
“Maaf pak buk,yang namanya aera mana ya”tanya dokter tersebut baru keluar
Mama bela bingung dengan perkataan dokter tersebut
“Aera adalah alm istri Hisyam dok”ucap deiji
“Sepertinya pasien belum bisa menerima kehilangan istrinya”
“Beliau terus menerus memanggil aera”ucap deiji
“Deiji ada apa ini,bukannya Hisyam sudah jauh lebih baik,kenapa dia down lagi
Deiji hanya diam dan bingung
“Sebenarnya beberapa hari yang lalu ,Hisyam bertemu seseorang yang sangat mirip dengan aera tante
Mama bela kaget mendengar hal tersebut
“Tapi orang tersebut sudah menunjukkan identitas dirinya bahwa dia bukan aera,tapi Hisyam tetap saja bersikeras itu adalah aera tante “
“Bagaimana mungkin”ucap mama bela
“Iya tante bahkan orang tersebut sudah berkeluarga “
Mama bela hanya diam
Ia memilih memasuki ruangan Hisyam
Di tempat yang berbeda seorang perempuan dengan dua malaikat kecilnya bersiap untuk terbang ke negara asalanya
“Bunda are you oke”ucap young rae yang melihat Yuna hanya diam
“Yah sayang bunda oke”ucap nya
Sebuah Korea air berhasil take off dari bandara Soekarno Hatta pesawat itu mengudara dan meninggalkan landasan Indonesia
Laki-laki yang terbaring pucat itu masih dengan indah memanggil nama seorang aera
Wanita pilihan papanya yang membuatnya jatuh sejatuh jatuhnya mencintai wanita itu
“Hisyam “ucap mama bela menatap putranya yang gelisah
“Maafkan mama nak”ucap bela mengenggam tangan putranya
Deiji menginjakkan kakinya di sebuah apartemen mewah tapi yang ia lihat adalah pegawai yang membersihkan ruangan itu
“Maaf mas,yang nempatin ruangan ini kemana ya”
“Owh mereka sudah pergi pak”
“Kapan mas”
“Sekitar jam 10 an pak”
“Apa yang lo perbuat tadi pagi syam,hingga dia memilih kembali kenegara asalnya”
“Bunda kapan kita ke Indo lagi “ucap sara
“Bunda belum tahu nak”
Tepat pukul jam 6 sore Hisyam mulai membuka matanya
Perkiraan dokter Hisyam akan siuman 1 jam teryata meleset ,bahkan Hisyam siuman setelah 8 jam ia pingsan
Di lain waktu sebuah pesawat mendarat dengan sempurna
Saat berjalan keluar bandara teryata sudah ada yang menunggu mereka
“Uncle” ucap sara berlari ke seorang pria yang ia kenal
“Miss you so much uncle kU yang tampan seperti taehyung”ucap sara memengang pipi uncle nya
“Wah benarkah seperti teahyung,berarti uncle tampan sekali”ucapnya tersenyum dan bangga
“Hallo jagoan uncle”ucapnya mengempal tangan dan mengarahkan pada young rae
“Hallo uncle”ucapnya tos dengan gempalan tangan yang ia arahkan pada uncle ya
“Bagaimana perjalanannya kak”ucapnya menyalim tangan yuna
“Lancar “ucap yuna
Yoojun adalah adik laki-laki yuna
Yoojun memasukkan barang-barang Kakak dan keponakannya ke dalam mobil
Di lain sisi seorang laki-laki diam dengan tatapan kosong setelah mengetahui wanita yang mirip seperti istrinya meninggalkan Indonesia
“Syam”ucap mama bela
“Ma bisakah mama memberi waktu Hisyam untuk sendiri”ucap Hisyam mementong pembicaraan mamanya
Perlahan mama bela berdiri dan meninggalkan ruangan tersebut jika sendiri Hisyam jauh lebih baik iya tak masalah memberi waktu untuk putranya
Air matanya jatuh dengan tatapan kasong
“Ya Allah kenapa sesakit ini rasanya “
“Kenapa hamba Gak iklas wanita itu kembali ke negaranya”
“Ada apa ini”
“Kenapa engkau menitipkan rasa ini pada hamba”batin Hisyam