Duren & Jantik

Duren & Jantik
Kejutan



Sementara ini di perusahaan para karyawan sedang bekerja sambil heboh membicarakan undangan terbuka dari Presdirnya itu ,tapi berbeda halnya dengan ketiga sahabat April ia mendapat undangan khusus dari Karin sang adik ipar sekaligus sahabatnya itu.


"Dear... para sahabat kakak ipar gue dan juga sahabat April dengan ini saya perwakilan dari kedua mempelai mengundang kalian semua untuk hadir di acara Resepsi Oemar dan April ,kalian wajib pulang sore ini dan langsung berangkat naik pesawat yang sudah disiapkan oleh Bram. Wajib menghadiri selama acara berlangsung...."


Nb: jangan chat atau pun telfon April ya... ini kejutan dari keluarga gue dengan kehadiran para sahabat tercintanya... jadi wajib datang yaa disini selama 4 hari.. tenang... udah gue ijinin kok ke bokap gue... jadi kalian tetap di bayar kayak kerja 😉. Kuy.. kita meriahkan pernikahan untuk mereka...😻💃💃💃....."


begitulah isi pesan dari Karin ke nomor ponsel ke tiga orang itu


"Yeeaay...... kita di undang secara istimewa gaesss...." ucap Salsa kegirangan


"Wuooh..... kita spesial broo...."sahut Frans yang tak kelah senangnya


"Iya seneng banget gue bisa partisipasi dalam acaranya...." ujar Devan


"Pasti meriah banget nih.... secara sultan boo yang nikah...." salsa menimpali


"Bener ...dan yang paling bikin kita happy adalah perjalanan gratisssss plusss di bayar kerja....." ucap Frans senang


"Iya.... kita harus siapin kado istimewa nih buat dia...." ujar Devan


"Kagak sempet kayaknya Van... pulang kerja disuruh langsung cusss nih..." sahut Salsa.


"Iya ..juga yaa...."


Disaat mereka tengah membincangkan isi pesan dari Karin tiba-tiba Bram masuk ke ruangan mereka. Mereka pun terkejut dan langsung berdiri seraya memberikan hormat pada Presdir sementaranya itu.


"Ini adalah tiket pesawat untuk kalian... pemberangkatan kalian pukul 6 sore dan kalian pukul 3 sudah dibolehkan pulang. Kalian berangkat bareng saya dan istri saya nanti, jadi saya harap kalian tepat waktu dan segera berkemas setelah pulang kerja nanti..." ucap Bram yang langsung memberikan kertas putih kepada mereka


"Baik pak.. terima kasih...." ucap mereka bersamaan


Bram pun berlalu pergi meninggalkan ruangan itu


"Wah.. gila gaesss... bener-bener kejutan.... seriusan ini mah kita bakalan dikasih liburan disana..." ucap Salsa


"Kita harus berterima kasih sama April meski sekarang dia udah jadi istri miliarder tapi dia gak pernah lupain persahabatan kita... " ucap Frans memuji April


"Bener banget dan juga gue salut sama keluarga nya pak Hendro mereka mengijinkan kita berada disana padahal kita orang kismin broo tapi bliau tetap mengayomi karyawannya ya...." ujar Devan


"Bener banget beruntungnya ya April...." ucap Salsa


Mereka pun mensyukuri atas pertemanan yang membawa berkah ini.


...----------------...


Waktu pun berputar begitu cepat ,matahari pun sudah berada diatas cakrawala,siang yang panas ini membuat keringat kita membasahi tubuh.


Disaat mereka selesai melakukan fitting pakaian mereka pun kembali bersantai dirumah ada yang makan,bermain, bermain ponsel,mengobrol, berenang, disetiap ruangan rumah mewah itu terdapat setiap anggota keluarga yang sibuk dengan urusannya masing-masing.


Begitu pula dengan Oemar selepas acara konferensi pers dan fitting ia hanya sebentar saja dapat memegang istrinya... ingin sekali ia mengecup dan ******* habis bibir istrinya itu namun apalah daya istrinya selalu saja di dampingi oleh satpam yang ganas siapa lagi kalau bukan Dua kanjeng ndoro yaitu Diva dan Eyang.


Sedangkan April yang sedang bermain dengan putrinya tiba-tiba dikejutkan dengan kehadiran seseorang yang sangat ia rindukan....


"Eneng.... " panggilnya


April pun berbalik


"Emak...."ucapnya haru


Ia pun segera berjalan cepat dan menghampiri ibunda tercintanya...


"Emak... eneng kangen banget sama emak...." ucap April memeluk ibunya sambil berlinang air mata bahagia


"Eneng... emak oge meni sono pisan ka eneng teh... meni bagja ayeuna mah hirup eneng teh.. meni tenang emak teh di lembur ngadenge eneng geus ngareunah cicing dikota...."


[Eneng.... emak juga sangat kangen sekali sama eneng...sekarang hidup eneng sudah enak dan membanggakan...sudah tenang emak didesa mendengar kehidupan eneng yang sudah bahagia hidup di kota ..."


"Emak... maaf ya selama ini eneng belum bisa pulang... tapi eneng senang emak ada disini...." ucapnya sambil ia melihat dibelakang ibunya ada sosok kakak dan kakak ipar serta adik tercintanya


Mereka pun berpelukan melepas rindu yang sudah sangat lama . 2 tahun sudah April tak pernah pulang kampung karena uangnya selalu habis untuk memenuhi kebutuhan Abhi di pesantren , dengan gaji yang sudah pas-pas an jika ia pulang kampung maka tak bisa memberinya uang kepada sang ibu,alhasil ia mengalah tak bertemu asalakan ia bisa terus mengirimi uang untuk orangtuanya itu. Meski hidup sebagai single parent ia tak pernah sekalipun menyusahkan ibunya di desa ia justru berjuang sendiri agar bisa bertahan hidup demi sang buah hati.


"Kalian kok bisa tau April disini... padahal April nggak ngasih tau...."


"Kami dikasih tau sama ibu mertua kamu neng..." ucap sang kakak


April pun menatap Diva


"Mama sengaja tak memberitahu mu jika menyuruh mereka kesini,agar menjadi kejutan untukmu sayang...." ucap Diva


" Makasih ya mah... "ucapnya sambil memeluk ibu mertuanya


"Kamu itu April kenapa tidak mengabari keluargamu di desa untung saja Diva memberi tahu Eyang coba kalau Diva tidak ingat dengan keluarga mu bagaimana acara ini bisa berlangsung..." tutur eyang memarahi April dengan lembut


"Ehm..maaf eyang bukannya April tidak mau.. April sangat ...sangat...ingin mengabari keluarga di desa tapi April gak berani ,April tau diri eyang karena keadaan keluarga April yang tak punya ,takut jikalau nanti akan mempermalukan keluarga besar mas Oemar...." ucap April sendu


"Kamu itu bicara apa nak... jika kami menerima dan menikahkan kalian berdua maka kami pun sudah tau dengan keadaanmu, pernikahan itu bukan hanya sekedar mempelai laki-laki dan perempuan tapi pernikahan itu sama juga dengan menyatukan 2 keluarga. Keluarag mu adalah bagian keluarga kita juga...." ucap Hendro bijak


Mereka pun begitu senang lalu berbincang sebentar setelah itu April pun membawa mereka ke kamar tamu... dirumah eyang begitu besar sehingga terdapat puluhan kamar disana.. jikalau ada perayaan rumah eyang akan ramai dan setiap kamarnya akan terisi oleh para anggota keluarga.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...----------------...


......................


Hay...readers.... terima kasih sudah mampir jangan lupa like dan komen ya..... terima kasih...🙏🙏🙏😘😘😘


🍃Happy Reading 🍃


.


.


.