
Satu minggu telah berlalu dan dela selalu mengeluh pada aera bahwa dia selalu diikuti oleh orang yang tak dikenal
Sehingga aera menyuruh dela memasang gps dan jika terjadi sesuatu aera menyuruh aera menekan tombol mati dan gps dela akan otomatis hidup untuk menandakan dela dalam bahaya
Dari mana aera tau semua itu,ya dari arkhan yang mengajari aera dan ia juga melakukan hal yang sama pada hp aera untuk berjaga-jaga
“Jadi jangan khawatir”ucap aera
“Baiklah”ucap dela
Dela sangat ketakutan beberapa hari ini
“Mm Hallo”ucap aera yang sedang makan siang
“Kamu dimana”tanya Hisyam
Yang menelpon aera adalah Hisyam akhir-akhir ini Hisyam sering sekali menelpon aera kadang membuat aera kesal dengan apa yang dilakukan Hisyam
“Lagi makan”ucap aera
“Kamu Gak bohong kan”ucap Hisyam
Aera yang kesal langsung menyambungkan panggilan telpon ke vidio,Hisyam benar-benar tak mempercayai nya lagi
“Kamu makan dimana”tanya Hisyam saat melihat aera yang sedang makan
“Diruang kerja”ucap aera yang tak menatap hisyam
“Tadi pesan makan diluar”sambung aera lagi
“Kenapa kamu tak menatap saya”ucap Hisyam yang sejak aera menyambungkan vidio aera hanya fokus pada makanannya
“Apakah makanan itu lebih menarik dari pada saya”ucap Hisyam
“Iyah”ucap aera
“Oowh gitu”ucap Hisyam
“Abang jangan drama lagi deh”ucap aera yang langsung menatap Hisyam
Akhir-akhir ini Hisyam sering kali berdrama mendiamkan dirinya jika ia tak mengikuti apa yang Hisyam mau,seperti bumil aja sensitif bangat
“Liat saya “ucap Hisyam
“Aku lagi makan Bang”ucap aera kesal
“Kamu bisa Gak ,darah tingginya diturunin”ucap Hisyam karna aera sangat gampang marah dan kesal padanya
“Mm makanananya enak”ucap aera yang ngelantur
“Gak nanya”ucap Hisyam
“Iyah tadi belinya di jalan mawar,rekomendid bangat”ucap aera mengeleng-gelengkan. Kepalanya
“Sumpah ini tu enak bangat”ucap aera
“Aera aku balik dulu “ucap dela yang memeluk aera yang sedang duduk
“Eh lagi vc sama mas suami”cicit dela yang baru sadar
“Makan”ucap aera
“Nggak aku mau pamit pulang,karna kerjaan udah kelar”ucap dela
“Oowh hati-hati ,jangan sendirian Okeh”ucap aera
“Okeh,maaf nganggu ya”ucap dela
“Hahah Gak papa juga,”ucap aera
“Main nyosor-nyosor aja,untung perempuan kalau Gak”ucap Hisyam terpotong karna aera mematikan telponnya
Namun Hisyam menelponnya lagi dan dengan terpaksa ia menggakatnya
“Abang Gak kerja apa,”tanya aera
“Dirumah nanti juga ketemu,tapi ngerecokin aku kerja mulu”ucap aera
“Ya gimana ya cara ngomongnya”ucap Hisyam
Namun saat minum aera terbatuk sampai matanya mengeluarkan air mata
“Noh kan kualat ama suami,main mati-matiin aja”ucap Hisyam tertawa
“Puas bangat ketawa ya kalau ngeliat aku dapat musibah ya”ucap aera
“Hahah Abis ya sih kualat main mati-matiin aja”ucap Hisyam
“Baiklah telponnya aku tutup dulu,aku harus bekerja “ucap aera
“Kamu benaran kerja”tanya Hisyam
“Iyah”ucap aera serius
“Baiklah,semangat bidadarinya Hisyam”ucap Hisyam menutup telponnya
“Ngebucin trus ni boss”ucap deiji yang baru masuk
“Ngebucin sama yang halal Gak dosa dei”ucap Hisyam
“Yaa terserah deh pak boss”ucap deiji
Dan mereka kembali kepekerjaan masing-masing