...."Tanya April


Oemar pun bingung harus menjawab apa karena dia tak ingin menyakiti perasaan istrinya lagi.


"Berati benar kan Eyang gak menyukaiku ...."tebak April


"Makasih ya sayang... besok kita akan meyakinkan Eyang dengan hubungan kita dan lagi Eyang pasti senang dengan kehamilanmu... "


"Aamiin...." mereka pun saling senyum dan menatap, perlahan wajah Oemar semakin maju menghampiri istrinya


Cuuppp


Oemar pun menempelkan bibirnya pada istrinya ,Ia terus meraih tengkuk istrinya yang masih mengenakan hijab itu, niatnya hanya ingin mengecup sesaat namun ia malah terus menyesapnya dan ******* bibir yang kini telah menjadi candu baginya... ciuman yang saat ini bisa ia rasakan kembali setelah kepergiannya selama 10 hari di luar negri. Ciuman itu kini menjadi panas ,sepasang suami istri yang saling melepaskan rindu sampai terdengar kecapan dan ******* dari kedua bibir yang sexy itu hingga tangan Oemar pun terus bergerilya ke puncak kembar yang sangat ia sukai.


tok tok tok


Mereka pun menghentikan ciuman itu kala mendengar suara ketukan pintu diluar kamarnya


"Ish...ganggu saja..."


April pun hanya tersenyum melihat hasrat suaminya yang terhenti.


"Ada apa...." ucap Oemar kesal kala membukakan pintu kamarnya


"Anu... den di depan ada pak Devan katanya mau mengantarkan soto babat pesanannya aden dan sekalian mau menjenguk nyonya den..." ucap bi Inah


"Sendiri...."


"Enggak den..ada perempuan dan 2 laki-laki katanya sahabtnya nyonya ..."


"Ohw...suruh masuk kesini langsung aja... kalau April yang kebawah kasian nanti naik turun tangga...." jawab Oemar


"Baik den saya panggilkan mereka...."


Oemar pun kembali masuk menghampiri istrinya.


"Sayang. di depan ada para teman kamu katanya... tapi aku suruh kesini aja ya ..."


"Tapi apa kamu gak keberatan mas kalo mereka masuk ke kamar kamu... mending aku aja yang turun aku gak enak mas sama kamu...." jawab April tak enak hati


"Ya..gak papa lah, mereka kan teman baik mu yang selalu menolong kamu sejak dulu..."


"Tapi aku tetap gak enak sama kamu mas masak mereka masuk ke kamar ini...."


"Ini tuh bukan kamar aku,tapi kamar KITA oke , dari pada kamu yang turun kamu baru sembuh dan juga perlu istirahat yang cukup jangan kemana-mana sudah...duduk aja di kasur oke..., aku gak mau kamu sering naik turun tangga kamu masih hamil muda sayang harus hati-hati...."


"Ehm..makasih ya mas kamu udah perhatian dan pengertian...."jawabnya senang.


Oemar pun tersenyum menatap istrinya


Tak lama bi Inah pun datang dengan ketiga sahabat April itu. Meraknpun sudah berdiri di depan pintu.


"Sore..pak ini pesanan nya bapak..." ucap Devan


"Oh iya... terima kasih yaa...." jawab Oemar sambil mengambil bungkusan nya itu dan memberikannya pada bi Inah,


"Bi itu makannya tolong disiapkan ya istri saya sudah kelaparan pengen makan itu dari tadi siang...."


"Baik den..." jawab bi Inah ia pun langsung pergi sambil membawa bungkusan itu


"Ya sudah kalian silahkan masuk,..." titah Oemar


"Devan, Salsa , dan Frans pun saling pandang karena bingung dan malu


"Hah...gak papa nih masuk ke kamarnya pak boss..." ucap Salsa dalam hati


"Ehm tapi pak..." ucap Devan terhenti


Oemar pun mengerti dengan maksud dari tatapan mereka


"Gak papa masuk saja, bukankah kalian ingin menjenguknya. Saya melarang istri saya untuk turun jadi kalian saja yang masuk kesini...." tegas Oemar menjelaskan


"Ehm baik pak terima kasih dan maaf z pak.. kami permisi masuk ke kamar ini..." Ucap Frans sungkan sambil masuk dan diikuti kedua teman lainnya.


"Hem... " jawabnya singkat


Oemar pun berjalan menghamipri April dan mengelus kepala April yang masih tertutup jilbab itu.


"Ehm..sayang aku tinggal dulu gak papa ya... di luar sudah ada pak Bram dan Alex dari kantor cabang, mereka sudah menunggu di ruang kerja...."


"Ehm iya mass...." jawab April malu yang kini wajahnya telah memerah kala Oemar menunjukan perhatiannya pada orang lain


Oemar pun pergi meninggalkan mereka semua.


"Iih... so sweet..meleleh aku Pril , pengen juga deh di gituin...." ucap Salsa pada sahabatnya itu


April pun tersenyum malu pada ketiga sahabatnya itu.


"Ngarep luu...." ledek Frans


"Yee.... biarin.... " jawab Salsa sewot


Begitulah kedatangan mereka diawali dengan adu mulut yang membuat April bahagia merindukan pertengkaran sahabatnya itu


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...----------------...


......................


Hay... Readers... terima kasih sudah mampir di nobel ku.. jangan lupa like dan komen ya... biar author mya tambah semangat... terima kasih 🙏🙏🙏🙏😘😘😘😘


🍃Happy Reading 🍃


.