AERA SENA

AERA SENA
48 kecebur kolam



Baik aera maupun Hisyam melakukan cuti kerja aera sudah jelas karna ia sakit lah Hisyam juga ikut ikutan cuti


aera benar benar kesal pada Hisyam karna 24 jam Hisyam selalu mengikutinya kemanapun ia pergi


“Abang bisa Gak ,Gak usah ngikutin aku,sana kek masih banyak ruangan lain,ngintilin mulu”ucap aera berjalan lebih cepat


“Ya karna dimana kamu berada aku juga harus kesitu”


“Lagian ngapain sih cuti kerja ,orang dia Gak kenapa-napa,”


Aera terus mengomel sepanjang jalan ia menuju dapur


Hisyam menabrak punggung aera karna aera menghentikan langkahnya tiba-tiba


“Tu kan”ucap aera bertambah kesal


“Abang ngapain sih nabrak-nabrak”


“Sana pokoknya Abang harus jaga jarak radius 5 meter”ucap aera geram pada Hisyam


Hingga mbok mayang dan beberapa pembantu yang lainnya ingin tertawa melihat aera yang marah-marah pada Hisyam karna Hisyam yang selalu ngintilin aera kemanapun


“Emang aku bom”ucap Hisyam tak memperdulikan omongan aera


“Aaaaaa”teriak Hisyam yang tangannya digigit oleh aera


“Ih kamu ,nanti aku rabies gimana”ucap Hisyam yang melihat tangan merah karna gigitan aera


“Iyah biar sekalian masuk rumah sakit jiwa sana”


“Bodo amat,ntar masuk juga berdua”


Para pembantu disana sudah biasa melihat dua orang itu ribut akhir-akhir ini dan semuanya juga melihat perubahan aera yang banyak bicara saat sama Hisyam


Aera mengambil satu apel dan berjalan ke arah kolam renang dan tetap diikuti oleh Hisyam


“Pagi mbok,pagi mbak”ucap aera menyapa mbok mayang dan satu orang lagi yang sedang membersihkan taman bunga mama bela


Seketika para pembantu Disana kaget dengan satu orang yang terjatuh kekolam renang


“Hahahhaha rasain”ucap aera yang berlari kearah dalam dan mengunci pintu kaca penghubung kolam renang agar Hisyam tak mengejarnya


Aera sengaja berjalan kearah kolam agar ia bisa memberi pelajaran pada Hisyam


Sebanarnya tidak hanya itu pintunya tapi pintu yang paling dekat adalah yang dikunci aera


Hisyam keluar dengan basah kuyup


“Den Gak papa”tanya mbok mayang yang melihat Hisyam berjalan basah kuyup


“Gak papa mbok”ucap Hisyam tersenyum


Ia melihat aera berdiri didepan pintu tersebut sambil tertawa puas karna berhasil mendorongnya


Hisyam benar benar heran melihat istri kutub utaranya ini semangkin hari kelakuannya semangkin rendom tapi itu lebih baik dari pada aera yang ia kenal dulu


Hisyam memilih memutar untuk masuk kerumah dan berganti pakaian


Karna jika ia meminta aera membuka pintu sudah pasti ia tak akan mendengarkan Hisyam


Aera berjalan ke belakang dan melihat semua pembantu sedang sarapan bersama


“Mbok kok makan Ngak ngajak aera”ucap aera


Semua pembantu Disana kaget dengan kehadiran aera


“Eh non ,ini tempat khusus makan orang yang bekerja disini non”ucap mbok mayang memberi pengertian pada aera


“Aera juga ingin makan disini mbok”ucap aera duduk dikursi yang kosong dan bergabung


“Aera juga bekerja disini “ucap aera menjelaskan pada semu orang hingga orang yang disana diam menunggu kalimat selanjutnya dari aera


“Iyah aera bekerja sebagai menantu dan istri yang baik,jadi aera juga boleh makan disini kan sama-sama pekerja”ucapnya santai


“Iyah istri yang baik apa yang mendorong suaminya kedalam kolam”ucap Hisyam yang baru datang setelah berganti pakaian