
Perlahan ia membuka pintu kamar dan langsung melangkahkan kakinya kedalam kamar mandi ia berwudhu untuk menenangkan dirinya
Ia memandangi dirinya didepan kaca ,ia tersenyum melihat dirinya yang sangat berantakan tampa seorang aera
Ia menghembuskan nafas kasar dan melangkahkan kakinya keranjang
Ia mengambil sebuah foto
“Assalamualaikum sayangnya Abang”
“6 bulan sudah berlalu,saya sangat merindukan kamu”
“Saya benar-benar berantakan tampa kamu”
“Saya tidak tahu akankah saya bertahan sampai akhir Ayu tidak”
“Semuanya terasa sulit bagi saya”ucap Hisyam memeluk foto aera dan terus mencurahkan isi hatinya
Hisyam seperti orang bodoh yang bercerita pada foto aera,namun ia terus melakukan itu,apapun yang ia lakukan,ia alami dan rasakan selalu ia ceritakan pada foto tersebut
…
1 tahun kemudian
“Ma Hisyam akan ke Amerika besok”ucap Hisyam memakan sarapannya
“Mau ngapain “tanya mama bela
“Mau ke makam aera dan sekalian ada urusan juga disana”ucap Hisyam
“Kan baru bulan Kemaren kamu dari sana”ucap mama bela
“Iyah gakpapa”ucap Hisyam memyalimi mamanya dan langsung berangkat
“Deiji besok kita akan ke Amerika pesan tiket pesawat dan urus semuanya”ucap Hisyam saat sampai dikantor
“Saya juga ikut syam “ucap deiji
“Iyah”ucap Hisyam singkat
Tampa ada pertanyaan lagi deiji langsung mengerjakan apa yang di suruh Hisyam
Bandara los angeles dua pria dengan mengunakan style jas berjalan membawa koper masing-masing
“Apa kita menginap dihotel “tanya deiji
Dan hanya dibalas anggukan oleh Hisyam
Mereka memesan dua kamar di sebuah hotel ternama di Amerika serikat
“Besok ada pertemuan dengan klien jam berapa”ucap Hisyam meneguk minuman nya
“Jam 9 pagi,kebetulan tempatnya dekat dari sini “jawab deiji
Hisyam hanya mengangguk saja mendengar penjelasan deiji
“Apa setalah bertemu klien kita langsung kembali ke Indonesia”ucap deiji
“Lu duluan aja,saya ingin ke pemakaman istri saya”ucap hisyam
“Boleh saya ikut?”ucap deiji hati-hati
Iya khawatir jika nanti hisyam kenapa-kenapa
“Silahkan”ucap hisyam
“Saya Mau jalan-jalan diluar dulu,jika kamu ingin kekamar duluan silahkan ucap hisyam
Hisyam melangkahkan kakinya keluar untuk mencari udara segar
Dengan celana pendek dan kemeja hitam yang digulung sesiku membuatnya sangat tampan sehingga beberapa perempuan yang berselisih dengannya selalu menatapnya kagum
Hisyam tersenyum melihat sebuah toko permen dimana disana terdapat lolipop yang ukurannya lumayan besar
“Kamu pasti menyukai itu”batin hisyam melihat kearah toko tersebut
Hisyam memutuskan memasuki toko tersebut dan membeli beberapa lolipop dan membagikan lolipop tersebut pada anak-anak yang ia temui
Sampai ia bertemu dengan seorang ibu bersama seorang anak perempuan
“Permisi,saya ingin memberikan lolipop ini untuk anak ibu”ucap Hisyam sopan
Anak perempuan itu mengambil dan tersenyum
“Terimakasih om tampan”ucapnya dan berlalu pergi
Hisyam bahagia melakukan ini,ia merasa aeranya pasti juga suka melakukan ini
Ia kembali ke hotel tepat jam 11 malam ia membersihkan diri lalu beristirahat
….
“Deiji bisakah kau mengurus saat bertemu klien nanti,aku akan memantau dari jauh”ucap hisyam
Deiji mengangkat alisnya bingung
Namun Hisyam tak memberikan penjelasan dan hanya diam
Seperti yang diduga Hisyam koleganya ini pasti membawa anak perempuannya
Inilah alasan Hisyam ingin memantau dari jauh ia sangat malas berurusan dengan perempuan manapun