Duren & Jantik

Duren & Jantik
Bertemu pertama kali



Pagi itu Salsa bangun dari tidurnya dan melihat Frans yang sedang tidur di atas sofa tempat dimana kemarin malam mereka berbincang.


Salsa pun menghampirinya dan memperhatikan Frans dari dekat ia menatap mata yang masih terpejam dengan bulu mata yang lentik hidung yang mancung dan ah...bibirnya yang begitu sexy jika diperhatikan dari dekat.. serta suara dengkuran halus masih terdengar olehnya. Entah mengapa ia menyunggingakan sedikit senyuman kala melihat pemandangan yang indah didepannya itu.


Saat Frans menggeliat Salsa pun cepat-cepat bangkit dan tak sengaja menyenggol buku yang ada disamping nakas lalu menjatuhkannya.


Bruuk


Suara buku jatuh itu membangunkan Frans dari tidurnya dan melihat Salsa yang hendak pergi darinya.


"Sal...kenapa...." yanya nya dengan wajah khas bangun tidur itu


"E-eh enggak kok tadi mau ambil buku ini tapi malah jatuh...maaf ya membangunkan mu...." ucapnya salah tingkah sambil mengambil buku yang jatuh itu


"Oh...." jawab Frans seraya mendudukan tubuhnya diatas sofa


Sedangkan Salsa langsung pergi ke kamar mandi karena takut ketahuan jika sedari tadi ia memperhatikan dirinya.


"Aku tahu kau memperhatikan ku Sal, semoga kelak kau bisa menerima ku apa adanya...." ucap nya dalam hati dan Frans tersenyum senang , rupanya ia memang sudah bangun sedari tadi dan berpura-pura masih tertidur.


Oemar yang selesai berolahraga pagi bersama istrinya merasa segar dan tengah bersiap memakai pakaian formalnya. Dan April juga yang sudah selesai dari mandinya yang begitu lama pun teringat sesuatu hal yang sangat penting.


"Oh..ya ampun mas... bagaimana ini...baju ku dikamar sebelah...."ucapnya menepuk jidatnya sendiri kala ia mengingat tak membawa baju ke kamar hotel milik suaminya.


"Ya udah sayang kayak gitu aja gak usah pake baju, kita nikmati seharian didalam kamar...."jawab Oemar menggoda dan merangkul nya.


"Ish...kau ini mas, hari ini aku mau jemput Abhi dia libur 2 hari aku ingin mengajaknya jalan-jalan mas,tadinya pengen aku bawa ke indonesia tapi mau gimana lagi hanya 2 hari jadi liburannya disini aja ....."


"Oh iya Bee maaf aku lupa,ayook kita jemput putra kita dan kita ajak dia jalan-jalan mengelilingi Istanbul Turki ini...." ajaknya semangat


"Makasih ya mas...." jawab April senang.


Putra nya begitu beruntung mendapati ayah sambung yang menyayanginya melebihi ayah kandungnya sendiri.


Oemar pun malah kembali meraih pinggang sang istri yang masih memakai bathrobe .April yang sadar akan perilaku suaminya jelas akan semakin lama ia berada didalam kamar


"Uh..udah ah mas nanti gak selesai-selesai lho,,, tolong sekarang kamu ke kamar sebelah ya.. minta in aku baju sama Salsa ya... sekalian tas makeup ku ya mas..." titahnya sambil mendorong sang suami menuju pintu kamar.


Oemar pun menurut sambil tertawa melihat tingkah sang istri tu, ia berjalan menuju kamar sebelahnya dan mengetuk pintu itu,tak lama pintu itu pun terbuka.


"Eh...pak presdir Oemar...." jawab Frans canggung kala membuka pintu kamar itu


Oemar pun mengerenyitkan dahinya dan menatap Frans ,


"Kamu kok disini...."tanya Oemar penasaran


"Ehm iya pak saya sedang menyelesaikan urusan saya dengan Salsa..." ucapnya gugup


"Oh... Salsa nya mana saya mau mengambil baju istri saya...." ucap Oemar datar


"Salsa masih mandi pak...."


Oemar pun mengangguk mengerti dan langsung saja masuk kedalam kamar menuju lemari. Ia mengambil pakaian istrinya dan memilahnya.


"Semalam kamu tidur disini... gencar sekali kamu...." tanya Oemar dengan sindiran pada Frans


Frans pun semakin gugup dan canggung ia jelas faham jika Oemar pasti mengetahui selak beluk para sahabat istrinya itu.


"Saya tidur di sofa pak...." ucapnya jujur sambil menggaruk tengkuk lehernya yang tak gatal


"Kau tidur lagi bersamanya juga gak papa...tapi ingat ...segera lah kalian menikah...." nasehat Oemar pada anak buah papa nya itu


"Eh iya pak siap...."jawab Frans semakin canggung


Tak lama Salsa pun keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambut nya tapi sudah memakai pakaian lengkap.


"Lhoo pak Oemar , ada yang bisa saya bantu pak...." tanya Salsa terkejut melihat kehadiran bos nya itu


"Aku hanya mau mengambil pakaian istri ku ,oh ya dimana tas makeup April...." tanya nya pada Salsa


"Ini pak...." ucap Salsa sambil mengambil tas makeup yang tergeletak diatas meja rias.


"Oh iya makasih...." jawabnya mengambil tas itu "Kalau begitu saya permisi..." pamit Oemar


"Iya pak...." jawab mereka bersamaan.


Oemar yang sudah menggapai pintu itu pun kembali membalikkan tubuhnya dan berpesan kepada dua insan berbeda jenis itu.


"Oh ya..jangan lupa pesan saya..sepulang dari sini segeralah kalian menikah...." ucapnya dan berlalu menutup pintu itu.


"Haduh... pasti pak Ceo sudah tau perbuatan kita Frans..." ucap Salsa benar-benar malu


"Kamu bener Sal rasanya tak ada yang tak diketahui boss kita ya..."


"Yups..betulll karena kita sahabat istrinya pasti mereka tahu tentang kita juga..."


Sedangkan Oemar kembali ke kamar hotelnya dan memberikan pakaian itu .Dan April pun memakainya sambil mendengarkan penuturan Oemar tentang kedatangan Frans dikamarnya.


"Oh..jadi Frans menyusul Salsa juga ya kesini...berati dia memang benar-benar serius mas...." ucapnya senang


Kini April sudah siap dengan pakain muslim nya namun masih terlihat elegant dan casual kala tubuh itu tertutupi baju muslim modern.


"Yuk mas. .." ajaknya setelah selesai memakai pakaian dan bermakeup


Mereka pun keluar kamar dan saat menutup pintu rupanya bersamaan dengan Salsa dan Frans yang juga hendak keluar dari kamar nya.


"Lhoo kalian mau kemana...." tanya April menatap mereka berdua yang tengah menggeret koper milik Salsa


"Aku baru aja mau ke kamar mu Pril dan menyerahkan kunci kamar ini,aku mau kembali ke indonesia...." ucap Salsa sambil menyerahkan kunci kamar yang berupa kartu itu.


"Lhooo kok udah balik sih...padahal aku mau ngajak kalian buat liburan bareng sama Abhi..." jawab April sedikit cemberut dan kecewa pada mereka


"Yah... maaf banget ya Pril soalnya aku mau balik sekarang aku harus kembali kerja dan menyelesaikan urusan kami...."


"Iya Pril sorry ya... gue juga cuma cuti 3 hari...." jawab Frans


"Oke deh.. makasih ya kamu udah nemenin aku selama disini....dan semoga masalah kalain segera terselesaikan...." ucapnya sambil memeluk Salsa lalu seperti biasa jika dengan sahabat lawan jenisnya ia hanya akan melakukan tos persahabatan mereka.


"Brun kamu antar mereka sampai bandara ya pastikan mereka sudah menaiki pesawat dengan aman...." titah Oemar kepada salah satu bodyguard nya yang bernama Bruno yang selalu stand by dengan jarak 3 meter dari tuan nya.


"Kalian hati-hati dijalan dan akan diantarkan mereka...." lanjut Oemar kepada sepasang sahabat itu


"Terima kasih Pak ...." ucap mereka senang.


Mereka pun bersama menuju lobby dan berpisah menaiki mobil yang sudah siap untuk mereka menuju tujuannya masing-masing.


Oemar dan April pun menuju pesantren dan siap menjemput putra kesayangan nya. Begitu indah melihat pemandangan ramainya saat para santri berlari berhamburan menuju orang tua mereka,apalagi mereka akan pulang kepada keluarga meski hanya benerapa saat.


"Abhi...." teriak April pada putra nya yang sedari tadi sudah celingukan mencari keberadaanya


"Bunda....."panggilnya senang dan mereka pun berpelukan erat. Setelah beberapa saat April pun melepaskan pelukannya dan memperkenalkan papa barunya itu,meski mereka sudah kenal lewat telefon selama ini namun ini pertama kalinya mereka saling bertatap muka.


"Sayang...ini papa Oemar...." tunjuknya pada pria tampan sebelahnya.


Abhi pun langsung menyalami papa barunya


itu


"Assalamualaikum pah...."


"Waalaikumsalam jagoan ku...." jawabnya sambil merangkul bocah 11 tahun itu yang kini sudah duduk di kelas 2 Smp karena kejeniusannya.


"Yuk... kita jalan-jalan...." ajak Oemar sembari menggandeng mereka berdua.


💧



...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...----------------...


......................


Hay.... Readers.... jangan Lupa Like dan Komen ya.... mohon tinggalkan jejak seyelah membaca... jika adanya typo yang bejibun mohon maafkan author ya... 🤗🤗🤗


🍃Happy Reading 🍃


🌞


☀️


.


.