Duren & Jantik

Duren & Jantik
Cullinan Dream



Sementara itu dibawah tengah ramainya acara dengan kehadiran para artis papan atas yang sedang bernyanyi ,juga acara karaoke dari teman-teman sosialita nya keluarga Ghurair.


Eyang yang begitu menyukai lagu jawa pun ikut menyanyi dan bergoyang meski badan sudah mulai renta namun jiwanya tetap muda.


Sedang kan Bella ia terus mendekati Nia dan Oemar meski Nia merasa risih karena tak pernah bertemu dengan Bella.


"Sudahlah Bel... jangan kamu paksakan dia,nanti malah membuatnya terganggu dengan psikisnya.... "


"Ini pasti karena pengaruh perempuan itu kan Oem yang sudah mendoktrin Nia untuk membenci ku...." Ucap Bella


"Jangan pernah menjelekkan dia di hadapanku Bella, dia adalah perempuan yang baik dan penyayang keluarga tidak sepertimu yang menelantarkan keluarga....." sarkasnya pada Bella


Bella pun dengan kesal meninggalkan Oemar, sedangkan Oemar dan putrinya malah melakuan tos dengan senang hati setelah kepergainnya.


Dikamar Diva masih menyiapkan April yang sudah siap itu.


"Oh ya... Pril ini kan ada cincin nya juga ..kenapa nggak kamu pakai..."tanya Diva saat melihat kotak berlian lainnya itu ternyata ada Cincin yang masih menempel di dalam kotak bludru berwarna biru matang itu.


"Ehm... tadi mas Oemar memberikannya pada saat hendak berangkat maa karena terburu-terburu jadi nggak April pake, tapi punya mas Oemar sudah dipakai kok mah..."


"Coba tadi kaamu pakai Cincin ini pasti mereka gak akan menghina kamu Pril..."ucap Diva sambil mengambil cincin itu


" Memangnya akan ada perbedaan kah mah... bukannya perhiasan kalau sudah di pakai akan sulit ya dikenali mau itu murah atau mahal bahkan sekarang banyak sekali lhoo mah perhiasan palsu...."


"Itulah letak perbedaan Cincin berlian Asli yang mahal dengan yang palsu atau murah,yang Asli Kilauan nya tidak dapat ditiru oleh berlian lain dan karena berlian asli akan di buat langsung oleh seorang pengrajin yang ahli dan profesional...."jelas Diva


"Oh..gitu ya maa heheheh... April kurang faham mah sama perhiasan..."jawabnya minder ia begitu baru menyadari jika keluarga suaminya benar-benar orang terpandnag dan berkelas ,ia pun lantas mengingat moment sebelum berangakt ke sini Saat Oemar menjemputnya dirumah.


Flashback


Saat April sedang bersiap memakai hijabnya di kamar ia pun dikejutkan dengan kehadiran Oemar


"Lhooo mass udah pulang ya... padahal belum jam 10 lhoo..." ucapnya sambil menyalami suaminya itu


"Iya... ada sesuatu yamg mau aku kasih tau.. sini..." ujarnya sambil menarik tangan istrinya untuk duduk di sofa dekat ranjang itu.


Oemar pun mengeluarkan 2 kotak bludru berwarna biru , dan memberikannya pada istrinya


"Lhooo mass ini apa..."


"Ini buat kamu sayang.... ini hadiah buat kamu karena sudah banyak memberi ku kebahagiaan apalagi selama menikah aku tidak pernah memberikan apapun untuk kamu , terutama dengan kehadiran malaikat kecil kita aku begitu senang..."ucapnya sambil mengelus rambut yang sudah tertutupi hijab itu.


April pun membukanya betapa terkejutnya ia saat melihat sebuah Kalung berwarna putih dengan liontin kristal berwarna biru,dan kotak satu nya berisi 2 cincin couple yang sama berwarna putih dengan kristal biru . Betapa cantiknya perhiasan itu simple namun terkesan mewah.


"Ya Allah...masss ini apa.. indah banget mas..cantik...."


"Secantik kamu yang akan memakai nya..." ucap Oemar sambil mengambil kedua cincin itu dan memangsangkannyadi jari tengah April, April pun memasangkan cincin kepada suaminya dijempol suaminya, mereka pun saling menatap dan tersenyum.



"Makasih ya mas..."ucap April dan langsung mencium pipi Oemar...


Oemar sangat senang karena kali ini April berinisiatif sendiri untuk menciumnya


"Kamu membuat kesalahan Bee.. kalau kita gak dikejar waktu...sudah aku makan kamu..." ucapnya begitu gemas sambil mencubit hidung istrinya.


Mereka pun berangkat menuju bandara...


Saat didalam pesawat Oemar pun melihat tangan istrinya yang polos hanya memakai cincin pernikahan kala itu saja


"Lhoo sayang... cincinnya kemana.. kok nggak di pake..."tanya Oemar sambil melihat jari jemari April


"Ehm.. aku taro mas di dalam tas pakaian kita mas... tadi kita kan buru-buru.. jadi aku masukin lagi deh ke dalam kotaknya... " jawabnya polos


"Maaf ya mass nanti setelah sampai aku pakai yaa... jangan marah dong...."


"He'em.... tapi kamu harus hati-hati perhiasan itu bukan sekedar perhiasan biasa.. itu adalah berlian yang aku pesan khusus untuk kamu dan hanya kamu yamg memilikinya.. "


"Hah...bisa gitu ya mass, apakah mahal mas..."


"Enggak kok itu masih murah sayang cuma 385 miliar untuk cincinnya saja, kalau kalungnya kisaran 427 miliar..."


"Hah....." April pun melongo mendengar nominal itu "Astaghfirullah mas.... itu mahal banget hanya untuk sebuah kalung dan cincin, aku pernah beli perhiasan aja paling mahal 5juta mas..." ia pun menggelengkan kepalanya


"Itu berlian khusus sayang tidak dijual dipasaran kan tadi aku sudah bilang itu aku pesan khusus untuk kamu, itu adalah berlian Cullinan Dream , berlian langka berwarna biru yang didapat dari tambang Cullinan Afrika Selatan, aku membeli berlian itu dan aku jadikan sebuah kalung dan cincin couple untuk kita...."


"Hah...tapi mass emang bisa dijual lagi apa mas, mahal banget itu..."


"Kamu bawa ke toko perhiasan mana pun pasti bakal laku sayang apalagi kalau di pelelangan perhiasan wuuh...harganya bisa tambah tinggi ...."


"Masya Allah baru tahu aku mas... Apalah daya ku yang hanya mampu membeli emas dipasar dengan harga 700rb per gram nya ,hahahaha..." ucapnya menertawakan diri sendiri


"Karena kamu sekarang istri dari seorang CEO jadi kalau beli perhiasan harus berlian ... jangan emas abal-abal ya..."


"Iih... tapi mas kamu gak sayang apa uang sebanyak itu kamu belikan cuma buat perhiasan saja..."


Oemar pun terkekeh mendengar penuturan istrinya itu


"Hahahaha...apa kamu gak tau berapa gaji suamimu ini...hem..."


"Enggak...." ucapnya sambil menggeleng kan kepala


"Gajiku per hari mencapai 715 miliar per hari, untuk membeli perhiasan seperti itu cukup 1 hari kerja sudah bisa membelinya...."


"Hah... banyak ya mass, kukira pendapatan mas masih jutaan aja..."


"Oh ya waktu kita awal menikah kamu kan aku kasih Black Card kenapa sampai sekarang gak pernah kamu pakai...." tanya Oemar yang baru ingat perihal kartu yang dulu pernah ia berikan pada istrinya


"Ehm... untuk apa juga mas.. semua kebutuhan dirumah sudah terpenuhi, apalagi Abhi di pesantren sudah kamu atasi.. jadinya uang ku sendiri aja masih cukup untuk memenuhi kebutuhan ku..."


"Kamu tu ya.. bener kata papa.. kamu memang istri yang tepat, disaat perempuan dikasih kartu tanpa batas mereka akan belanja sana sini dan menghabiskan uang pasangannya tapi kamu.. malah menaruh kartu itu utuh di dompet mu...." ucap Oemar kagum pada istrinya


"Beginilah aku mas.. terbiasa sederhana jika di kasih kemewahan takut riya' dan takabur aku mas ..."


"Ya sudah terserah kamu sayang... tapi mulai sekarang kamu harus memakai uang di dalam kartu itu ,aku juga udah kirim uang ke rekening kamu agar kamu bisa membeli apapun yang kamu mau.. mulai sekarang kamu gak aku izinkan bekerja lagi...kamu itu istri dari seorang pengusaha sukses jadi gak perlu kamu bekerja semua akan aku atasi cukup kamu merawat anak-anak kita dirumah ya dan pergi menghabiskan uang suamimu ini , uang ku banyak sayang.. jadi jangan khawatir lagi ya.. ..."


April begitu terharu mendengar penuturan suaminya saat ia meminta istrinya tak lagi bekerja , ia pun merasakan begitu besar perubahan pada suaminya itu yang dulu cuek dan bermulut pedas kini suaminya menjadi lebih pengertian dan penyayang terutama ia menyayangi putra sambung nya juga.


***Flashback off


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ***...


...****************...


...----------------...


......................


Hay...Readers...bterima kasih sudah mampir... jangan lupa like dan komen ya readers ... 🙏🙏🙏😘


🍃Happy Reading 🍃


..


.