
Frans pun menghampiri Salsa dan duduk disebelahnya sambil memegang tangan wanita didepannya.
"Hey...bagaimana bisa kau membicarakan perceraian disaat pernikahan kita baru saja terjadi pagi ini...."
"Lalu kenapa kau menunggu untuk mengetahui aku hamil atau tidak .." ucapnya sedih
Frans pun menatap lekat manik mata indah itu yang kini sudah berkaca-kaca.
"Sal...aku menikahimu karena aku sudah merenggut kesucian mu maka dari itu aku bertanggung jawab terhadapnya, namun aku pun ingin tahu jika kamu hamil atau tidak setelah malam itu... aku berharap kamu tidak hamil karena aku khawatir jika nanti anak itu akan menjadi anak di luar nikah, tapi meskipun kau hamil atau tidak aku tetap bertanggung jawab dan memulai hubungan ini, karena bagiku pernikahan juga satu kali seumur hidup
"Aku hanya ingin nemastikannya dimalam itu kamu hamil atas perbuatan ku atau tidak, aku tak ada maksud lain-,..."
"Jika tidak....."potong Salsa
"Jika tidak maka setelah selesai datang bulanmu aku akan langsung melakukannya lagi dan lagi...." ucapnya seraya tersenyum menggoda
"Ehm.. baiklah... tapi Frans kau tahu sekarang aku sudah tak memiliki siapa-siapa, aku harap kau tak akan meninggalkan ku ..."
"Aku akan selalu ada disini, disampingmu, kita akan bangun keluarga kita Sal,dan aku juga berharap jika kita saling terbuka dan tentunya membuka pintu hati kita agar pernikahan ini menjadi pernikahan yang dilandasi oleh cinta..."
"Baiklah Frans aku megerti... "
"Dan ya... kita sudha menikah apakah panggilanmu akan tetap seperti itu padaku..." tatap Frans pada gadis di depannya
"Heheh.. kagok banget tau Frans... aku mesti panggil apa ya... panggil 'aku kamu' aja dari tadi udah bikin kepala gue mikir-mikir sambil berputar.. " jawabnya sambil menggaruk kepalanya
"Hehehe.... panggil aku senyaman kamu aja ,mau mas, aa', kakak, om kek apalah terserah deh...." jawab Frans sambil tertawa
"Ehm... aku panggil kamu Phiu aja ya,nanti kamu panggil aku Mhiu...." ucapnya malu-malu sambil menundukkan kepalanya
"Mhiu... apa itu ...." ucap Frans terkekeh mendengar kata aneh itu
"Entah lah... tapi kalangan muda mudi sekarang banyak memanggil pacarnya seperti itu...." jelasnya.
"Jadi kita pacaran dulu nih... sampai kita tahu kejelasan nya, Mhiu ...." ucap Frans manja, terasa aneh namun ia tetap melakukan nya karena itu permintaan Salsa
"Baiklah Phiu... aku juga ingin kita seperti biasa bercanda dan bergurau seperti dulu... sudah beberapa minggu ini kita menjauh dan sepertinya aku merindukan gurauan mu Phi...."
"Hehehe.... sama Mhi...aku juga merindukan gurauan kita seperti dulu.. "
"akh..." teriak Salsa yang kini Frans sudah menggelitiki nya.
Mereka pun bercanda ria sepanjang malam sebelum kembali ke kamar mereka masing-masing.
Mereka menyepakati untuk menunda malam pengantin karena keduanya terlalu canggung dan belum siap. Mereka akan melakukan pendekatan dan pacaran dulu selagi menunggu datangnya tamu Salsa.
"Semoga kita bisa membangun rumah tangga yang baik , karena aku harap ini adalah pernikahan pertama kita dan terakhir kita samapi ajal memisahkan...." gumam Salsa sambil memejamkan matanya untuk tidur
Sedangkan dikamar atas Frans yang kini hendak memejamkan matanya ia pun berdoa penuh harap di dalam lubuk hatinya
"Aku berharap kita bisa semakin dekat dan rasa sahabat ini semakin bisa mendekatkan kita menjadi rasa suami istri yang akan membuat rumah ini ramai dengan kehadiran anak-anak kita....."
Mereka pun pergi ke alam mimipi masing-masing dengan dinginnya malam yang menerpa.
Esok harinya di kediaman Ghurair April tengah memasukkan pakaian ke dalam koper kecil milik Oemar,
"Mas.... apa ini sudah cukup..." tanya April, dan Oemar pun menghampiri sang istri sambil melihat koper itu, ia pun mengangguk dan meraih pinggang yang masih ramping dan perutnya yang sedikit mulai membuncit .
"Sudah Bee aku juga pergi hanya 2 sampai 3 hari aku harap kamu baik-baik saja disini dan ingat...jangan pernah melakukan hal berat apapun okey...."titah Oemar pada istrinya
Cupp
Ia mengecup kening sang istri . Begitu berat ia harus pergi meninggalkannya. Kemarin malam usai mereka melanjutkan pergulatan lagi diatas ranjang Oemar pun mendapat telfon dari Vino bahwa mereka harus pergi keluar kota beberapa hari.
Meski hanya 2 samapi 3 hari di luar kota namun ia akan sangat merindukannya karena istrinya kini tengah menjelma menjadi candu baginya.
"Aku akan baik-baik saja mas... disini ada mama dan papa yang akan menjaga ku...."ucapnya menenangkan
"Baiklah... karena semua sudah siap aku pamit ya sayang, setelah ini aku juga mau pamit sama Nia agar dia tak mencariku selama aku pergi .."
April pun menganggukan kepalanya namun saat Oemar hendak meraih gagang pintu ia kemudian berbalik dan langsung menyerang bibir manis istrinya itu, dengan lembut dan penuh tuntutan ciuman itu terasa panas dan liar ,
Mereka pun berhenti karena nafas mereka yang tersenggal akibat kehabisan nafas dan mereka pun menempelkan keningnya lalu tertawa bersama.
"Hanya tiga hari sayang..Pergilah.. nanti kamu terlambat, cepat selesaikan pekerjaanmu dan cepatlah kembali,nanti aku akan memeberikan servis yang akan memuasakan mu ...."ucap April smabil merapihkan kemeja yang Oemar kenakan
"Benarkah...."
April pun mengangguk dan tersenyum manis.
Setelah itu Oemar pun berpamitan dengan Aghnia dan keluarganya ia pun pergi meninggalakn mansion mewah itu.
Sedangkan April ia pun mengantarkan Aghnia pergi ke sekolahnya.
💧
❄
Disebuah kamar yang luas bernuansa abu-abu
kamar yang semula rapih namun kini sudah acak-acakan tak karuan.
Sprei yang semula rapih dan bersih kini sudah tak berbentuk lagi dan penuh dengan keringat sepasang sejoli yang tengah berpacu diatas ranjang
"Ohw.... Faster bob...." teriak Melly yang sudah mengerang dan melakuakn pelepasan berkali-kali. Ia dibuat gila dengan permainan pacarnya di atas ranjang
"Come on beb...teruslah mendesah...." ucapnya sambil meremas benda kenyal itu dan mempercepat laju gerakan nya menyatukan benda tumpul miliknya ke dalam sarang yang sangat ia nikmati.
Ya... dikamar itu telah terjadi pergulatan sepasang belia yang tak seharusnya dilakukan, sepasang belia yang terjerat cinta dan nafsu sehingga selalu berakhir diatas ranjang.
faster
faster
akh..... desah Bobby saat timah panas itu sudah keluar dari benda tumpul miliknya.
Bobby pun merebahkan tubuhnya di samping perempuan yang kini berstatus pacarnya.
"Thank you beb...." ucapnya sambil mengelus rambut Melly disampingnya
"Kapan pun kau menginginkannya beb...." jawabnya tersenyum puas .
Selama ini Melly dan Bobby kerap melakukan hubungan badan ,memang pacaran jaman sekarang begitu meresahkan padahal mereka masih sama-sama pelajar SMA namun mereka begitu nekat melakukan hal yang seharusnya dilakukan oleh pasangan suami istri yang sudah menikah.
"Ohw...**** ini sudah sore aku harus pulang beb...kalau nggak nanti bakalan di marahain mama...." ucap Salsa yang tak sengaja melihat jam diatas dinding itu rupanya sudah menunjukkan pukul 5 sore.
Ia pun bergegas memakai pakaian seragam sekolahnya lagi dan merapikan rambutnya yang tadi sudah acak-acakan.
💧
❄
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...----------------...
......................
**Hay....Readers.... Terima Kasih sudah mampir di novel Duren & Jantik.
Jangan lupa Like,Vote dan komen ya....
🍃Happy Reading 🍃
🌞
☀️**
.
.