Alam Mandala

Alam Mandala
Dua kekuatan besar



...----------------...


Tidak beberapa lama, akhirnya wanita itu datang. Ia merasakan perubahan yang terjadi kepada Huang Tang. Aura kegelapan memenuhi tubuhnya, dan ia merasa takut akan ledakan aura itu.


Ia kemudian mengulurkan tangannya yang telah berisi obat, lalu bertanya, “Ada sesuatu yang terjadi?”


Huang Tang mengambilnya kemudian pergi. “Iya. Aku harus cepat kembali.”


Wanita itu memandangnya lama, kemudian setelah berada cukup jauh, ia akhirnya bisa menghela nafas. Jika bukan pria itu datang, maka akan sangat mudah baginya mengatakan tidak dan membunuhnya. Huang Tang, bukan orang sembarangan. Jika ia marah, maka menghancurkan satu desa dalam hitungan detik bukan apa-apa baginya. Selain kekuatan hitam yang ada di dalam tubuhnya, ia secara alami memiliki kemampuan yang kuat.


Wanita itu tidak bisa memprediksi seberapa kuat Huang Tang, sehingga dari pada mencari masalah, ia menurut apa yang diinginkan pria itu. Selain itu, mencari rekan yang kuat juga bagian dari memberikan obat itu.


Sekarang, Huang Tang pergi dan ia merasakan kemarahan dari wajahnya itu. Jika ia benar, maka akan ada peristiwa besar yang datang.


Wanita itu kemudian berbalik pergi dan akhirnya semakin menjauh.


...----------------...


Ketika Bing jiazhi ingin mengakhiri nyawa gadis itu, ia dengan cepat menghentikan langkahnya itu, ketika gadis itu berteriak dan mengancam seseorang yang sangat kuat akan datang membunuhnya tanpa ampun.


Bing jiazhi sebenarnya tidak peduli siapa pun ia, tetapi gadis itu kemudian mengatakan jika orang yang datang adalah Zhou Song. Bing jiazhi semakin tertarik dengan nama itu. Ia merasa familiar dan pernah merasa bertemu dengan pria itu.


Setelah mengingat-ingat beberapa saat, akhirnya ingatannya beberapa tahun silam muncul kembali.


Saat itu, ia berjalan menuju ke bagian timur kemudian ke selatan, tanpa sengaja melewati desa Ta Laoti, kemudian desa Awan hitam. Di sana, ia mengemis-ngemis. Saat itu, lima orang berjalan mendekatinya. Mereka memiliki postur tubuh yang sangat kuat dan gagah.


Saat Bing jiazhi kecil yang masih duduk dan memandang ke atas, mereka bertiga menyeringai. Tiga orang itu bukan orang-orang baik, mereka langsung merekrut Bing Jiazhi sebagai bagian dari kelompok anak buahnya.


Ia setiap hari akan di paksa untuk bekerja sebagai pencuri. Ketika tidak mencapai harapan dari tiga orang itu, ia akan di tendang dan di pukul. Bing jiazhi sampai sekarang masih ingat bagaimana pipi kanannya terasa tebal dan menanah menahan sakit.


Kemudian akhirnya seorang pria tua datang menyelamatkannya. Ia membunuh semua orang dengan mudah dan membebaskannya. Saat itu, pria itu langsung pergi setelah menyelamatkannya, tapi Bing Jiazhi masih ingat samar-samar jika orang itu mengucapkan namanya adalah Zhou Song.


Akhirnya ia menghentikan langkahnya untuk membunuh gadis itu.


Gadis itu yang masih bersimpuh di lantai dan menutup kedua matanya, perlahan-lahan membukanya. Ia merasa senang, akhirnya Bing jiazhi tidak membunuhnya. Demi mendapatkan keamanan, ia kemudian berucap, “Dia adalah Kakekku. Kakek tidak suka jika cucunya di ganggu ataupun di lukai. Dia akan sangat marah jika mengetahui hal ini.”


“Itu pun jika kakekmu ada di sini.”


Pintu terbuka dan Zhizhu kemudian berjalan mendekat.


Melihat Zhizhu tanpa ekspresi sedikit pun membuat gadis itu merasa terancam dan takut, karena Zhizhu berkemungkinan mampu membunuhnya. Ia pun kemudian berujar, “Tapi Kakek telah menggunakan alat ajaib di tubuhku, dia akan tahu jika aku terluka dan kemudian akan datang.”


“Sebelum kakekmu datang, aku telah selesai memotong tubuhmu menjadi beberapa bagian.”


Gadis itu semakin takut dan mengerutkan kening. Sementara Bing Jiazhi terdiam dan kemudian berjalan beberapa langkah lalu memandang pemandangan di pinggir jendela. Ia diam sejenak sebelum akhirnya berkata, “Antarkan aku bertemu kakekmu.”


“Tapi cucunya telah berani mencoba membunuhmu, apakah kau akan melepaskannya begitu saja?”


“Hey! Aku melakukannya murni karena sebuah misi! Jadi ini, aku lakukan karena uang, bukan ingin membunuhnya! Lagi pula siapa yang ingin membunuh pria tampan sepertinya. Huh!” mendengus, gadis itu kemudian memalingkan wajahnya.


“Itu sama saja dengan membunuh.” Zhizhu tidak mau kalah.


Bing jiazhi lalu berjalan ke arah pintu. “antarkan aku, jika tidak, aku akan menghancurkanmu.” Ia lalu terdiam. “Kematian merupakan hal terindah yang orang-orang berikan, tapi kali ini aku akan menghancurkan mentalmu hingga kau tidak akan sanggup berdiri lagi. Kau mengerti? Yang ada di tengah-tengah dua selangkanganmu itu.”


Bing jiazhi kemudian ke luar. Sementara gadis itu bergidik ngeri mendengarnya. Zhizhu memandangnya sebentar kemudian ikut bersama Bing Jiazhi.


“Kau jangan pernah melakukannya! Aku akan menurutimu! Dasar bajingan!”


...----------------...


Tanpa alas kaki, Huang Tang berdiri menatap pohon yang sangat tinggi, Yang bahkan tingginya melampaui tinggi pohon paling tinggi sekali pun dan lebih besar dari pohon beringin. Memiliki daun-daun berwarna biru keputihan dan bunga-bunga berwarna putih tersebar di seluruh daun-daunnya. Huang Tang tidak menyangka dan tidak pula mengharapkan pohon itu dapat di lihatnya. Ini adalah bentuk dari pohon peri yang pernah ia baca dalam sebuah buku.


Pohon itu bercahaya biru terang dan ketika Huang Tang melangkahkan kakinya lagi, tiba-tiba pohon itu lenyap dan kemudian muncul pohon-pohon kecil dan di depannya ada sebuah gubuk tua.


Ia telah mengetahui asal usul Shao Dong’er , tapi belum yakin apakah itu benar, tapi sekarang setelah melihatnya, ia yakin, jika Shao Dong’er merupakan sosok yang sangat penting dan harus ia lindungi dengan nyawanya sekali pun.


Saat melangkah lagi, sosok pria kemudian muncul dari balik pintu. Ketika melihat wajah kelam Huang Tang, pria itu masih terlihat tenang dan wajahnya yang di penuhi janggut panjang dan rambutnya yang panjang, ia seperti memiliki daya ketenangan yang tinggi. Memegang pedang sederhana di tangannya dan sedikit mengangkat wajahnya menatap Huang Tang, ia kemudian berkata, “Aku sudah siap.”


Tujuh cincin kemudian keluar dari dahinya dan aura yang begitu kuat muncul. Tanah-tanah di sekitarnya retak dan terangkat. Udara terasa mencekam.


Huang Tang kemudian mengeluarkan delapan cincinnya. Perpaduan dua tekanan hebat itu membuat tanah-tanah hancur dan rumput-rumput meledak hingga menjadi butiran-butiran halus. Aura kehitaman kemudian muncul dari tubuh Huang Tang dan kekuatannya bertambah lebih kuat.


Pria itu, meskipun kuat, ia terkejut menyadari lawannya bukan hanya kuat, tapi melainkan memiliki kekuatan hitam yang begitu menyeramkan. Jika bukan karena pengabdiannya, maka ia akan memilih pergi dari pada melawannya. Selain itu pula, di tubuhnya telah ada segel kutukan, yang akan aktif jika ia berkhianat. Segel itu akan mengurungnya, kemudian menghancurkannya hingga menjadi debu.


Tidak ada cara apa pun yang bisa di lakukan untuk melepaskan segel itu, kecuali jika orang yang di segel telah mati. Oleh sebab itu, jika orang-orang berkehendak ingin masuk ke dalam organisasi mawar hitam, maka mereka semua harus berpikir matang-matang untuk melakukannya, karena, tidak ada jalan untuk kembali lagi.


Pria itu kemudian mengangkat kaki kanannya dan melangkah. Saat itu juga tanah yang di injaknya retak kemudian remuk menjadi butiran-butiran debu. Saat itu juga, ia melesat ke depan, seperti roket yang di luncurkan.


Tidak sampai seperempat detik, ia telah tiba di depan Huang Tang dan mengayunkan pedangnya ke arah lehernya.


Saat itu juga, satu cincinnya muncul dan berdering keras dan, ekspresi wajahnya terajut begitu keras, hingga ia seperti raksasa yang sangat menyeramkan. Itu menandakan jika ia mengerahkan seluruh tenaganya.


Di sisi lain, Huang Tang terdiam dan tidak mengambil tindakan apa pun. Namun, aura kehitaman yang keluar dari tubuhnya menyelimutinya, seperti melindunginya dari serangan itu.


Dan benar, pedang sederhana itu terdistorsi dan hancur tanpa sisa sebelum mengenai leher Huang Tang.


Pria itu terkejut, lalu kemudian menggerakkan kakinya dan melompat mundur. Ia kemudian melihat bagaimana aura hitam membakar ganggang pedangnya hingga tidak tersisa. Aura Hitam itu, ternyata adalah Api yang sangat ganas! Bahkan apa pun mungkin akan terbakar olehnya dan sangat kuat. Jika pria itu tidak menyadarinya, maka ia akan menjadi korban dari api itu.


Menyadarinya, alis pria itu terangkat tinggi-tinggi. Kemudian muncul rasa takut di hatinya.