AERA SENA

AERA SENA
20.kebenaran



“lepasin aku bg,aku kotor “lirih aera


Hisyam melepas pelukakkannya dan menghapus air mata yang membasahi pipi putih itu


“dengar saya ra,kamu itu gak kotor ,kamu itu suci ,kamu itu berlian,jangan bilang diri kamu kotor saya gak suka kamu bilang begitu”ucap hisyam lembut


“suci?”aera tersenyum kencut mendengar kata suci itu


“dengar rin saya ,hari itu,tak ada terjadi apa-apa sama kamu,hari itu kamu hanya terluka dan pingsan,tak ada yang menyentuh tubuhmu sedikitpun,”ucap hisyam


“jangan berbohong untuk menghiburku”lirih aera


“saya gak berbohong ra,waktu itu saya dan teman saya yang menolong kamu,dan dua orang itu baru keluar penjara beberapa bulan lalu ra”jelas hisyam


“kalau kamu gak percaya hari itu saya sudah menitip pesan ke suster yang menagani kamu ,karna waktu itu saya berangkat ke amerika dan tak bisa menunggu kamu sampai sadar”jelas hisyam


“kalau kamu gak percaya saya bisa hubunggi teman saya itu sekarang”ucap hisyam


Aera masih diam mendegar semua ucap hisyam


Hisyam berdiri mengambil al-qur’an dan membawanya kearah aera hisyam berjongkok dihadapan aera


“saya bersumpah demi allah ra,atas nama tuhan saya dan kitab yang saya pengang,hari itu tak ada hal buruk yang menimpamu,aku yang memastikan kamu sampai kerumah sakit “ucap hisyam meletakkan al-qur’an tersebut diatas kepalanya


Aera bingung apa iya harus percaya atau tidak,apa benar yang dikatakan dokter psikiaternya bahwa ia berhalusinasi karna rasa takut yang berlebihan


“aku mohon jangan konsumsi obat itu lagi,obat itu bukan penyelesai masalah,buktinya kamu mengkonsusmsinya selama lima tahun tapi apa,apa ada yang berubah,dan kamu hanya dihantui rasa takut palsu itu”jelas hisyam mengenggam aera


“dan kedepanya ingat sekarang kamu gak sendiri,kamu punya saya tempat kamu berbagi cerita apapun itu,serumit apapun ceritanya,saya adalah orang yang paling senang mendengar setiap cerita yang keluar dari mulut kamu ,mau berapa jam atau haripun saya adalah pendengar kamu yang paling setia”


“saya akan menjadi perisai besi paling kuat untuk kamu,perisai yang akan melindunggi orang yang memegangnya,”


“jangan pernah berfikir tak ada yang peduli padamu,walau semua penghuni dunia ini berfikir kamu buruk,ingat masih ada saya yang selalu menganggapmu khadijahku”


“aku tak peduli seberapa buruk orang memandangmu,tapi bagiku aeraku tetap yang paling istimewa”


“ia adalah orang yang dipilihkan allah untuk ku lewat perantara papa,iya wanita yang tertulis di lauhul mahfudzku,ia adalah bidadari surgaku,wanita pilihan itu kamu ra”ucap hisyam


“ingat ya ra semua wanita itu adalah berlian,mau berlian itu jatuh ke tanah,kelumpur ,berlian itu tetap berharga,nilainya tak berkurang ,dan begitupun wanita ia tetap mulia walau ia seburuk apapun,mungkin dimata manusia iya buruk,tapi belum tentu dimata allah iya buruk,kita ga tau seberapa banyak air matanya yang jatuh disetiap sujudnya memohon apunan allah”ucap hisyam menghapus air mata aera


“insaallah ra,selama aku masih bernafas saya akan bartanggung jawab penuh sama kamu”ucap hisyam


“maaf lima tahun ini kamu mengalami masa sulit karna tak mendapat kebenaran itu”ucap hisyam


Aera masih diam tak mengeluarkan suara ia begitu bingung dengan semua yang keluar dari mulut hisyam apakah itu bohong atau benar


Aera memang sudah berhenti menangis tapi ia belum bisa menenangkan emosinya ia hanya diam tak bersuara