Duren & Jantik

Duren & Jantik
Bersitegang



"Smith...biar gue yang jelasin ke Oemar penyebab Melly bisa berada disini..." ujar Kevin ragu namun ia bertekad harus memberi tahu Oemar dari mulutnya sendiri dari pada ia harus mendengar dari mulut orang lain.


"Ada apan sih.... loe dari tadi gue perhatiin bengong deh...." ujar Oemar menatap curiga pada kevin


"Kita bicara diruangan gue aja ya.. ada yang mau disampaikan Kevin perihal adek loe Mar..." ajak Smith padanya.


Oemar pun mengikuti Smith dan Hendro pun tak luput dari ajakan Smith.


Sesampainya disana Oemar pun menatap lekat pada Kevin.


"Ada apaan sih Vin loe kok bikin gue tambah bingung sih..." ujar Oemar


"Se-sebenernya.... " ucap Kevin dengan gugup


"Apaan...." tanya Oemar tak sabar


Namun bukan nya menjawab Kevin malah berlutut dihadapan mereka


"Mar, Om... maafin gue...,gue lah penyebab adek loe keguguran...."


Oemar mengerenyitkan dahinya bingung , ia tak mengerti kenapa Kevin bicara seperti itu.


"Maksud loe apa sih Vin..." tanya Oemar pada Kevin bingung


"Gu-gu-gue udah ML sama adek loe dan sekarang adek loe kuguguran setelah ML sama gue..." ucap Kevin dengan cepat ia pun memejamkan kedua matanya seraya mengintip Oemar dengan satu matanya itu.


"Apa...." teriak Hendro tak percaya


Oemar malah menatap nya intens


"Hahahaha...gak usah becanda deh Vin , gak lucu ...." timpal Oemar sambil tertawa dipaksakan.


Namun melihat Kevin yang tak bergeming membuat nya yakin jika Kevin tak sedang bercanda.


Oemar pun langsung meraih bahu Kevin dan menyuruhnya berdiri


"Bangun loe.. apa maksud loe udah ML sama adek gue...." ucap Oemar marah sambil meraih kerah baju yang dikenakan Kevin itu


"Gu-gue berkata berkata jujur Mar...."


"Ya maksud loe apaan nidurin adek gue hah...." teriak Oemar murka.


"Om tahu kalau kamu seorang casanova uang suka jajan di luar, tapi kenapa harus anak om Kevin, kenapa...dia sedang hamil bahkan-..." Ucap Hendro terhenti , ia tak sanggup lagi untuk bicara pada pria di depan nya


"Maaf kan saya Om, saya memang tidur dengan Melly tapi itu semua kecelakaan Om saya bisa jelaskan semuanya...." Bela Kevin pada dirinya


Bugh...


Oemar pun meninju pipi Kevin hingga terpental, lalu menghampirinya kembali dan menggenggam baju Kevin lagi.


"Apa yang mau loe jelasin hah... kita tumbuh bareng,main bareng bahkan saat Melly masih kecil sampe dia sebesar ini pun kita selalu bareng Vin, gue kira loe selama ini udah nganggep adek gue kayak adek loe sendiri tapi ternyata loe malah makan adek yang tumbuh bareng loe juga...." hardik Oemar tak terima


Hendro yang tak terima jika putri nya sudah dinodai oleh Kevin , ia pun menghubungi orang tua Kevin yang memang orang tuanya juga merupakan sahabat dari Hendro sendiri.


Mendapat kabar dan amukan dari Hendro membuat Anderson cepat-cepat pergi ke rumah sakit malam itu juga. Yah...Kevin merupakan putra bungsu dari keluarga Anderson, keluarga yang kaya se Asia itu membuat hidup Kevin penuh kebebasan apalagi semenjak Kevin berduka oleh hatinya membuat ia menjadi tak terkontrol dan semakin bebas.


"Please....dengerin gue dulu Mar gue gak speerti yang loe kira ini murni salah faham dan kecelakaan..." kekeh Kevin membela dirinya sendiri.


Namun Oemar yang tak mau mendengar Kevin, ia malah pergi meninggalkan nya dan kembali menuju ruangan dimana Melly menginap. Disusul pula oleh Hendro yaang ikut pergi juga sambil menatap kekecewaan pada Kevin.


Kevin pun menatap sendu kepergia kedua orang yang sudah ia anggap keluarga itu .


"Loe yang sabar ya.. gue bakalan coba bantuin loe buat jelasin ke Oemar dan Om Hendro..." ucap Smith sambil meninggal Kevin disana.


Oemar pun menatap sang adik yang tengah tertidur lelap bersama kedua orang tuanya dan adik laki-laki nya, ia terus memikirkan perbuatan Kevin pada nya , meski ia marah namun ia merasa banyak kejanggalan yang terjadi pada hari ini.


Keesokan paginya keluarga Anderson baru saja tiba di rumah sakit dan langsung menemui Hendro. Disana Hendro menjelaskan kronologi yang terjadi, terdengar perdebatan keras diantara kedua nya dan cekcok tak sependapat pun terjadi . Oemar tak mau ikut campur dengan hal itu biarkan saja semua di urus oleh papanya.


Terdengar suara papanya yang akan memenjarakan Kevin akibat ulah perbuatan nya yang sudah menyebabkan Melly keguguran.


Oemar yang dari tadi menguping pertengkaran itu dikejutkan oleh kedatangan Smith, ia pun kembali berbicara dengan Oemar pelan-pelan.


"Terus loe membenarkan ucapan Si Kevin itu..."sarkas Oemar yang baru saja mendengar penjelas an Smith membuatnya semakin kesal.


"Gue gak membenarkan Mar tapi sebaiknya kita tunggu Melly sampai sadar kita juga gak bisa ambil tindakan gegabah, setelah mendengar penjelasan Melly kita baru putuskan Mar, gue gak ngebela siapa-siapa gue juga prihatin lihat Melly tapi kita juga tau Kevin sebejad-bejad nya dia gak mungkin dia berbuat jahat sama adek nya yang tumbuh bareng dia...." tutur Smith pada Oemar


"Terus gue mesti gimana..."


"Kita tunggu Melly dulu, jika memang benar dia diperkosa oleh Kevin secara brutal hingga mengalami keguguran baru loe penjarain gue bakalan dukung loe, tapi kalo itu semua gak benar kita harus cari jalan keluarnya untuk mereka, seperti yang loe bilang bukan kah terjadi banyak kejanggalan dalam kasus ini kan, kita sabar dulu oke...." ucap Smith bijak.


Oemar pun menatap nanar bangsal sang adik mengapa begitu na'as nasib adiknya itu, setelah dirusak oleh sang kekasih sekarang dia amat hancur setelah keguguran oleh sahabt nya.


Tak lama April dan Karin pun tiba di rumah sakit untuk menjenguk sang Adik. Namun yang ia lihat semua keluarga terlihat bersitegang bahkan ada keluarga Anderson yang saling diam dengan mertuanya.


"Assalamualaikum pah mah .." sapa April seraya menyalami kedua mertuanya itu , lalu ia pun pergi menyalami sang suami


"Waalaikumsalam...." ucap Diva singkat, ia begitu pusing dan masih syok mendengar kemalangan yang menimpa putri bungsunya itu.


"Mas gimana keadaan Melly ..." tanya April pada sang suami sambil berbisik


"Dia tadi sudah bangun tapi setelah sarapan dia tidur lagi dan setelah mendengar perdebatan Papa dengan mereka dia masih belum mau bicara pada siapa pun ...." ucap Oemar yang tengah berdiri di pojokan kamar


"Terus kenapa orang-orang disini kok diem dan tegang gini sih mas... " tanya April penasaran.


"Iya kak kok ada keluarga nya kak Kevin tapi gak kayak biasanya sama Papa saling diem..." sahut Karin


Oemar pun menceritakan perihal yang menimpa adiknya itu dari mulai pencarian nya hingga terjadinya peristiwa Kevin dan Melly dalam hal ini.


April pun syok mendengar nya dan menutup mulutnya sendiri


"Ya Allah Melly...." Sahut April semakin iba pada adiknya itu


"Dek... kenapa bisa kayak gini...." sahut Karin yang sudah meneteskan air matanya.


Hingga tak berapa lama Melly pun membuka matanya kembali dan menatap semua orang yang ada di ruangan nya itu.


"Pah....Mah... " lirih Melly memanggil kedua orang tuanya.


💧



...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...----------------...


......................


Hay Readers Terima kasih sudah Mampir...


Jangan Lupa


Like


Komen


dan


Vote


ya.....


🍃Happy Reading 🍃


🌞


.