AERA SENA

AERA SENA
58.iPhone 13



Dan aera mengalami perubahan kharakter beberapa hari ini dan seperti hari ini ia yang tiba-tiba jadi hemat bicara


Dan beberapa hari ini ia juga sering pergi pagi dan pulang larut malam tampa tau alasan yang jelas


Saat Hisyam bertanya ia menjawab ngejar jam kerja dan banyak alasan lainya


“Kenapa kamu pulang larut lagi hari ini,bukankah kamu sudah janji pulang lebih awal Kemaren”ucap Hisyam yang menunggu aera dari tadi


“Maaf”hanya itu yang keluar dari mulut aera


Beberapa hari ini mereka sering berdebat karna aera yang selalu pulang larut tapi aera memilih diam saat satria mengomelinya


“Jika Abang tak ingin aku pulang larut malam,bisakah Abang tidak usah ikut campur kasus nathan yang diurus teman Abang “ucap aera tiba-tiba


Ia sungguh tak suka Hisyam terlibat urusan itu


Dan lagi-lagi Hisyam mengatakan tidak dengan alasan ia teman baik nya dan lain-lain


Hisyam benar-benar bingung harus bagaimana pada aera ia hanya bisa menambah kadar sabarnya untuk menghadapi wanitanya


“Jika suatu hari nanti Abang menemukan keburukan dari diriku,apa Abang akan meninggalkanku”ucap aera tiba-Tiba


Hisyam yang mendengar pertanyaan aera tiba-tiba langsung membalikkan badanya menghadap aera


“Tergantung”ucap Hisyam


“Jika kesalahan itu fatal bagaimana”tanya aera yang masih membelakangi Hisyam


“Semua ada konsekuensinya Ra”


“Mm”hanya itu yang keluar dari mulut aera dan ia pun kembali diam dan menutup matanya


Hari ini Hisyam bangun lebih awal dari aera karna ia tak ingin aera pergi tampa berpamitan Padanya


“Aku akan mengatar kamu”ucap Hisyam


“Aku bisa sendiri”ucap aera


Namun Hisyam mengancam diantar atau tak pergi sama sekali dan terpaksa ia mengiyakan keinginan Hisyam


Sepanjang jalan hanya keheningan antara dua orang yang berada di satu mobil


“Aku turun dulu “ucap aera berpamitan pada Hisyam dan langsung turun dari mobil


Hisyam memperhatikan punggung wanita yang semangkin menjauh dari pandangannya


Hisyam berharap apa yang ia takutkan tak pernah terjadi


Seperti biasa ia selalu menjadi dokter bedah terbaik selama ia menanggani operasi


Dan ia sedang menunggu kedua adiknya di sebuah kafe tak jauh dari rumah sakit


Aera melambaikan kedua tangannya ketika melihat arkhan dan Rendi datang


“Tumben kak?”tanya arkhan duduk dihadapan aera


“Apa”tanya aera


“Tumben ngajak janjian gini”


“Iyah eonni tumben”


“Ngak papa,”ucap aera


Dan saat sedang menikmati makanan aera mengeluarkan papar bag dan menyerahkan kepada mereka berdua


“Gila ini benaran eonni”tanya Rendi karna ia menerima iPhone 13 promex dari aera begitupun arkhan


“Sini in hp lama kalian”


“Sekarang kalian pake Hp yang ini,Gak yang jadul lagi”ucap aera tersenyum


Rendi dengan segara memberikannya namun arkhan tidak


“Ada apa kak?”tanya arkhan lagi


“Tidak ,kakak hanya ingin beri hadiah aja,karna kalian udah mendapatkan nilai yang bagus”ucap aera


Tampa protes lagi arkhan menyerah kan ponselnya pada aera


Dan aera pun mulai berbicara serius pada mereka berdua tentang apa yang ia pikirkan


“Baik kak?”ucap kedua orang itu tampak serius


Hari ini aera menghabiskan hari bersama mereka berdua layaknya kakak adik kandung mereka mengunjungi beberapa tempat seperti timezone dan lain-lain


Dan berpisah saat jam sudah 7 malam


“Giamana syam aktif Gak lokasinya”tanya Angga lagi


“Iyah aktif dia sedang kenalan mawar”ucap Hisyam


Dengan segara Angga deiji dan Hisyam bergegas kejalan mawar tapi tidak dengan satu orang lagi karna ia ada urusan mendadak kadi tak bisa ikut