
“Kak”ucap andika memanggil yuna yang sedang melamun
“Kakak yakin dengan ini semua,lalu bagaimana dengan si kembar”ucap andika
“Bagaimana apanya?”tanya Yuna
“Apa kak Hisyam tahu”ucap andika
Yuna hanya diam menatap adiknya tersebut
“Kakak harus kasih tahu kak Hisyam ,kalau si kembar adalah anaknya”ucap andika
“Kak Hisyam berhak tahu kak soal ini,terlepas dari kecelakaan itu,kak Hisyam Gak tahu sama sekali kalau ini adalah akibat ibunya”
“Dan setelah penyelidikan arkhan kak Hisyam memang mendapat perawatan dari psikiater kak beberapa tahun terakhir,di Gak bohong kak”ucap andika
“Bahkan kak hisyam beberapa kali masuk rumah sakit dalam waktu yang berdekatan karna kondisi kesehatannya yang terus memburuk”jelas andika
“Kak kasian kak Hisyam kak”
“Andika”teriak Yuna
“Kenapa kamu hanya memikirkan perasaannya,lalu bagaiman dengan kakak”teriak Yuna hingga suaranya mengelegar memenuhi ruangan tersebut
“Kenapa kamu hanya memikirkannya,lalu bagaimana dengan kakak,impian kakak direnggut begitu saja ,impian yang kakak perjuangkan mati-matian”
“Dia menghancurkan semuanya,”ucap Yuna menatap andika dengan mata yang memerah menahan tangis
Arkhan yang dari tadi menguping memilih meninggalkan ruangan itu dan menghampiri kamar keponakannya
“Kak bukan begitu maksudku”ucap andika menenangkan Yuna
“Aku hanya mengkhawatirkan si twins kak,mereka selalu menanyakan ayahnya”ucap andika
“Kakak pengen sendiri andika,jadi keluarlah”ucap Yuna tanpa menatap andika
Andika pun keluar tanpa membantah lagi
Di sisi lain seseorang meringkuk di tempat tidurnya masih menahan sesak di dadanya
Mata yang merah karna menangis semalaman,dan pakaian yang sangat berantakan
Ia berada disebuah hotel yang tak diketahui oleh siapapun termasuk sahabatnya
Ia juga bingung apa yang harus ia lakukan ,ia juga tak memiliki keberanian untuk menatap dan berbicara pada Yuna
“Hallo deiji,Hisyam belum pulang sampai sekarang apa dia di tempatmu”ucap bela disebrang telpon
“Tidak tante,Hisyam tidak bersama saya”sahut deiji
“Apa kamu mengetahui dia dimana?”
“Syam lu dimana sih?”guman deiji
Saat deiji selesai mandi ia melihat telpon nya yang berdering karna ada pesan yang baru masuk
“Gue udah ketemu keberadaan Hisyam,ia di hotel xxx “Alex
Melihat pesan yang ia terima dari Alex ia langsung mempercepat kegiatannya dan langsung pergi ke alamat yang dikirim oleh deiji
Karna ia mengunakan nama perusahaan bukan hal sulit bagi deiji membuka pintu kamar Hisyam ,apa lagi deiji mengancam akan mencabut sahamnya kalau ia tak diizinkan membuka kamar tersebut
Hal pertama yang ia lihat adalah sosok Hisyam yang cool,berwibawa tapi sekarang jauh berbeda,ia tak tahu kemana pergi Hisyam yang ia kenal
“Syam”ucap deiji
Hisyam menatap siapa yang memanggil namanya,ia tak heran kenapa deiji bisa masuk dengan mudah
“Gue pengen sendiri tolong keluar “ucap Hisyam
“Tapi tante bela khawatir in lo”
“Buat apa,dia yang buat gue kek gini”ucap Hisyam
“Tapi dia ibu lo syam”sahut deiji
“Tapi gue juga butuh waktu “ucap Hisyam
“Apa lu hanya akan meringkuk dan meratapi semua ini disini ?”tanya deiji
“Apa yang harus gue perbuat,gue Gak punya keberanian untuk bicara dengan aera”
“Dia pasti benci bangat sama gue”ucap Hisyam
“Apa lu Gak mau berjuang sekali lagi”
“Apa yang harus gue perjuangin,lu sendiri tahu bagaimana sosok aera”
“Demi anak lo”ucap deiji tiba-tiba yang langsung membuat Hisyam membuk matanya
“Anak?”ucap Hisyam
“Ya anak”ucap deiji
Besamabung……..
Jangan lupa vote,like dan komen ya gays
Aku bakal rajin up sekarang karna udah libur kuliah😁😁😁