
….
Seperti ke inginan Hisyam mereka hari ini akan pergi ketaman
“Katanya ingin pulang”ucap Hisyam yang bagun melihat Yuna tertidur disofa
“Iya ketiduran”ucap Yuna berlalu ke kamar mandi untuk mencuci mukanya
“Kamu Gak mandi”tanya Hisyam saat melihat Yuna keluar dari kamar mandi dan masih mengunakan pakaian yang sama
“Nggak,lagiankan kita ketaman nya didekat sini kok”
“Taman rumah sakit disini lumayan bagus”
“Kata siapa”
“Kan yang barusan ngomong siapa,ih otaknya pinta jadi bodoh ya karna kebentur,itu aja masih nanya”ucap Yuna mengomel-ngomel
Bukan marah dibilang bodoh tapi ia tersenyum karna melihat Yuna mengomel-ngomel
“Permisi buk,ini sarapan buat pasien”ucap suster yang tiba-tiba masuk
“Ah terima kasih sus”
“Ni makan dulu ,ntar pingsan pulak”
“Pasien bisanya disuapin loh”
“Kan yang sakit kepala kamu bukan tangan”
“Kalau gitu Yaudah ,Gak usah makan”ucap Hisyam tak menyentuh sendoknya
Dengan kesal Yuna berdiri dari tempat duduknya sambil mengomeli Hisyam
“Nggak boleh ngomel di depan makanan Yuna”
“Iyah kamu makan aja harus banyak drama “
“Ini yang terakhir kok dramanya”ucap Hisyam mengelus rambut Yuna
“Maaf ya ngerepotin bunda”
“Apaan sih”ucap Yuna yang spontan mencubit Hisyam
“Aku pasien loh masak dicubit “
“Ya salah sendiri”
“Ayah bunda I’m back”ucap sara berlari masuk keruangan Hisyam
“Hay cantik”ucap Hisyam
“Wah ayah makannya disuapin bunda”
“Assalamualaikum “andika yang juga datang bersama young rae
“Ayok ini yang terakhir “ucap Yuna mendorkan satu suapan lagi ke Hisyam
“Aku udah kenyang”dan kalimat itu berhasil mendapat tatapan tajam dari Yuna
“Bunda kok plototin ayah”tanya youang rae
Kenapa anaknya yang bodo amat ini tiba-tiba angkat suara
“Kita jadi piknik bun”ucap sara antusias
“Jadi dong”ucap hisyam
“Ayok kita ketaman”ucap hisyam yang langsung berdiri dari tempat tidurnya
Namun karna tak menajaga keseimbangan tubuhnya hisyam hampir jatuh untuk Yuna segera menahan hisyam agar tak jatuh
“Kamu bisa Gak duduk anteng aja dulu,nanti jatuh lagi “ucap Yuna yang emosi melihat hisyam tampa memikirkan kondisinya
Semua orang terdiam saat Yuna marah tak ada yang mengeluarkan suaranya termasuk hisyam
“Maaf”ucap hisyam
Setelah andika datang dengan kursi roda,mereka pergi ketaman yang dituju
“Aa uncle ,uncle yang nyiapin sumua ini”ucap sara
“Mm iya dong”
“Mm bagusnya ucap sara “
Disana sudah ada arkhan yang sudah menyiapkan tempat piknik untuk mereka sudah terdapat beberapa makanan buah dan minuman
“Kak kami pergi dulu,kalau ada apa-apa telpon aja”ucap arkhan yang bergegas pergi bersama andika
“Wah ini enak”ucap sara makan strobery
“Sara suka strobery nak”ucap hisyam
“Iyah strobery itu enak yah”
“Bunda juga suka strobery loh sama kayak sara”
“Tapi sara Gak pernah liat bunda makan strobery”
“Mungkin bunda makanya ngumpet-ngumpet”ucap hisyam tertawa bersama sara
“Young rae Gak makan”tanya hisyam
“Aku mau itu”ucap young rae menunjuk biskuit
“Ini”ucap Yuna memberikan pada young rae
Setelah satu Jam lebih mereka berbincang dan tertawa bersama bahkan young rae yang jarang tertawa bisa tertawa lepas hari ini
“Ayok kita foto “ucap hisyam
Yuna meletakkan sebuah kamera dan menekan timer
123….
Satu buah foto berhasil diambil dengan sara yang duduk dipelukan bundanya dan young rae yang duduk di pangkuan ayahnya mereka seperti keluarga bahagia
Sampai-sampai seseorang yang memandang dari jauh juga ikut tersenyum melihat itu