AERA SENA

AERA SENA
37.dikunci lagi



Jam 3 dini hari aera masih belum bisa menutup matanya ia sangat penasaran siapa orang tadi


Ia ingin sekali memastikan keluar tapi posisinya sekarang tak memungkinkan jika ia bergerak pasti Hisyam akan bangun


Karna dari jam dua Gak tidur sampe pagi alhasil sekarang aera tertidur dari jam 6 pagi tadi sedangkan Hisyam yang ingin bekerja hari ini menyuruh deiji menghendle semuanya karna iya tak ingin meninggalkan aera sendirian


Hisyam sempat mengomel sebelum aera tertidur entah mengapa iya merasa seperti emak-emak ketika berhadapan dengan aera


Saat aera membuka matanya iya melihat suasana kamar yang berbeda tidak seperti rumah kontrakannya


“Princes ya Hisyam udah bangun,”ucap Hisyam yang baru keluar kamar mandi


“Bang kita kapan pulang”tanya aera bingung


“Saat kamu tidur”ucap Hisyam


“Oowh “ucap aera dan langsung buru-buru kekamar mandi


Tak berapa lama aera keluar dan mengikat rambutnya asal lalu menyambar tasnya yang masih terletak diatas tempat tidur


“Kamu mau kemana”ucap Hisyam yang berpapasan dengan aera di depan pintu kamar


“Aku mau kekontarakan “ucap aera


“Ngapain kesana”


“Mau ngecek orang yang semalam”ucap aera


“Gak”ucap Hisyam menarik aera masuk kamar dan mengunci pintu kamar dan kuncinya tentu saja ia masukkan kedalam kantong


“Abang jangan mulai deh”ucap aera berusaha merebut kunci dari Hisyam namun Hisyam menghindar


“Kamu jangan aneh-aneh deh Ra”ucap Hisyam


“Emang aku ngapain ,orang Cuman ngecek doang,lagian ini kan siang”ucap aera


“Iya siang tapi disana sepi”ucap Hisyam


“Abang ayo lah”ucap aera merengek dan memasang tampang sok imut agar kunci diberikan oleh Satria


“Mau kamu pasang tampang seimut apapun saya Gak akan kasih kuncinya”ucap Hisyam


“Abang aku serius loh”ucap aera


“Saya dua rius aera”ucap Hisyam


“Yaudah ayo Abang temanin aku ya”ucap aera ngajak Hisyam


“Nggak”ucap Hisyam


Hisyam merebut hp yang dimainkan aera karna aera tak menjawab omongannya


Huffff


“Abang ni maunya apa sih”ucap aera


“Saya mau kamu jawab omongan saya Gak diam doang”ucap Hisyam


“Iya apa Abang”


“Kamu Gak ada niatan mandi”tanya Hisyam


“Nggak”ucap aera mengelengkan kepalanya


“Aku juga Gak bau kalau Gak mandi”ucap aera santai


“Ih kamu tu bauk tau Gak,mandi sana”ucap Hisyam menutup hidungnya


“Bauk,tapi semalam erat bangat meluknya”ucap aera memutar bola matanya


“Kapan saya meluk kamu”ucap Hisyam


“Dengar ya Bang yong rae Hisyam yang terhormat ,anda tu meluk saya sampe saya susah nafas tau Gak”ucap aera kesal karna Hisyam tak mau mengakuinya


“Ya kan saya meluk kamu juga Gak dosa”ucap Hisyam


“Kebanyakan alasan”ucap aera


“Mana hp aku”ucap aera


“Ngak ada”


“Yaudah mana hp Abang”ucap aera


“Buat apa sama kamu”tanya Hisyam


“Buat menuhin galeri lah”ucap aera singkat dan ia menyambar hp Hisyam yang sedikit keluar dari kantong Hisyam


Seperti yang dikatakan aera ia memang menuhin galeri Hisyam dengan berfoto asal dan mengambil foto asal di dalam kamar tersebut termasuk Hisyam


“Bang”ucap aera dan ia langsung mengambil gambar dirinya dan Hisyam yang baru menoleh kearahnya


“Kamu kalau mau ngajak foto bilang”ucap Hisyam


“Biar saya gaya dulu ,biar tampan”ucap Hisyam


“Nggak ucap aera melihat-lihat hasil jepretan ya