AERA SENA

AERA SENA
30.politeknik



“Kamu mau kemana Ra “tanya Hisyam melihat aera yang sudah rapi tapi ia tak ada jadwal hari ini


“Ketemu arkhan”ucap aera singkat


Hati Hisyam sedikit berdenyut mendengar nama itu


Aera yang menyadari tatapan Hisyam padanya


“Abang Gak jadi ikut”tanya aera lagi


“Emang kita kemana”tanya Hisyam


“Yaudah ikut aja dulu”ucap aera


“Bg boleh Gak kita sarapan diluar aja”ucap aera yang menuruni tangga bersama Hisyam


Dan hanya dibalas anggukan oleh Hisyam,mungkin karna aera masih kurang enak sama mama bela


“Mbok bilang kemama aku ama aera ada urusan keluar”ucap hisyam yang hanya melihat mbok mayang


“Baik den”ucap mbok mayang tersenyum


“Kita ngapain kesini”tany Hisyam yang melihat tulisan POLITEKNIK ELEKTRONIKA SURABAYA


“Masuk aja dulu”ucap aera


“Ra kita ngapain sih masuk kampus gini”ucap Hisyam mengikuti langkah aera yang entah menunu kemana


“Bg bisa Gak jangan bawel,katanya tadi pengen ikut”ucap aera kesal dengan Hisyam yang Gak berhenti bertanya


Aera memasuki sebuah rungan yang didalam ruangan tersebut terdapat beberapa orang


“Selamat pagi”ucap aera


“Apa anda walinya arkhan”tanya seseorang disana


“Iya”ucap aera dengan mode datarnya


Setelah dua jam diruangan itu akhirnya mereka keluar dengan wajah Hisyam yang bingung ada apa ini


“Kamu Gak papa”tany aera yang berjalan bersama Hisyam dan arkhan


“Gak papa kok kak”ucap arkhan


“Oh iya ini kenalin banh Hisyam ,bang ini arkhan”ucapa eare memperkenalkan dua orang tersebut


“Eonni”teriak seseorang dari depan yang merenggangkan tangannya ingin memeluk aera


Dengan sigap Hisyam menarik aera


“Jangan memeluk istri saya sembarangan ?”ucap Hisyam dingin menatap orang yang baru datang


Arkhan tersenyum tipis melihat pemandangan tersebut


“Lah orang mau meluk eonni sendiri apa salahnya”


Hisyam menatap orang tersebut dari bawah sampe atas


“Apa ketampanan saya menyangi anda ,sehingga anda menatap saya seperti itu”ucap andika dengan pd


“Apakah kalian ingin berdebat,kalau iya lanjutkan”ucap aera menggandeng tangan arkhan meninggal kan dua orang tersebut


“Geser lo”ucap andika menyenggol arkhan yang digandeng aera


Tujuan meraka ada kantin kampus tersebut untuk makan


“Bang ini andika,dia memang begitu jadi maklumi saja”ucap aera disela-sela makanya


Hisyam hanya diam dengan tatapan tak bersahabat


“Kak ini kenapa”tanya arkhan memegang pipi aera yang masih sedikit bengkak


“Gak papa”ucap aera


“Kakak ditampar sama siapa”tanya arkhan lagi


“Aku baik-baik saja “ucap aera


“Jauhkan tangan anda dari pipi istri saya”ucap Hisyam


Arkhan hanya menatap Hisyam datar


“Apaan sih ,orang eonni kami”timpal andika


“Aku ingin makan dengan tenang jadi bisakah kalian tak berdebat”ucap aera kesal karna dari tadi mereka selalu cari masalah satu sama lain


Arkhan dan andika langsung diam dan hanya menatap makanan nya saja setelah aera berbicara seperti itu


Namun tiba-tiba ada seorang wanita yang mendekati Hisyam


“Kak boleh minta no nya “ucap wanita itu pada Hisyam


Baik arkhan dan andika menatap siapa wanita itu berani sekali menganggu suami kakak mereka


Aera hanya diam dan tetap melanjutkan makanannya seakan ia tak tak mendengar apapun


“Lu ngapain sih ,dia ini suami Kaka gue “ucap andika kesal pada perempuan kecentilan ini