Duren & Jantik

Duren & Jantik
Bosan



Tak ada awan gelap yang bisa selamanya mencegah matahari bersinar


Dan tak ada pelangi sebelum datangnya hujan


Hidup tak sesederhana itu


Cinta tak selamanya memberi kebahagiaan


Karena cinta juga dapat memberi sakit dan luka dihati.


...****************...


Seminggu pun berlalu seluruh aktivitas telah kembali pada sedia kala. April yang kini tak lagi bekerja di perusahaan papa mertuanya disibukkan dengan menonton drakor, dan berdiam diri dikamar.


Ia dilarang beraktivitas berat bahkan memasak pun tak diperkanan kan . Hari-hari yang biasanya ia lalui dengan setumpuk pekerjaan namun kini ia merasa bosan jika hanya berleha-leha.


"Nak... ngapain ditaman. ..." tanya Diva pada menantunya


"Bosen mah dirumah terus ... Aghnia masih sekolah, Karin di kantor, mama banyak kegiatan dengan teman-teman sosialita mama jadinya April sendiri an dirumah mah...." jawabnya lesu


"Sayang .. maaf ya... mama masih ada kegiatan sosial bersama teman-teman itu sudah terjadwal sejak lama jadi mama akhir-akhir ini sibuk sekali... harus nya enak dong dirumah dari pada kerja capek tau...."


"Ehm... gak tau ya maa apa karena sudah terbiasa kerja keras kali ya maa jadi pas kayak gini cepet bosen gitu ...."


"Bisa jadi sih kamu kan wanita karir Pril. Oh ya mama kalau bosan dirumah selalu keluar shooping kenapa kamu nggak shooping aja kan uang suami mu itu banyak ,jadi habisin aja gak papa...." titah Diva


"Enggak ah maa April gak hobby shooping hehehe ... "


"Oh...ya ampun Pril pril... disaat semua perempuan menginginkan Black Card dari suaminya untuk dihabiskan tapi kamu malah menyimpannya dan tak memakainya ...."ucap Diva sambil geleng-geleng


"Iya mah mending uangnya ditabung aja mah sayang kalo buat shooping kebutuhan April masih banyak dan lagi baju-baju April selemari penuh kok...." tuturnya


"Ya sudah terserah kamu aja sayang.... mama mau keluar dulu ada acara santunan dengan rekan-rekan mama...kalau kamu bosan kenapa tidak main aja ke kantor papa mu atau suamimu gangguin aja mereka beresss kan...." ucap Diva memberi saran


"Emang boleh ya mah...."


"Ya boleh dong ... udah gini aja kamu pura-pura bawain bekal buat mereka nanti disana kan ketemu sama teman-teman kamu pasti menyenangkan bukan .... "


"Bener juga mah.. ya udah deh April siap-siap dulu..."


"Iya sayang tapi hati-hati disana cuma lihat-lihat aja ya.. jangan ikut kerja . Dan juga minta antar supir jangan pernah naik sepeda mootr lagi ingat...kata dokter tentang kesehatan bayimu...." ucapnya mengingat kan menantunya itu


"Baik mah.. siap....." April pun menurut dan berlalu menyiapakan diri serta bekal yang akan ia bawa


Kini April sudah berada di sebuah perusahaan yang menjulang tinggi perusahaan terbesar yaitu S.K.I group . Ia langsung menuju kesana karena saat menghubungi Karin tentang keberadaan suaminya yang ternyata mereka sedang meeting di perusahaan pusat.


Para karyawan yang melihat April pun seraya memberi hormat,selain karena dia adalah istri serta menantu dari pemilik perusahaan itu tapi mereka juga memandang kagum karena perlakuan April yang mengayomi para karyawan saat dirinya menjadi Presdir tempo hari.


"Siang bu April...."sapa resepsionis di depan nya itu


"Siang mbak...." jawabnya ramah ia pun langsung menaiki lift dan menuju ruangan papanya


" Siang mbk Dewi... papa ada nggak..."


"Siang bu .. Pak Hendro masih meeting bu...."


"Ohw... ya udah deh tolong kasihkan ini yaa nanti kalau papa udah selesai, saya mau ke ruangan lama bu Dew kangen......" ucapnya sambil memberikan paper bag berisi rantang makanan


"Siap bu...." balas bu Dewi dengan senyum ramahnya


April pun kembali turun menuju ruangan tempat ia bekerja dulu


"Selamat siang....." sapanya saat ia membuka pintu kaca itu , serentak yang didalam pun langsung menoleh ke arah pintu


"Eh April.... "Sapa mereka senang


"Iih... masih sibuk ya...."


"Iya nih lagi banyak kerjaan...." sahut Devan


"Kok tumben Pril kesini... loe gak lagi kerja kan...." sahut Frans


"Bosen dirumah terus kangen kalian juga...." jawabnya santai sambil duduk di kursi depan meja Devan , karena kursi kebesarannya dulu kini sudah terisi oleh karyawati lain.


"Ciyeee.... istri sultan jadi banyak bosennya biasanya juga banyak capeknya Pril...." sahut Salsa


"Iya nih...sepi dirumah pada keluar semua... ini aja kesini sambil nungguin jam pulangnya anak q sekolah....."


"Ya udah disini aja...sepi tau gak ada kamu...."


Mereka pun berbincang ria namun perbincangan itu tak seperti dulu yang dimana jika saat bercanda maka Salsa dan Frans pasti akan seperti tom and jerry yang selalu beradu mulut tanpa henti namun terlihat perbedaan dari mereka hanya menyahuti candaan dari April saja ia tak melihat ketengilan mereka berdua


"Van...kenapa mereka kok tumben ..." bisik April pada Devan


Devan pun menaikkan pundaknya "Entah lah Pril sejak seminggu ini mereka kayak gitu . Gue juga bingung pas gue tanya mereka tapi mereka malah menghindar... kayaknya mereka lagi ada masalah...." balasnya tak kalah berbisik


"Masalah apa ya Van...." tanya April penasaran


"Ekhem...ekhem..." deheman bariton yang keluar dari pemilik pria di depan pintu


Mereka pun terkejut dan menatap ke arahnya


"Eh...mas ....kamu disini...."


"Bee...mereka lagi kerja kok kamu gangguin sih..." ucap Oemar sambil menghampiri istrinya


"Udah makan belum...."


"Belum mas...."


"Ya udah yuk makan..bareng sama papa...."


"Oke.... gaesss aku balik dulu ya... see you..." pamit April pada rekannya tak lupa ia pun memeluk Salsa yang kini dirasa lebih murung.


Mereka pun pergi ke ruang presdir.


Disana mereka makan bersama,usai makan April pun pamit pulang yang diikuti oleh suaminya yang juga hendak kembali ke kantornya. Didalam lift tiba-tiba April mendapat notif e-mail dari seseorang namun ia hanya meliriknya dan tak merespon.


Saat di depan lobby Oemar pun hendak berpamitan kepada sang istri


"Aku kembali ke kantor ya Bee...." pamitnya


"Iya mas hati-hati....."jawabnya sambil mencium punggung tangan suaminya


Cup


Oemar pun mengecup kening istrinya


"Ih..mas ini dikantor lhoo banyak orang...." ucap April malu pasalnya mereka masih di depan lobby yang otomatis masih banyak para karyawan yang berlalu lalang apalagi ini masih jam istirahat


"Biarin istri aku ini...." jawabnya sambil membuka pintu mobil dan mendorong istrinya untuk masuk ke dalam mobil.


Dan mereka pun berpisah Oemar yang kembali bersama Vino sedangkan April bersama supir hendak menjemput Aghnia.


Di dalam mobil April kembali mendapat pesan namun kini melalui chat . Ia pun membukanya saat mengklik pesan itu....


"Astaghfirullah....." ucapnya terkejut sampai handphone yang ia pegang pun terjatuh ke lantai mobil


"Kenapa bu..." tanya supir di depannya


"Ehm...enggak pak saya kaget aja... yuk lanjut jalan...." ucapnya sambil mengambil handphone nya yang terjatuh tadi


April pun dengan gemetar kembali membuka pesan itu dan dadanya terasa sesak serta meremas handphone miliknya.


"Aku harus memastikannya dulu.... " ucapnya dalam hati


Setibanya di sekolah ternyata ia melihat Bella yang sudah berada disana ia tengah mengobrol bersama Aghnia.


"Ngapain dia disini...." gumamnya sambil berjalan melangkah menuju putrinya


"Nia...."panggilnya


"Bunda....." teriaknya sambil berlari dan memeluknya


"Gimana sekolahnya capek...." tanya nya pada sang putri


" Capek bunda.... tadi Nia dapet banyak PR juga...."


"Gak papa dong harus tetap semangat...."


"Iya bunda...."


"Nia... ini buat Nia tadi mama belikan eskrim ini lhoo...." ucap Bella yang tiba-tiba menyela


"Nggak mau ...." tolak gadis mungil itu


"Ini semua pasti gara-gara kamu .. iya kan.. kamu yang sudah menjelekkan aku di depan putri ku .. " tudingnya


"Jangan asal ngomong mbak.. saya gak pernah seperti itu sama Nia...."


"Omong kosong. .. " ucapnya berlalu meninggalkan ibu dan Anak itu


April yang tak mau ambil pusing pun langsung mengajak Nia pulang.


Sedangkan di dalam mobil berwarna merah Bella yang berpakaian sexy itu tampak marah melihat keakraban ibu dan anak di depannya .


"Huh.. awas kau... akan ku rebut lagi keluarga kecilku.. kau adalah penghalang terbesar dari jalan ku.... awas saja kau dasar gadis sialan....." ucap Bella kesal sambil memukul setir didepannya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...----------------...


......................


Hay readers.... terima kasih sudah mampir... jangan lupa Like dan komen ya......


🌞


☀️


🍃Happy Reading 🍃


.


.


.